Queen January

Queen January
pertunangan (part 51)



revia dan amanda tengah berada di ruangan yang sama . wajah mereka sedang di rias oleh orang yang berbeda.


sekarang adalah acara pertunangan mereka.acara ini di adakkan di hotel milik keluarga daffa . sesuai kesepakatan para keluarga mereka. para orang tua dan teman-teman sudah disana.


"mana nih tunangan gua".


aldi mondar mandir menanti pawang hati nya.


"wkwkwkwkw sabar dong.namanya juga princess kita ya harus benar-benar perfect dandanan nya".


daffa sudah rapi dengan style an jas putih nya dan jas aldi berwarna silver.


"ya tapi gua kangen".


"lebay lu".


jawab daffa.


amanda datang dan menghampiri dafffa dan aldi.


"hy guys".


amanda datang dengan rambut rapi diikat keatas dengan jepitan bunga di atas rambut nya dan gaun di bawah lutut berwarna kulit.


"re mana".


aldi melihat amanda .


"tadi katanya sakit kepala".


"hah beneran".


aldi langsung berlari menuju ruangan revia.


"manda?emang bener re sakit".


daffa penasaran.


"emm no".


"ya ampun kamu iseng in aldi ya".


"ya habis dia bucin bat revia mulu yang di tanyain".


amanda terkekeh.


"jangan gitu . aku juga akan nanyain kamu terus nanti ,kan kamu orang nya ngangenin".


daffa merangkul pinggang amanda.


semua tamu-tamu duduk di meja masing-masing dan acara sudah mau di mulai.


aldi masuk dan revia sedang memakai anting nya.


"di?kenapa kesini".


revia menatap aldi.


"sayang kamu sakit??? kalau kamu sakit jangan di paksain".


aldi menggenggam tangan revia.


"apa sih sayang aku gapapa kata siapa aku sakit?".


revia tersenyum.


"amanda tadi bilang kamu pusing".


aldi terlihat khawatir.


"udah aku gapapa. lihat gimana penampilan aku".


revia berdiri di depan aldi.


aldi menatap revia dari bawah sampai ke atas .ia memperhatikan wajah revia dan tersenyum.


"beautiful".


aldi tersenyum.


"kalau kita nikah .kamu ga boleh terobos-terobos kamar aku kayak tadi ya ".


revia mengingat kan.


"hehehe iya kan aku khawatir sayang".


"yaudah yuk kita gabung sama yang lain".


revia keluar dengan aldi dan menyapa tamu.


"hai kak".


revia menyapa teman -teman kakak nya.


"wihhh cantik batt adek lu dav".


teman kak davie terkekeh.


"cantik dongg .adek gue gitu loh".


davie tersenyum pada revia.


"kalau gua tau udah gue sikat mah . lu punya harta karun gini ga bilang-bilang".


kata salah satu teman kak davie.


"namanya juga harta karun kak .siapa yang nemuin peta nya ya dia yang dapet duluan".


timpal aldi.


semua tamu keluarga ,pebisnis hadir disana dan mulai lah acara yang pertama daffa dan aldi memasang cincin pada amanda dann revia.


"dengan ini , saya berjanji ga akan nyerah buat dapetin dia dan selalu menjadikan dia orang spesial buat saya".


aldi berkata seperti itu dann mencium tangan revia.


para tamu bertepuk tangan dan banyak teman mama revia yang memuji revia mirip mama nya.


"cantik ya anak kamu,kalau tau gitu saya jodohin aja sama anak saya".


"kamu bisa aja . emang nama anak kamu siapa".


jawab mama revia.


"ituloh reza ".


kata perempuan itu.


"ouhhh reza sekarang udah ganteng pasti dia ya".


setelah itu revia berdansa dengan aldi ,dan revia berputar ia terlepas ke pelukkan davie.


"hai nona cantik".


davie menggoda revia.


"wkwkwkw kakak ada-ada aja. kapan kakak bawa tunangan nih".


revia mengobrol sambil berdansa.


"nanti 1 abad lagi".


canda davie.


"ihhh lama bat".


revia kembali diputar dan berpasangan dengan pria lain.dia adalah.....


