
sekarang sudah pukul 07.00. revia tidak bisa memejamkan matanya seperti kk nya ini yang sudah dalam alam mimpi nya.davie tertidur lelap dalam pelukkan adik kesayangan nya.
tok tok tok
seorang pelayan mengetok pintu kamar davie.
"ya ada apa". revia menjawab nya dari dalam kamar. bagaimana dia bisa bangun dari pelukkan beruang ini .
"nona anda di tunggu nyonya untuk sarapan".
terdengar suara bibi dari luar.
"baiklah aku dan kk akan menyusul ".
duh dasar kebo ih masih aja tidur ckckck,untung matahati terbit cuman bersinar coba aja kalau teriak bisa berabe kan. revia.
"kk bangun ini udah siang ihhh".revia membangun kan davie tapi dia tidak juga merespon.
entah setan dari mana revia ingin mengusili davie ravindra ini."kk sayang". revia mengelus bibir kk nya dan menatap nya.
davie masih saja tertidur.
astaga naga ini bener-bener kebo huft untung ganteng . revia .
revia tidak kehabisan akal dia masih saja mau mengganggu davie. sekarang revia malah meniup-niup leher davie dan tentu saja di pagi hari seperti ini pasti davie merasa ke dinginan.
"emmgghh ".davie mulai bersuara.
"bangunn ".revia membisikkan itu di telinga davie.
"aghhhh ree resek banget ahhh".davie mengelus leher nya.dia juga merasa geli mendengar kata-kata adiknya itu.
"wkwkkw abis tidur mulu sihh ".
"nakall ya kamu sini kamu".
davie menggelitiki adik nya itu tanpa ampun.
"aaaaa kk hahahahaa kk stop huft hahaaha".
revia mendorong davie dan berlari keluar.
"jangan kabur kamu siniii ree".davie mengejar revia.
"mamaaaa kk jahat ihhh".revia turun sambil berlari dan bersembunyi di belakang mama nya yang sedang duduk di meja makan.
"astaga anak mama ini udah gede masih aja kejar-kejaran.
"re yang mulai mah ".davie sampai di dekat revia dan bersiap menangkap nya.
"davie jangan mengganggu revia".mama nya memeloti davie.
"baiklah.....tapi itu yang akan kulakukan".dengan gesit davie berlari dan menangkap revia.
para pengawal dan pelayan melihat itu hanya geleng-geleng kepala . namun ada yang berbeda dengan suasana rumah .davie yang biasanya dingin tegas dan pemarah sekarang menjadi orang yang humoris. rumah ini terasa hidup kembali.
"tuan davie".vino baru datang dan kaget melihat nona dan tuannya sedang tertawa tepingkal-pingkal dan davie terlihat mengusik revia .
"hah huufttt".davie menetralkan tawa nya."vino ada apa?".
"tuan rangga mengundang anda pada acaranya nanti sore , apakah anda akan datang?".
"tentunya aku akan datang bersama revia".davie memeluk revia.
"apa?kenapa bersamaku?kk itu acara sesama pengusaha dan aku anak sekolah aku gamau ketemu om-om gendut botak dan rambut nya beruban . iyakan?".
"apa anda fikir tuan rangga juga seperti itu nona?".
"ya bisa jadi kan".
"tidak nona dia sama sekali tidak tua dan gendut dan ini acara biasa seperti silahturahmi saja jadi anda bisa ikut".
"iya re kamu ikut ya".
"itu sangat membosankan".
"tidak akan revia ga akan seburuk yang kamu bayangkan".
"apa kk akan menjodohkan aku dengan om om itu seperti dia film-film itu".revia menatap davie dan menunujuk-nunjuk dirinya.
"untuk apa aku melakukan itu".davie berkacak pinggang.
"karnaa kk mau perusahaan nya kekayaan nya". revia berbicara sambil memegang dagu.
"reeeviaaaaaa".davie kesal dengan revia dan adik nya itu hanya menahan tawa nya.
"hahaahaha aku becanda".
"untuk apa aku menjodohkan mu dengan orang yang sudah tua .perusahaan mana yang aku inginkan perusahaan ku sudah banyak kau ini ada-ada saja . kemari!".
"revia menggeleng dan duduk di dekat mama nya".
"sudahh kalian ini seperti anak kecil saja".mama revia geleng-geleng kepala melihat anak-anak nya.
"baiklah tuan kalau begitu saya akan pergi kekantor ".vino menunduk dan pergi.
davie hanya membalas dengan anggukkan.
"sudah kalian sana mandi dari tadi becanda mulu kerjaan nya".mama menatap revia dan davie.
"hehehe iya mamah sayang ".revia mengecup pipi mama nya.revia melihat davie dan mengedipkan matanya.
dasarrr bocahh bikin kesal saja .pagi-pagi sudah membuat bulu ku berdiri semua .revia.