Quick Transmigration System: Male God, Please Don'T Kneel Down!

Quick Transmigration System: Male God, Please Don'T Kneel Down!
Movie Actors Hidden Boss (4)



Lingkungan yang biasanya tenang dan elegan di sebuah hotel bintang lima tidak terlihat. Malam ini, sebagai bentuk bakti seorang anak dan cucu, sebuah perayaan ulang tahun yang hanya mengundang kalangan orang kaya san selebritas tingkat atas diadakan.


Bagian depan hotel sudah menyiapkan karpet merah dengan reporter disisi kiri dan kanan. Beberapa artis tidak terkenal menggunakan seorang tuan emas¹ untuk mengajaknya masuk. Membuat mereka memiliki sorotan bagi diri mereka sendiri. Tapi bagi beberapa artis tidak memerlukannya.


Seperti Jordan. Dia dengan tenang keluar dari mobil dan berjalan di karpet merah. Dia mendapat mobil, agen dan asisten dari perusahaan. Mengetahui Jordan adalah aktris potensial yang mampu membuat perusahaan untung lebih besar, bos tidak tanggung-tanggung dan menemukan hal-hal baik untuk Jordan.


Tapi apakah menjadi terkenal dan sukses sangat mudah dan menyenangkan?


Tidak. Seperti saat ini, beberapa artis mencoba mendekati Jordan, berniat memiliki hot search dengannya. Tapi Jordan sangat menghindari dan hampir semua wanita gagal dalam hal ini.


Jordan tidak tau, tidak jauh dari pintu masuk, seseorang memandangnya dengan penuh kebencian.


Dimas, dia bukanlah orang dari dunia ini. Di dunianya dulu, dia adalah seorang penyanyi dengan harga murah. Suatu ketika, setelah selesai melakukan pertunjukan dia mengalami kecelakaan.


Kehidupan yang sulit membuat dirinya menjadi pembenci. Ketika dia mengalami kecelakaan, kebenciannya mencapai puncak. Bagaimana tidak, dia mengalami kelumpuhan dan tidak bisa menjadi penyanyi lagi. Kemudian, dia mulai menjadi orang dengan kata-kata kasar di sosial media. Dimas mendapatkan uang dari memaki orang lain. Target yang paling sering dia beri makian adalah aktor atau penyanyi yang sukses


Dia selalu iri pada aktor dan penyanyi di puncak kehidupannya dulu. Beberapa dari mereka keluar dari tempat yang sama sepertinya, Sebuah lingkungan kelas bawah, tapi mereka bisa naik menjadi apa yang disebut terkenal.


Dimas tidak memiliki wajah yang sangat tampan. Di dalam dunia hiburan yang memiliki banyak wajah tampan dari berbagai jenis, dia sangat rendah. Dia hanya bisa digolongkan sebagai tampan dikalangan orang biasa. Dia tidak bisa mencari tuan emas untuk dirinya sendiri dan berakhir di titik rendah selama hidupnya.


Kemudian, Dimas akan ditangkap karena dirinya di akun sosial terungkap. Dia akan diadili, dia mungkin akan membayar sejumlah denda, mungkin juga masuk penjara. Mengetahui ini, Dimas sangat enggan dan putus asa. Dia akhirnya bunuh diri dengan menyayat pergelangan tangannya.


Setelah kematian, dia pindah ke dunia ini. Dia kembali menjadi seorang penyanyi tidak dikenal dengan nama yang sama. Sebelum kebenciannya menumpuk. Dimas menyadari dunia sekarang sangat maju dari dunianya dulu. Namun dia melihat tidak banyak lagu-lagu terkenal dari dunianya dulu ada di sini. Dia dengan ragu mencoba-coba menggunakan lagu terkenal dari dunianya dulu.


Siapa tau, lagu itu meledak dan membuatnya jadi populer. Dimas sangat senang dan mulai menggunakan lagu-lagu di dunianya dulu tanpa beban.


Kemudian dia bertemu dengan seorang produser musik untuk membuat album.


Memasuki dunia hiburan (tadinya mau pakai entertainment, tapi ku ubah jadi hiburan biar kesannya merakyat (⁠ ⁠ꈍ⁠ᴗ⁠ꈍ⁠)) Dimas menyadari bahwa dia sangat kecil. Dan puncak tertinggi di dunia hiburan saat ini adalah Jordan.


Jordan, Dimas ingat. Menurut ingatan tubuh asli, Jordan dan dia sama-sama berada di panti asuhan yang sama. Mereka debut diwaktu yang sama. Tapi Jordan berhasil menonjol sedangkan dia tidak. Dia berakhir menjadi penyanyi di sebuah bar atau cafe dan Jordan menjadi seorang aktor terkenal.


Ini membuat Dimas sangat tidak puas. Dia mencoba berbagai cara untuk menjatuhkan Jordan dari posisinya. Dia menggunakan media sosial, tapi tidak berhasil. Penggemar Jordan sangat setia.