"reza???".


revia ingin melepaskan tapi reza tetap melanjutkan dansa nya dan memeluk erat revia.


"re aku mau ngomong sebentar".


"ngomong apa".


"ga di sini re ,kita ke balkon sebentar yuk".


reza menggenggam tangan revia sementara dansa nya belum selesai.


aku akan dapetin kamu. meski dengan cara ini re. gua sayang sama lu tapi waktu nya ga pas buat gua. reza.


reza dan revia berdiri di balkon dengan revia.


"mau ngomong apa".


"aku minta maaf re soal waktu itu".


reza memberikkan segelas minuman untuk revia.dan revia menerima nya.


"emmm ya kalau kamu punya pacar ngapain ngajak aku waktu itu".


"itu cuma salah faham aku ga menginginkan kejadian itu".


reza tersenyum saat revia telah meneguk minuman itu. sementara di sisi lain aldi tengah mencari revia .


"re ".


reza memeluk revia.


"emghhh reza lepasin".


revia menolak namun kepala nya pusing dan dia pun pingsan.


"ga akan aku lepasin sayang".


reza menggendong revia dan meletakkan nya di soffa didekat sana.


reza mengelus pipi revia dan menatap wajah revia .


"kau manis sekali".


reza menegakkan kepala revia dan menciumi bibirnya .


revia masih tak sadarkan diri.


"emghhhh".


bughhhh


aldi datang dengan wajah emosi dia menarik reza dan memukul nya sampai kedepan para tamu.


"bawa revia ke kamar".


perintah aldi pada pelayan yang ia bawa bersama nya.


"ada apa ini aldi".


reza tersengkur dan sudut bibirnya berdarah.


"dia!!!dia berbuat bejat pada revia...oh atau lo lupa siapa gua!!!!! gua sekarang emang ga kayak dulu tapi gua bisa jadi kayak dulu kalau lu mau".


aldi memukul habis-habisan reza dan para tamu tidak menyangka reza melakukan hal seperti itu.


"keluar!!!! dan bawa semua keluarga lo keluar mama dan papa lo juga !!!kalian ga berhak ada di sini".


aldi menendang kepala reza.


papa reza membantu reza berdiri.


"jaga bicara mu tuan ,kau urus anak mu atau kuselesaikan hidup nya. kau tidak tau berurusan dengan siapa sekarang".


vino mengingat ayah reza .


"ingat anak mu dikeluarkan dari sekolah dan semua kerja sama antara keluarga mu dengan ravindra batal. bukan begitu tuan".


vino melirik davie.


davie menahan amarah nya melihat reza jika saja dia mau dia akan membunuh reza saat itu juga.


"benar, dan aku sekarang berambisi menghancurkan perusahaan mu".


davie menunjuk papa reza.


"memalukkan sekali putra mu. apakah seperti ini cara mendidik anak?".


mama revia ikut kesal dan dia langsung pergi kekamar revia diikuti davie aldi daffa amanda. dan orang tua mereka.


para tamu bubar karna acara telah usai.


"revia".


aldi menghampiri gadis nya.


kalau saja aku telat datang entah apa yang akan terjadi. aldi.


"dia seperti nya di beri obat tidur".


vino membisikkan oada davie.


"dengar mulai sekarang. kemana pun kalian pergi baik amanda daffa aldi dan revia,adikku kalian akan diikuti bodyguard profesional. kalian ga akan menyadari keberadaan nya tapi tugas nya mengetahui detail kalian . aku tidak ingin hal ini terjadi ".


"saya akan mengurus hal itu tuan".


jawab vino.


"baik lah . hal ini tidak akan terjadi lagi. kalian ga boleh bergaul dengan sembarang orang bahkan bicara".


papa daffa ikut berbicara.


papa daffa kesal jika di antara keluarga sahabat nya di usik.


"oke om".


jawab mereka .sementara revia masih belum sadar.


"baiklah ayo kita istirahat.vino!perketat penjagaan ".


para orang tua kembali ke kamar mereka dan penjaga sekarang ada di setiap sudut kamar mereka.


