Queen January

Queen January
pertemuan (part 36)



Sore hari davie sekarang telah bersiap dia telah rapi dengan jas nya dan begitupun dengan vino.


Revia sekarang sedang didandani oleh pelayan yang ahli dalam hal itu tentu nya. Keluarga ravindra tentu punya pelayan dengan berbagai bakat dan gaji yang tinggi dibanding dia bekerja sendiri.


Huft berapa lama lagi revia akan selesai. Davie.


Revia hampir selesai tinggal membereskan rambut nya yang lurus sekarang dibuat sedikit bergelombang dan selesai .


"Sudah selesai nona".wanita itu tersenyum.


"Baiklah terimakasih ".revia berdiri mengambil tas berwarna silver lalu ia melangkah kan kaki keluar.


Davie melihat revia .


Wowww dia adikku?cantik sekali . ternyata orang yang jarang berdandan ini sekarang benar-benar seperti princes. Davie.


Davie bengong dan revia telah sampai di depan nya.


"Ehem!apa kau baik-baik saja tuan davie".revia membisikkan itu san berhasil membuat davie gugup.


"Aku-aku tidak apa-apa".


"Baiklah Apa sekarang kita bisa pergi?".


Mereka bertiga masuk mobil.vino sendiri dan davie bersama revia. Sementara mama revia sekarang tidak berada di rumah karna dia sedang menemui teman-temannya.


"Ternyata adikku ini cantik sekali ya".davie mengatakan itu saat duduk di mobil.


"Hahaa sudahlah kk jangan resek gitu".


"Ya siapa tau beneran ada om -om yang terpikat".davie melepas kan tawa nya dan itu membuat revia kesal.


"Ihhh masa udah dandan kek ini malah buat om-om ".


"Ya ga ada salah nya karna aku ingin merebut perusahaan nya ".nada davie terdengar serius.


"Gausah akting ga cocok".revia mencubit perut davie.


"Awwhhh sakittt ini nih kekejaman adik terhadap kk nya ".


"Yee lebai ayo jalan emang ini mobil bisa terbang pakai mantra ihh ngomong terus".


"Ya habis kamu ngajakin ngomong terus".


"Kk yang bawel terus".


"Udah ah re ngeselin!!!".davie melajukkan mobil nya kerumah rangga dan disana sudah berdatangan para pengusaha ada yang mengajak seluruh anggota keluarga nya .ada yang bersama pasangan dan bersama adik nya ya dialah tuan davie.


Mobil vino dan davie berhenti di kediaman rangga .vino turun dan memberi tahu si tuan rumah bahwa davie sudah di sini.


"Ayo turun".


"Apa?sama om-om ihh setan aja ga doyan sama kamu". Davie mengatakkan itu diiringi gelak tawa.


"Kk!!!!!!!!!ihhh jahat".


"Wkwkwkw becanda sayang kamu itu cantik. Ya tapi kk ga rela donv adik kesayangan kk di lirik sama om-om. Laki-laki yang suka sama kamu harus lulus tes dari kk".


"Yeee kek ngelamar kerja aja".


"Ya kan kerjaan nya jagain kamu udah ah ayok turun itu teman kk". Davie menunjuk temannya.


"Bukain pintu nya romantis dikit sama adek mu ini".revia menahan tawa melihat davie benar-benar melakukan nya.


"Silahkan turun tuan putri". Davie membukakan pintu dan revia tersenyum .


"Itu kenapa davie berdua sama siapa?pacar nya kah?tapi hebat sekali wanita itu bisa mendapatkan davie".


"Anda lihat saja nanti".vino menjawab kata-kata rangga pangestu.


revia turun dari mobil dia mengenakkan lace dress senada dengan warna kulitnya ,dengan high heels manolo blahnik berwarna hitam dengan mutiara di sisi kanan nya. dan dengan rambut coklatnya yang bergelombang membuat nya sedikit menggemaskan dari biasanya.


"ayo".davie meranggkul revia dan menyapa temannya.


"wooow siapa nih ".rangga menaik-turunkan alisnya.


"ini... adik gue ".davie tersenyum.


"adik?sejak kapan lu punya adik cantik kayak gini". rangga membisikkan itu di telinganya davie sambil bersalaman.


dasar buaya. davie.


"oh ya re kenalin ini teman kk namanya rangga pangestu".


"ouh hallo kk aku revia ravindra stevani".revia mengulurkan tangannya dan itu disambut dengan senang hati oleh rangga.


"kamu manis".rangga mengedipkan matanya.


"jaga matamu supaya mata itu tidak cacat nanti nya".davie memperingatkan Rangga ,karna biar bagaimanapun davie ingin semua orang berlaku sopan dan formal pada revia .


ternyata benar juga . kk rangga ini tidak seperti yang aku bayangkan .rambut nya lurus mata hitam sipit dan senyuman yang manis dia masih muda seperti kk davie. revia.


"okke ayo kita masuk ". rangga membawa vino,revia dan davie masuk dan menyapa teman-temanya.


revia hanya tersenyum ramah pada teman kk nya ya seperti rangga mereka mengira aku adalah pacar nya kk davie. selanjutnya mereka bilang aku gadis yang cantik. ya bagaimana tidak nyonya putri juga memiliki paras yang ayu dan papa revia juga tampan . tentu saja keturunan nya juga mendapatkan ketampanan dan kecantikkan .


revia melihat semua yang hadir dan seperti nga dia mengenali seseorang disana.


emmm siapa itu?seperti reza!!!ya reza.