
sekarang revia berada di ruan kerja davie .dia melihat kakak nya tertidur di meja kerja.revia merasa bersalah telah membuat kakak nya sedih.
aku mengerti harus nya aku ga repotin kakak, harusnya aku baik-baik aja . maafkan aku.revia.
revia berjalan ke arah kakak nya dan mengelus pipi davie. dan kakak nya pun terbangun dengan suara serak dan wajah sangat lelah.
"hmghhh re ,ngapain kamu disini ".davie masih kelihatan sedih.
"kakak tidur di kamar aja ya ,jangan maksain diri , buat kerja terus".
revia merangkul kk nya ke kamar dan membantu kakak nya berbaring.
"gerahhh ahmm".davie masih memakai jas kantor.
"gimana ga gerah coba ,kenapa kk ga make baju kaos aja tadi . kan ini di rumah".revia membuka jas kk nya.
davie menutup mata nya dia kelihatan lelah sekali. revia terus menatap wajah kk nya itu,jika wanita lain akan histeris melihat wajah kk nya yaa bulu mata .nya alis tebal nya dan bibir nya sekarang sedikit terbuka. tapi bagi revia dia adalah kakak kesayangan nya.
"oke udah selesai sekarang kakak tidur".
revia telah melepas jas revia dan sekarang davie memakai kaos putih . davie tidak pernah mengizinkan wanita mendekati nya apalagi menyentuhnya nya meski banyak yang tergila-gila.kecuali wanita itu adik nya yaitu revia .
"aghhh ".davie kelihatan tidak tenang.
ga aldi ga kk .kalau lagi ga sehat pasti nih manja nya kumat apa lagi kk davie huh.revia.
davie menarik revia kepelukkan nya biasanya revia yang minta peluk. sekarang malah kebalikan nya.
"sssttt kakak istirahat ya".revia memperhatikan wajah kakak nya dan mengelus punggung nya seperti bayi.
maafin aku kak. aku akan berusaha bikin kakak. ga sedih lagi dan aku selalu sama kakak.revia.
lama kelamaan revia ikut tertidur sambil memeluk davie nya.
pukul 05.00, davie mimpi buruk sampai mengigau di pelukan revia.
"aghhh jangannnn ".davie terus gelisah.
"gaa jangannn !!!ahmm,jangan!!! aaaaaaaaa!!!!!!".
revia kaget dan langsung membuka mata. melihat kakakk nya sekarang sudah duduk.
"kenapa kak davie".revia duduk dan melihat davie nya yang berkeringat.
"huh re".davie langsung menyelusup kepelukkan adik nya.
"kakak mimpi buruk ya". revia mengelus kepala kakak nya .
davie mengangguk dan memeluk erat revia.
nafas nya masih terengah-engah .
ada rasa bersalah yang di rasakan revia dan akhirnya dia minta maaf.
"kakak maafin re ya".revia mengecup kepala kakak nya.
"hmm".davie masih dingin kepada revia.
"aku janji bakak dengerin kakak".davie kembali duduk dan menatap wajah adik nya itu.
"re". davie mengelus pipi adik nya.
"hmm".revia menatap kk nya.
"kakak harap re faham .gimana syg nya kakak sama kamu . kakak gamau kamu kenapa-napa mengerti!".
revia mengangguk.
"kakak kangen di peluk kamu".davie bermanja-manja dengan revia dan dia senang berada di peluk kan revia.
"oh ya kak davie udah punya pacar?".revia iseng bertanya.
"ga. mikirin itu nanti aja sekarang kakak punya wanita yg kakak sayangi kenapa harus nyari lagi".davie masih setia di pelukkan revia.
"ya beda kak .sayang buat re sama pacar atau calon kakak ".
tiba-tiba ada pengawal mengetuk pintu.
"tuan davie maaf menganggu apa kau sudah bangun".
"ya masuklah".
pengawal itu masuk dan melihat pemandangan langka .tuan nya bermanja dan bersikap lembut. biasanya tidak begitu dia selalu dingin,tegas dan emosional.
"ada tuan vino di bawah katanya mau ngambil berkas rapat dari tuan".
"oke baiklah".davie masih di pelukan revia.
dan pengawal itupun keluar.
"yaudah kakak nemuin vino dulu aja,re tinggal ya".
"aaaa gamau".davie memeluk adiknya.
"kenapa hmm... kan mau ketemu dia masak kayak gini meluk aku ,nanti diketawain vino mau?".
"coba aja kalau dia berani".
haduh benar juga bagaimanapun tingkah mu siapa yang mau mencari mati dengan menertawakan mu.revia.
"yaudah kalau gitu".
revia fikir davie main-main dan revia berdiri davie malah memeluk nya dari belakang.
"ayo nemuin vino".
"omg demi gigi peri . kakak beneran gamau lepasin re".
"iya".singkat padat dan nyesek.
revia turun dengan davie yang bergelayut an dengan nya. semua pengawal dan vino memperhatikan ku dengan serius.
tajem amaat mereka liatin gue. huh tuan kalian nih nempel mulu. ruqyahin kek biar aku ga ketempelan.revia.
"tuan anda baik-baik saja kan".
"memangnya aku kenapa".davie masih setia memeluk revia.
"t-tidak saya hanya mau ambil berkas buat rapat nanti".
katanya dia marah pada revia . sekarang kau tidak berjarak satu senti pun dari dia . besok apa yang akan terjadi. vino.
"ada di ruangan ku ambil saja nih kunci nya".davie menyerahkan kunci nya.
"baik tuan".
"ayo re tidur lagi kakak ngantuk".davie menganggu revia dengan meniup-niup rambutnya.
"omg kak davie kersukkan lebah ya ish".
"kok lebah emang ada lebah ganteng gini". davie bicara sambil jalan kekamar.
"udah ih ,sana tidur".
"ga mau. mau nya sama kamu . dulu kamu juga seneng tidur sama kakak".
davie berbaring dan setia berada di peluk kan revia lagi.
"yaudah tidur ya nanti kakak sakit".
"emghh".davie mulai menutup mata entah pura-pura atau dia benar-benar kecapean.
*sekarang hari minggu besok aku sekolah lagi. aku ga boleh bikin kakak khawatir lagi. revia.
"amhhh kk ihhh".revia kegelian karna seperti nya hidung dan bibir davie menempel di leher nya.
davie tertidur lagi sementara revia kesal dengan kk* nya
jika orang luar melihat mereka pasti tidak akan mengira kalau revia dan davie adalah saudara kandung.