Dia berusaha menyuap beberapa orang di lokasi syuting dan beberapa cara lain, namun hasilnya kecil dan banyak yang tidak berhasil.


Sampai beberapa hari yang lalu, seorang wanita menemuinya. Dia berkata ingin membantunya menjatuhkan Jordan. Dimas sangat gembira dan dengan cepat setuju.


Hari ini rencana mereka akan dilakukan. Dimas melihat Jordan yang masuk dengan menyipitkan mata.


Jordan, Jordan. Kali ini, kita lihat bagaimana kamu bisa lari.


Di sana, Jordan tidak tau seseorang sedang merencanakan hal buruk padanya.


Agni bersembunyi di pintu masuk ruang bawah tanah. Cukup untuk menghindari reporter dan beberapa orang. Jika Dimas bisa melihat Jordan, Agni juga bisa melihat mereka berdua dengan jelas.


Agni tidak bisa berhenti mendesah kagum melihat wajah Jordan. Benar-benar tampan. Hidung mancung, bibir tipis, mata yang terlihat malas dan menawan seperti kucing. Benar-benar membangkitkan hasrat Agni untuk menggosok kepalanya!


Tapi tentu saja. Agni tidak melewatkan tatapan iri, benci dan bangga dari wajah Dimas. Pelintas yang bahkan tidak ingin Agni sebut namanya.


Dimas ini sendiri adalah tipikal orang yang malas dan suka menemukan jalan pintas. Perilakunya sangat tidak baik dan merusak.


Saat dia mengalami kecelakaan, bukannya mengoreksi dirinya sendiri, dia hanya menambah kebencian dan mengarahkan kebencian pada banyak orang yang tidak memiliki salah padanya!


Dimas bahkan tidak berubah setelah dia masuk dunia ini. Dia menjiplak lagu orang lain dari dunianya. Dan tidak tahan melihat orang yang lebih sukses darinya dan mencoba menyakiti Jordan dengan berbagai cara.


Sungguh menjijikkan!


Jika bukan karena Agni mendapat informasi dari sistem. Agni mungkin tidak akan repot dengan orang semacam itu. Sangat menjijikkan untuk diperhatikan.


Agni tiba-tiba memiliki wajah suram dan mata dingin mematikan. Wajahnya yang sedari tadi tanpa ekspresi menghilang.


Agni berpikir, haruskah dia menggunakan beberapa cara untuk menghentikan momok ini sekarang.


Tapi Agni menghela nafas menyesuaikan perasaannya. Tidak bisa, jika dia melakukan itu, dia tidak akan menemukan dalang yang menyakiti Jordan.


Agni melihat seseorang di dalam mobil Dimas sebelum kembali ke tempat parkir bawah tanah. Dia masuk ke mobil dan mulai membuka ponselnya.


[Nyonya... Apakah.... Apakah anda tidak akan masuk]


'Tenang.'


Agni mulai bermain game di ponselnya.


'Oh, periksa siapa yang ada di dalam mobil pelintas itu.'


[Eh??]


'Bisakah?'


[YES, MAM!]


Sistem dengan aktif menemukan apa yang diminta Agni. Sistem sangat senang menemukan dirinya berguna untuk tuan rumahnya. Karena dia sangat senang dan fokus, sistem tidak melihat Agni yang tadinya bermain game sekarang melihat ke arah lift dengan menyipitkan mata.


Agni tidak pernah salah melihat, orang yang baru saja masuk adalah orang yang sama dengan orang yang bersama Dimas.


Wanita ini berdiri menghadap pada mobil Agni dan seorang pria membelakangi Agni berdiri berhadapan. Mereka terlihat mengatakan banyak hal sebelum wanita itu pergi dengan bahagia ke lift biasa.


Pria itu, yang Agni tidak bisa lihat bagaimana bentuk wajahnya berbalik ke lift khusus.


Dalam sekilas pandangannya, Agni merasa melihat Jordan di wajah pria itu. Tidak, itu sangat berbeda. Hanya hidung dan alis mereka yang mirip.


Agni ingin menyusulnya, tapi lift sudah tertutup saat dia membuka pintu mobil


Agni mengerutkan kening. Entah kenapa dia sudah menebak apa yang terjadi.



Tuan emas itu seperti orang yang mendukung seorang artis dari belakang. Gimana ya jelasinnya, tuan emas itu pengusaha yang mendukung aktris atau aktor untuk mendapat sumber daya. Biasanya mereka akan memproduseri sebuah drama atau film dan meminta artis yang mereka dukung untuk main di dalamnya. Tentu saja tuan emas ini ada yang baik dan tidak. Menurut apa yang aku tau, tuan emas dibagi dua, orang yang masih memiliki hubungan kekerabatan atau orang yang hanya memanfaatkan selebritis tersebut. Maksud memanfaatkan ya, kalian tau lah. Mereka semacam orang hidung belang atau semacamnya.)