Queen January

Queen January
Perjalanan (part 17)



Sekarang tim revia sudah ada di perjalanan(tengah-tengah hutan) dan raffa memandu jalan karna dia yang megang peta. Revia dan laras asik memotret pemandangan yang menurut mereka indahh dan unik. Setelah 30 menit berjalan laras pun kelelahan.


"ihhh guys cape nih istirahat dulu ngapa lagian ni jalannya panjang bgt lu sngaja ya raf jangan-jangan lu mw apa-apain kita".


Seketika raffa berbalik ke belakang karna laras ada di belakang nya.


Pletak


Laras mendapat sebuah jitakan dari raffa.


"di tengah hutan gini masih bisa-bisa nya lu mikir gesrek gitu gue plasterin juga tu mulut ".


" ihhh sakit tauk".


Laras menatap raffa tajam.


"bodo". Wleekk raffa menjulurkan lidah nya seperti anak-anak.


"yaudah-yaudah katanya mau istirahat kok lada ribut si". Aldi geleng-geleng kepala melihat 2 makhluk di depan nya itu.


"huft". Revia mengehela nafas dan duduk di dekat pepohonan.


"kita ga nyasar ini kan guys malah di sini ga ada sinyal anjirt". Aldi sibuk dengan ponsel nya.


"ihh jangan sampai nyasar lah laras gamau kan aku belum nikah sama oppa nanti dia sedih lagi kehilangan..... ". Belum sempat laras melanjut kan kata kata nya raffa sudah membungkam mulut laras.


" ssst jangan ngelahu mulu nanti lo stress di tengah hutan gini gue tinggalin baru tau". Raffa dan laras selalu adu mulut.


Sementara itu


Revia berdiri dan memotret pemandangan yang diliat ia terus melangkah maju dan tidak memperhatikan langkah nya.


Bagus banget pemandangan nya gue kesaana aja kali ya. Revia.


Revia melangkah maju dengan kamera yang setia di depan matanya membidik pemandangan yang ada.


Aldi yang menyadari revia ga ada di dekat nya pun melihat sekitar dia menemukan revia yang tengah berdiri di bibir jurang.


Ohh shittt tu anak ngapain di sana pake ga liat jalan lagi . Aldi.


"reee". Aldi meneriaki revia karna takut dia kepleset karna dia berada di bibir jurang Dan benar saja.


Brukk


"aaawwwh". Revia kepleset dan untung aldi menangkap tangan revia yang hampir jatuh ke jurang. Eh ralat udah jatuh tapi berhasil di tahan aldi.


"eh itu re kenapa". Laras berlari mendekati mereka disusul oleh raffa.


Awhh sakit banget lagi dada gue huft. Revia.


"re bertahan ya re". Raffa berusaha meraih tangan revia dan menarik nya dengan aldi.


"ya ampun re lo gpp kan". Laras khwatir saat revia berhasil di angkat oleh aldi dan raffa.


Aldi menyenderkan tubuh revia pada pepohonan di dekat sana.


Revia meringis karna menahan sakit plus juga kaget karna ga liat kalau di depan nya ada jurang.


"mana yang sakit re? Ada yg luka ga hmm ?". aldi menatap tangan dan dahi revia secara teliti.


"hmmhh kaki gue sakit huft maafin re ya guys bikin kalian repot gini". Revia ga enak liat temen-temen nya panik gitu.


"ihh malah minta maaf bilang dulu mana yang sakit re, ya namanya juga kamu gatau gpp yg penting sekarang kamu nya selamat ". Laras tersenyum pada revia.


Aldi meluruskan kaki revia dan melihat pergelangan kaki nya yang membiru.


Aldi memijit kaki re.


" aaaa ssshh sakit ". Revia meringis kesakitan.


Shitttt sakit banget kaki gue aaaaaa . Revia.


" hmm yaudah kamu aku gendong aja ya ". Terlihat jelas raut wajah kekhawatiran aldi melihat revia terluka seperti itu.


Kalau gue tau bakal kek gini gausah aja pergi kemah-kemah gini mana di sini hutan lebat banget kasian re. Aldi.


Revia menggeleng karna gamau merepotkan aldi.


Duhh gue kan mau jalan kalau gini bukan menjelajah hutan namanyaa aaahkk. Revia.


" atau aku aja yang gendong km re hmmm". Rafa menaik turun kan alis nya. Dia tau aldi kesal dengan kata-katanya.


"laras juga mau dong di gendong". Laras menatap raffa.


"noh sana lo jatoh dulu ke jurang trus di makan macan nanti gue gendong jenazah lo". Raffa kesal dengan laras karna dia sehat walafiat malah minta gendong.


"duh terus revia gimana nih jangan ribut mulu gue nikahin juga nanti lo berdua". Aldi menatap raffa dan laras.


"ihhhh amit-amit". Jawab mereka serempak.


"re ayo aku gendong aja nanti kalau udah mendingan kamu boleh jalan lagi ". Aldi menggendong revia dan re memeluk pundak aldi dari belakang sementara itu laras terus saja berdebat dengan raffa.


" woi lu bawain tu tas revia". Aldi berteriak saat dia sudah berjalan duluan dengan mengendong re.


"ehh buset lu gue di tinggalin lagii woi". Raffa dan laras menyusul revia dan laras memegangi tas revia.