
Menjelang pernikahan mereka memutuskan bersantai sejenak. Revia dan davie mengajak pasangan mereka jalan-jalan.
Daffa dan Amanda juga pergi. Bedanya mereka memutuskan ke tempat terpisah supaya fokus dengan pasangan masing masing tentu nya.
Clara dan davie memutuskan pergi ke pantai.
Di depan rumah revia.
"Jadi kita misah nih? ".
Ucap amanda.
" iya kan mau quality time bareng doi".
Jawab revia.
"Tapi nanti pap yah kalian dimana aja".
Ucap amanda.
" Oke sip mba besti"
Jawab revia.
"Aku ikut kamu aja re".
Ucap Clara gugup.
Revia menoleh ke Clara.
" kak Clara bareng kak davie aja kan mau ke pantai, aku sama aldi juga beda tempat nya ".
" yahh".
Ucap Clara murung.
"Gapapa kak, tenang aja kakak aku baik kok, kalau dia apa-apain kakak, telfon aja aku okey".
Revia memegang kedua tangan Clara.
Davie menatap revia dan Clara.
Emangnya gua se-seram itu kenapa harus takut.
Batin davie.
" Oke guysss ayo berangkat ".
Teriak aldi.
" iya ayok amanda sini".
Daffa memegang tangan amanda.
"Yaudah daaa guys hati hati yaa, daaa kak davie kak Clara".
Pamit revia.
" ayo babe kita pergi".
Aldi membukakan pintu mobil untuk revia.
"Makasih".
Ucap revia.
Akhirnya mereka bertiga berangkat ke tempat yang berbeda.
Pov Clara dan davie.
*pantai.
" kita kesana ? ".
Davie memegang tangan Clara dan mengajak nya lebih dekat melihat pantai.
" wahhhh indah banget".
Clara tersenyum lepas.
Gila manis banget dia kalau lagi senyum, eh kok gua muji dia? Ga ga dia biasa aja.
Batin davie menatap Clara.
"Kenapa kamu liatin aku! ".
Tatap Clara.
" ayolah Clara jangan ngajak ribut kita kesini supaya makin dekat, bukan merancang strategi perang Oke".
Davie memegang tangan Clara dan mengajak nya duduk.
Mereka memesan beberapa makanan dan minuman. Davie pun bisa membuat Clara tertawa lepas saat bersama nya.
"Oh ya Clara aku mau tanya, sebelum nya apa kah kau memliki pacar? ".
Tanya davie.
" emmm ada tapi kemudian kami break dan berpisah begitu saja".
Ucap Clara.
"Kenapa? Em kalau boleh kamu bisa cerita ".
Davie menatap Clara dengan serius.
" ya dia menerus kan study nya diluar negeri sementara aku disini, dan ya dia mendapatkan kekasih disana".
Ucap Clara.
"Lalu? Sekarang apakah pernah bertemu dengan mantan pacar mu itu? ".
" tidak, aku memilih untuk tidak bertemu dia, karna gatau kenapa rasa cinta aku yang dulu sedalam rasa benci aku yang sekarang ".
Ucap Clara.
"Hati hati nanti jadi cinta".
Ledek davie.
" ihh apaansi, ya gak lah".
Ucap Clara.
Davie tak henti henti nya meledek Clara hingga Clara mengejar davie mereka berlari larian di sepanjang tepi pantai.
Tak terasa haripun mulai sore davie mengabadikan momen nya bersama Clara.
" kau tau? Sebelum nya aku gapernah mempunyai seseorang yang spesial dihati ku, kalau pun kekasih ya hanya untuk main-main".
Ungkap davie.
"Lalu kau main main dengan ku? ".
Ucap Clara.
" tidak, aku rasa aku mulai menyukai dan aku rasa juga aku bisa mencintai mu Clara".
Davie memeluk Clara.
"Terimakasih davie aku harap kau membuktikan semua kata-katamu, karna kita akan menikah bukan? ".
" aku akan menjaga dan mencintai istri ku tentu nya".
Davie mengelus rambut Clara.
Pantes revia terjaga banget kalau punya kakak kayak davie gini. Dia perhatian banget ternyata.
Batin Clara.
*pov revia dan aldi.
"Kamu mau kita kemana sayang? ".
Ucap aldi.
" hmm aku mau kita keliling aja, kemana aja gitu nanti kalau ada tempat bagus kita berhenti ".
Ucap revia.
" siap tuan putri ".
Aldi menggombali revia.
Setelah lama dalam perjalanan revia menemukan tempat bagus.
" kita jalan kaki aja kayak nya seru ayo keluar al".
Ucap revia.
"Panggil aku dengan benar sayang"
Tegas aldi.
"Ayo keluar sayang aku suka tempat itu".
Mohon revia.
" baiklah aku akan menuruti permintaan istri ku".
Ucap aldi senang.
Aldi keluar dengan revia dan aldi menggenggam tangan revia.
"Aku senang kau akan menjadi teman hidupku, dan orang yang akan kulihat di pagi dan malam ".
Ucap aldi menatap revia.
" sesenang itu? ".
Jawab revia.
" tentu saja, bagaimana dengan mu? Kau senang mendapatkan suami seperti ku? ".
Aldi menghentikan langkah nya dan menatap revia.
" aku tidak tau".
Ucap revia sambil menatap mata aldi.
"Apa??? Ayolah sayang kenapa tidak tau".
Aldi menatap revia.
Anjir wajahnya cantik banget dilihat dari deket gini.
Batin aldi.
Aldi mendekati wajah revia dan seseorang memotret mereka.
Dan.....belum sempat adegan itu terjadi Vino menganget kan mereka.
" ekhem, bentar lagi nikah, gausah sekarang ga sabaran banget lo berdua".
Ucap Vino
"Gua bakal kirim ini ke davie, bye! ".
Vino kabur begitu saja.
" astagaaaa kenapa dia ada di sini".
Ucap aldi.
Ganggu aja sih Vino, gua kan jadi malu
Batin aldi.
"Maaf re aku gaa..... ".
Aldi berusaha menjelaskan.
" sudahlah lagian pasti dia disuruh kak davie ikutin kita".
Ucap revia.
"Kita coba makanan yang disana? Mau? ".
Aldi melihat salah satu caffe.
" okey ayok".