Queen January

Queen January
HARI YANG MELELAHKAN (episode 9)



Pagi ini aku bangun dan merasakan sesuatu yang berat di perut ku. Aku mengucek mataku dan melihat kk di sebelah ku.


"hmm kk". Aku berbalik menatap wajah nya.


"hmm". Dia menggeliat dan makin memelukku mata nya masih terpejam. Aku memperhatikan wajah nya dan bulu mata lentik nya.


"kk bangunn". Dia malah memelukku.


"biarin kyk gini sebentar aja, kk syg sama re". Kk mengecup kepala ku berkali - kali.


"re juga syg sama kk". Aku membalas pelukkan kk yang cukup lama.


Ruang makan


Beberapa pelayan sibuk di dapur dan persiapan sarapan pagi hampir selesai kk dan aldi sudah di bawah aku turun dengan seragam sekolah ku.


"pagii kk". Aku mengecup pipi kk davie.


"pagi princes ". Kk membalas dengan mencium kedua pipi ku.


" re syg kk hari ini lembur jadi kamu akan di antar dan di jaga vino jangan bandel ya dek". Kk melihat ku yang sedang sarapan.


Aku sebenarnya masih kangen sama kk. Tapi aku tidak suka mempersulit kk.


"iya kk re ga akan bandel". Kk selesai sarapan dan memelukku.


"hmm". Dia mengelus kepala ku cukup lama. "kk berangkat ya,aldi jagain re ya". Kk keluar dan diiringi supir nya.


Aldi hanya mengangguk keliatan nya dia masih merasa bersalah karna kemaren memukul ku dengan tidak sengaja.


"re". Dia terlihat gugup.


"hmm". Aku menatap nya.


"aku minta maaf ya soal kemaren".


"udah gpp jangan di bahas lagi". Dan vino masuk rumah aldi dan melihatku selesai sarapan.


"nona revia sebaik nya kita berangkat atau anda akan telat". Aku menatap aldi.


"dluan aja re aku mau bawa mobil sendiri, nangi kita ketemu lagi di sekolah ya". Dia mengusap pipi ku.


"iyaudah deh ". Aku masuk mobil dan vino hanya sibuk menyetir. Ya dia adalah orang kepercayaan keluarga dan dia menyaksikan bagaimana aku aldi dan 2 sahabat ku itu tumbuh.


Di sekolah


Aku masuk kelas dan belajar seperti biasa.


Setelah jam istirahat aku ke kantin dengan aldi.


"mau pesen apa re". Dia menggenggam tangan ku sampai kami duduk di sebuah meja.


"aku mau pangsit ". Entah kenapa aku suka dengan makanan itu.


" pedes loh re nanti kamu sakit perut!".


Aldi menatap ku.


"aaa aku maunya itu aldi aku udah biasa".


"oke2 aku pesenin dulu". Sementara itu aku terus menunggu aldi dan rafa datang.


"sama aldi". Aku tak suka kalau mereka sampai bertengkar lagi.


"ouhh kamu kok jadi menjauh dari aku sejak ada dia sih".


"rafa, aku ga menjauh, kamu sama aldi itu sama2 tmn aku tapi aldi itu tmn masa kecil aku. Aku ga suka liat kalian berantem ".


" iya maaf re aku ga akan brantem kok sama dia ".


Tak lama kemudian datang aldi membawa makanan untuk ku dan dia


"eh boleh gabung kan". Rafa bicara saat mendapat tatapan tak suka dari aldi.


"hmm ". Aldi hanya berdehem dan malah mengarahkan sendok ke mulut ku.


" makan".begitu katanya. Aku membuka mulutku dan aldi menyuapi ku. Aku tau kau ingin rafa pergi tapi ga gini juga penghuni kantin ini banyak keleus.


"yaaah malah suap2 an aku juga mau gitu re". Rafa merengek seperti bocah.


"ihhh makan sendiri aja kenapa si, eh ngomong ngomong katanya sekolah..,kita bakal ada acara kemah gitu yaa, aku pengen ikut ". Aku menatap aldi dan rafa bergantian.


" aku juga". Aldi dan rafa menjawab serentak.


"aaa iya kita pergi bareng aja".


Aku tersenyum pada mereka


Ngapain coba nih makhluk ngikut aja kasian kan princes gue ketempelan makhluk halus mending gue ikut. Aldi


Pulang sekolah aku bersama aldi karna aku meminta pada vino.


Aku belum keluar dari kelasku karna guru masih ngasih tugas2 buat di kumpul sesudah berkemah.


Aku rasanya cape banget.


Setelah dari kelas aku nyamperin aldi.


"yuk pulang aku cape". Entah kenapa keringat menetes di dahiku.


"cape banget ya". Aldi mengelus dahi ku dengan tisu.


"hmm bangeeeetttt". Aku membalas pertanyaan Aldi, dan dia menggendong ku ke mobil secara tiba tiba tentu saja aku malu karna banyak mata melihat kami.


"aldi malu tau".aku menatap nya tajam setelah dia meletakkan ku dan duduk di sampingku.


"kenapa malu waktu kecilnya aja km sering minta di gendong sama aku". Aldi tersenyum dan menjalankan mobil.


"ihh kan sekarang ga lagi". Aku cemberut.


"iya deh iya oh ya alat alat buat kemah kita udah di siapin sama vino kok kan minggu depan kemah jadi kmau ga perlu cape cape. Karna aku udah nyiapin semmua buat kamu. Semoga kita satu kelompok ya biar aku bisa jaga kamu dan ga di ganggu sama maklhuk satu itu. Dan kamu juga......... ".


Aku mendengarkan aldi bicara dan pelan pelan mata ku tertutup karna mengantuk.


Aldi melihat aku yang sudah tidur.


" ya ampun jadi dari tadi gue ngomong sendiri ".


" manis juga kalau tidur".