"sayang bangun lah".


aldi masih setia memegangi tangan revia.


"aldi!".


davie menatap nya.


"ya kak".


"gua harap lu sama daffa ga kayak cowo brengsek itu!ingat kalian keturunan keluarga terhormat dan cara mendapatkan wanita bukan seperti itu".


"gua nih kak janji sama lu sumpah demi apapun gua ga akan lakuin itu sebelum nikahin dia,kalau emang gua mau cepet nikah yaudah nikahin ga kayak giru caranya".


aldi berjanji tidak akan melukai revia. dia akan menjaga revia.


"gua juga ga bakal kayak gitu. gua disini nyari calon istri bukan pelacur".


"bagus karna kalau kalian melakukan itu .kalian akan melihat kehancuran keluarga kita dan aku tau kalian tidak ingin itu terjadi".


"tentu saja tidak kak".


amanda menjawab tegas.


"kalau gua tamat SMA gua nikahin re.gua gamau ada cowo ngusik milik gua. kalau soal kuliah kan bisa habis nikah .boleh ga kak".


aldi memohon pada davie.


"kalau itu yang terbaik why not,apapun yang bikin adek gua bahagia gua juga seneng".


"thanks kak".


"yaudah gua sama vino istirahat dulu malam semua".


"malam kak".


mereka ber 4 masih dikamar yang sama dengan bodyguard yang lebih waspada.


"emghh".


revia mulai sadar.


"revia!sayang".


aldi mengelus pipi revia.


"Aldi...".


revia memegang kepala nya .


"aku di sini".


Aldi memeluk revia.


"aku pusing".


"minum dulu re".


amanda memeberikkan segelas air dan aldi membantu revia duduk dan meminum air.


"re...za aku tadi sama reza kamana dia".


revia mulai ingat.


"jangan bahas dia. sekarang kamu tidur oke ".


aldo sedikit kesak mendengar nama reza.


"ya re lu istirahat aja ya kita juga bakal istirahat. jangan mikirin dia".


daffa tersenyum.


"kalian balik aja kekamar kalian gua bakal nunggu sampai revia tidur baru gua kekamar gua".


aldi melirik sahabat nya.


"yaudah aku tidur ya night re".


daffa mengecup dahi revia.


"night manda".


daffa melakukan hal yang sama pada manda.


" pergi lo! main cium aja doi gua".


aldi mendorong daffa keluar.


sekarang tinggal aldi dan revia.


"aldi? ".


panggil revia.


"hmm apa sayang. manggil nya sayang dong".


"hehehe iya sayang ".


revia tersenyum.


"iya ada apa sayang aku".


aldi mencubit hidung revia.


"aku mau makan".


revia merengek.


"uluhh-uluh... pacar , aku laper ya,bentar ya".


revia mengangguk.


"pelayan!!!bawa makanan nya ke sini".


pelayan yang sudah ada didepan pintu menunduk .


"baik tuan".


pelayan itu pergi dan tinggal lah bodyguard mondar mandir di pintu kamar revia.


"ini tuan".


pelayan itu membawa makanan dengam bahan udang.


"aku mauuu".


revia girang.


"eitss kata siapa kamu boleh makan udang!kamu kan alergi ".


"yahh ....aldiii".


revia merengek.


"ga boleh re. aku bisa mati nahan khawatir liat kamu sesak nafas karna alergi Nantik".


"ye sekali-sekali".


"ga ada!ga boleh".


"ganti!!!".


tegas aldi pada pelayan itu.


pelayan itu membawa menu lain yang aldi inginkan ,aldi menyuapi revia.


setelah makan .


revia menyender pada aldi dan tertidur.


aldi membaringkan revia perlahan-lahan dan menyelimuti nya.


aldi menatap cincin yang ada di jari manis revia.


"selamat tidur tunangan ku".


aldi mencium tangan revia dan keluar ia memberikan perintah pada bodyguard untuk benar-benar menjaga revia.


"jaga dia baik-baik ,atau nyawa kalian taruhan nya .saya ga akan segan-segan melakukan itu".


aldi berkata seperti itu dan pergi.