Quick Transmigration System: Male God, Please Don'T Kneel Down!

Quick Transmigration System: Male God, Please Don'T Kneel Down!
The Boss (2)



‘Foxy~~’


Suara itu begitu lembut. Sistem mungkin akan tergoda jika dia tidak melihat ekspresi buruk di wajah Agni. Sistem membeku tidak berani membuat suara apapun. Meski tidak tau bagaimana, dia merasa sangat bersalah.


‘Bagaimana aku tiba-tiba ada di sini?'


[Itu sesuai prosedur yang.…]


Kata-kata yang belum selesai itu di interupsi oleh Agni dengan tajam. Sistem langsung diam. Sistem merasa keringat menetes deras di dahi dan tubuhnya.


'Hmm??'


Sistem : [….] Hiiiii! Apa ini?? bagaimana ini!!??


Untuk kesekian kalinya. Sistem panik dan kebingungan. Dia mencari-cari jawaban di prosesornya sehingga bisa menghindari bahaya yang datang dari tuan rumahnya.


[Nyonya, saya benar-benar tidak tau bagaimana bisa memilih dunia tengah seperti ini. Ada 25 pilihan di roda putar dengan 2 dunia peringkat tengah sementara lainnya tingkat rendah. Saya tidak menyangka keberuntungan saya akan begitu buruk]


Agni merasakan pembuluh darah di dahinya berdenyut keluar. Setelah menunggu beberapa saat. Alasan bagus yang keluar sangat mengecewakannya. Agni benar-benar berpikir Foxy adalah sistem yang memiliki keterbelakangan mental.


Bah, apa Sistem!! Manusia masih lebih baik!!


Tapi Agni mendapatkan kembali ketenangannya. Dia mencoba membimbing sistem untuk menjelaskan.


'…. Apa hanya itu?'


[Ah. Yes, mam]


Yes, mam, kepalamu!!


Agni kehilangan harapannya pada sistem sampah itu.


'Bagaimana aku tidak mendapat penjelasan apapun dan langsung dilempar ke tempat ini.'


Ah. Sistem merasa baru menyadari hal yang terjadi. Dia memang menjelaskan banyak hal kepada Agni, namun tidak mengenai tugas, dunia tugas dan perpindahannya.


Kali ini sistem benar-benar mati. Dia merasa sangat terpukul dan bersembunyi di sudut pikiran Agni.


Dia merasa dirinya sangat tidak berguna. Jika dia ingat dengan benar, banyak tuan rumah yang dulu langsung mengambil tugas dengannya. Kegagalan itu semua sebagian besar adalah kesalahannya.


'Keluar dan jelaskan, Foxy.'


Sistem masih diam.


Sudut mulut Agni berkedut. Dia ingin mengalahkan sistem dengan beberapa pukulan saat itu juga. Maksudnya, bagaimana bisa sistem itu tidak bertanggung jawab. Dia sudah banyak membeberkan rahasia mengenai dunia sistem. Tapi tidak menjelaskan apapun tentang tugasnya. Selain itu, dia berani lari tanpa mengetahui tentang seberapa rumit keadaannya?!


Bajingan!!


Mungkin merasakan kemarahan Agni, sistem mulai membuat suara lagi.


Agni : ‘……’


Ya Tuhan. Kenapa ingin mati saja sangat sulit.


Tidak cukup setelah berhasil mati, dia harus berhubungan dengan hal yang menyusahkan ini. Agni menjadi sangat bosan.


‘…. Haaahh... lakukan saja sesukamu.’


Agni memejamkan mata dan menerima ingatan dunia. Saat matanya terbuka hanya beberapa menit kemudian. Agni dengan tergesa-gesa berdiri. Dia membawa pemukul baseball yang ditinggalkan.


‘Foxy, tanggal berapa sekarang??!’


[Eh... Selasa, 25 Mei 2075]


Agni menyertakkan giginya dengan kesal. Sistem juga menemukan keanehan Agni. Tapi dia belum bisa bertanya saat Agni membuka mulut lebih dulu.


‘Sialan, jam berapa ini!!!’


[19.00]


Setelah kata-katanya jatuh, sistem merasa menemukan dunia baru. Dia mengerti semua alasan kegelisahan Agni. Melihat Agni buru-buru berlari pergi, sistem merasa tidak enak di mulutnya.


‘Apa kau bisa menemukan lokasinya?’


[…. Maaf, Nyonya. Sebelum pertemuan, saya tidak bisa memberi penanda]


Kalau begitu, setidaknya Carikan sebuah alat!


Lupakan saja, sistem dengan peringkat atau level paling rendah. Apakah akan memiliki alat untuk membantunya. Selain itu, sistem terbelakang mental ini tidak akan begitu repot. Akhirnya Agni menetapkan untuk tidak bergantung pada sistem terbelakang mental. Dia berlari, melewati setiap gang yang ada.


Dunia ini adalah dunia modern biasa. Protagonis wanita adalah seorang anak orang kaya. Sedangkan protagonis pria adalah seorang anak Yakuza atau Mafia. Seperti perkembangan si baik dan si jahat pada umumnya.


Aku menyukaimu, kamu menyukainya, aku memukulnya, kamu menjadi milik ku.


Ya, dunia ini menitikberatkan pada perkembangan kekerasan.


Orang yang harus dia selamatkan bernama Shirokuma Jin. Dia anak dari Bos Yakuza dan CEO Perusahaan mobil ternama. Hidupnya sejak kecil penuh dengan kekerasan. Setelah kelahirannya di umur 5 tahun, orang tuanya bercerai. Dia mengikuti ayahnya 3 tahun awal. 2 tahun kemudian bersama ibunya. Tapi karena ibunya menikah lagi, dia memutuskan untuk hidup mandiri.


Kehidupannya sangat tenang setelah menjadi mandiri. Tidak sampai dia menginjak bangku sekolah menengah pertama. Jin bertemu dengan seorang kenalan di kalangan Yakuza dan beberapa berandalan yang sering membuat masalah ketika dia bersama ayah atau ibunya.


Mereka memiliki beberapa pertengkaran yang membuat Jin memiliki masalah di sekolahnya. Lama kelamaan Jin menjadi murid bermasalah. Sebagai murid bermasalah Jin kemudian harus mendapatkan surat perintah dikeluarkan dari sekolah. Meski berat, mau bagaimana lagi.


Jin akhirnya keluar dengan damai.


Dengan koneksi orang tuanya, Jin mendapatkan sekolah baru dan baik. Disekolah yang baru, Jin berpura-pura bodoh dan lugu untuk mengelabui anak berandalan sehingga dia tidak menarik perhatian dan menimbulkan masalah yang tidak perlu.


Hingga suatu hari, sikap bodoh dan lugunya menjadi kesalahan.