
sekarang aldi sedang memilih cincin untuk pertunangannya dengan revia.setelah menemukan yang Cocok dia langsung membeli nya. sedang kan davie baru kembali kerumah setelah menyelesaikan pekerjaan di negara lain selama berminggu-minggu.
"selamat datang tuan".
para pelayan menunduk.
"hmm mamah".
davie memeluk mama nya dan mencium pipi nya.
"eh sayang udah pulang gimana disana?".
mama davie merindukkan anak laki-laki nya itu.
"ya gitu lah mahm cape.re mana mah".
davie melangkah menaiki tangga.
"dia di kamar kamu sebaiknya mandi dan makan dulu".
"ga mah aku kangen sama re".
davie berlari kekamar revia dan masuk begitu saja. revia kaget dan melihat kakak nya telah pulang.
"princess ku".
davie memeluk revia dan menghujani nya dengan ciuman.
"kakak re kangen banget".
"ohh sayang aku sudah hampir mati menahan rinduku".
"hehehe gimana disana?".
"ya banyak ke sibukkan".
"kk sakit?kok lemes gitu?".
revia menempelkan punggung tangan nya pada dahi revia.
"ngga re".
davie terlihat lesu dan badan nya sedikit panas.revia merangkul kakak nya itu ke kamarnya dan memasukkan davie ke kamar mandi.
"kk mandi dulu trus nanti kita makan re tunggu di bawah ya. re suruh bibi masakin sop dan bubur buat kk".
"ihh re kakak gamau".
"harus mau".
revia mencium davie dan keluar. revia turun ke bawah dan melangkah menuju meja makan.
"bi tolong masakin bubur ya sama sop nya".
"baik nona apa ada lagi menu tambahan".
"emm ga ada cuma potongin buah untuk kk davie ya".
"baik nona".
revia melangkah kekamar mama nya.
"mama".
revia memeluk mamanya yang sedang menyisir rambut nya.
"eh sayang kamu ga nemenin kakak kamu yang manja itu".
"hehehe iya mah tapi dia lagi mandi".
tiba-tiba hp re bergetar pertanda ada pesan masuk.
"bentar ya mah".
"oke sayang".
revia yang ingin mengajak mama nya kemeja makan pum tidak jadi revia mengarah ke ruang tamu dan membuka ponsel nya.
"nomer siapa nih dan ini".
revia melihat foto aldi yang sedang bersama cewe yaitu mantan nya waktu itu.
"shitttt!!!!".
revia melempar ponsel nya.
"nona kenapa".
seorang kepala pelayan melihat nona muda nya itu terlihat jelas revia sedang ada masalah.
revia duduk di meja makan dengan rasa sakit hati.davie turun dan memeluk revia dari belakang.
"hei ada apa".
davie melihat wajah revia sangat murung.
"eh engga kak, ayo duduk makan dulu".
"kamu kenapa sih re".
"gapapa kak".
mama revia datang dengan pakaian yang rapi .
"mama ga bisa ikut makan bareng kalian nih mama mau kerumah temen mama".
"ohh yaudah hati-hati mah".
revia tersenyum.
"iya sayang ,davie mama pergi ya".
mama revia keluar dan di antar sopir pribadi nya ke suatu tempat.
"sekarang kakak makan ya".
revia menghela nafas nya menahan sesak sakit karna melihat apa yang ada di ponsel nya tadi.
"baiklah ".
bibi menyiapkan makanan yang revia inginkan tadi dan beberapa menu lainnya.
"sini aku suapin".
revia menyodorkan satu sendok bubur pada kakak nya.
"re kakak ga suka bubur ini aaaa ".
davie jadi manja kalau sedang sakit.
"tapi kakak harus menyukainya demi aku oke".
revia tetap menyuapi davie sampai bubur nya habis dan buah nya. davie sekarang terlihat lemas.
"kakak?aku panggilkan dokter aja ya".
"e engga re gausah kakak cuma mau sama kamu".
revia tersenyum melihat kakak nya itu.
"baiklah ayo istirahat".
revia merangkul davie ke kamar dan menidurkan nya . revia menyelimuti davie dan duduk sambil mengelus pipi nya.
cupps
revia mengecup kedua mata kaka nya dan memegang tangan davie.
"makasih kakak udah bekerja keras gantiin papa ".
"itu udah kewajiban kakak sayang".
"tidur ya ssstttt".
revia mengelus pipi davie dan perlahan davie menutup mata nya beberapa menit kemudian dia memasukki alam mimpi nya dia terlihat tenang saat tertidur.
aldi?apa yang dia lakukan . dia selingkuh?tapi kenapa!".revia.
revia pelan-pelan keluar dari kamar davie dan mebgambil jaket nya revia keluar dan menelfon aldi saat diperjalanan.
"hallo".
disebrang sana aldi menjawab.
"aku ingin bicara ".
"eh hei kenapa?kau rindu padaku ya".
aldi terkekeh.
"jangan membuat lelucon tuan. kau jelaskan padaku tentang wanita itu atau kau tinggalkan aku aldi !!!".
revia mematikan telfon dan mengirim alamat dimana ia ingin bertemu dengan aldi.
dasar pria dia seenaknya saja bersikap manis didepan ku. sementara di belakang ku? hih entahlah hanya dia dan tuhan yang tau. revia.
revia menggerutu sambil menunggu aldi dengan tidak sabaran. sementara aldi dengan cemas mengendarai mobil karna ia tidak tau apa yang sedang terjadi.