Queen January

Queen January
clara (part 49)



revia keluar dari toilet dan aldi masih mematung berdiri seperti seorang bodyguard sejati.


"hmm ayok ke kelas".


"tunggu aku mau ngomong".


aldi mengenggam tangan revia dan duduk di taman sekolah.


"mau ngomong apa si sayang".


revia menggunakkan kata-kata itu untuk aldi.


dan tentu aldi sangat senang mendengar nya terlihat dari ekspresi nya sekarang.


"aku mau kita tunangan ".


kata aldi to the point.


"emm... mau ga ya".


"harus mau ga boleh nolak. ini soal perasaan re jangan becanda".


"oughey,kamu mau nya kapan".


"secepatnya ,lusa juga boleh".


"yaudah gapapa ".


"abis itu nikah ya".


revia menatap tajam aldi dan menjitak kepala nya.


"sekolahan dulu ".


"sakit tauk,sama pacar kok kasar gitu bukan nya dicium kek ini malah disiksa".


"lebayy".


"aku kan udah bisa tuh nyari uang sendiri ya gapapa dong nikahin kamu ,dan juga soal sekolah tamat sma kan bisa. aku ga akan larang kamu kuliah setelah kita menikah".


revia merenungkan kata-kata aldi. ya revia mencintai aldi lalu apalagi.


"heiii bahas apaan nih".


amanda tiba-tiba datang dengan daffa.


"kita mau tunangan".


jawab aldi.


"whatt!!!".


amanda menjawab serentak dengan daffa.


"ihhh kenapa kaget gitu. aneh apa orang pacaran trus tunangan?".


aldi menatap dua orang insan didepan nya dengan sinis.


"yaaa tungguin kita kek ya gak mand".


daffa menyenggol lengan amanda.


"iyaa nih kita aja masih jomblo gini".


"aku ada ide".


jawab revia sambil senyum-senyum.


"ide apa".


daffa penasaran.


"gimana kalau kalian berdua pacaran aja. siapa tau cocok.soal rasa cinta nanti siapa tahu tumbuh sendiri. ya ngga!".


revia menaik turun kan alisnya menatap 2 sahabat nya.


"nggak".


amanda menjawab singkat padat dan bikin nyesek.


"masa iya sih sama amanda".


daffa menatap amanda.


"kenapa?gue kurang cantik?kalau ada yang bilang gue kurang cantik. matanya tuh kurang sehat".


"no!wait!kalau soal cantik ya elo emang cantik mand,tapi soal perasaan".


"makanya itu gue gamau".


"coba dulu siapa tau kalian jodoh".


aldi tersenyum.


"udahhh ahh kalian kapan tunangan?".


amanda mengganti topik pembicaraan.


"lusa,biar semua di urus bodyguard gua aja nanti".


"good idea".


daffa setuju.


"mau ngundang siapa aja?".


revia menatap aldi.


"ya terutama temen-temen sekolah dan temen aku yang lainnya nanti juga temen kamu".


aldi sangat senang mendapatkan revia hati nya sudah terpaut pada wanita di sampingnya ini.


"ehh tapi kak davie aja belum tunangan lohh masa aku ngeduluin dia".


"ye kak davie mah mencintai pekerjaan. tatapan nya yang tajam dan dingin gitu iya sih banyak yang suka tapi nyali nya ciut".


amanda terkekeh membayangkan kak davie itu.


bel berbunyi,semua siswa masuk kelas. saat ingin masuk revia dan sahabat nya melewati reza yang sedang di pukuli beberapa siswa.


"loh itu kan".


Amanda dan revia menunjuk reza


"gua yang nyuruh".


jawab aldi.


"t-tapi itu".


"masuk".


aldi menyuruh amanda dan revia masuk kelas terlebih dahulu .sedang kan daffa dan aldi melangkah ketempat reza.


setelah jam pelajaran usai. revia mampir ke tempat perbelanjaan dengan sahabat nya.


"beli cemilan aja yuk".


amanda masuk terlebih dahulu.


"sabar keleus kalau mau beli aja sama toko nya noh sekalian".


revia menatap amanda yang sudah jauh.


revia sekarang sedang memegang beberapa cemilan .seneng itu aldi dan daffa menjadi tukang bawa belanjaan mereka. ga banyak sih cuman cemilan.


"bakalan habis nih sebanyak ini".


daffa menatap amanda.


"ya kalau engga habis nanti difikirin soal itu".


jawab amanda enteng.


"ya ampun manda ,emang sih kita bisa aja beli sama tokonya .tapi kamu beli barang yang bener-bener kamu butuhin".


protes daffa.


"ya lambung aku butuh itu".


amanda sewot.


aldi dan revia menatap mereka dan tersenyum.


"cocok kok kalian berdua ".


revia tersenyum.


"cocok dari hongkong ".


amanda mengambil beberapa coklat dan minuman. ia langsung meminum nya.


"yang rasa ini enak loh".


"ambil ajaa sama kulkas nya".


daffa jadi kesal melihat amanda.


"ide bagus tuh".


"eh dodol!ide bagus apaan !badan segitu tapi makanan sebanyak ini".


"wkwkwkw khilaf".


jawab amanda cengengesan.


sementara mereka berdebat aldi dan revia mengarah ketempat lain.revia mengambil beberapa tangkai lolipop dan permen.


"udah?".


"aku mau apa lagi ya".


revia melihat cemilan nya sudah banyak .revia berfikir apa lagi belanjaan yang kurang.


"re!mau ini ga".


aldi menatap deretan boneka itu.


"mauuu!!!".


revia antusias entah kenapa moment ini berbeda ketimbang ia belanja sendiri.


"yaudah mau yang mana".


Aldi menatap boneka tersebut sembari memikirkan mana yang cocok untuk revia.


revia melangkah kan kaki nya dan menggapai sebuah boneka berwarna putih lembut berukuran sedang.yaitu boneka beruang dengan pita cantik di leher nya.tapi sebuah tangan lain juga menggapai itu dan revia bertengkar dengan wanita itu.


"apa-apan kau".


teriak wanita itu. dia kelihatan lebih dewasa dari revia.


"hey nona saya yang mengambil ini duluan".


protes revia.


"ini milikku ,aku akan menyuruh pacar ku membayar ini 2 kali lipat ini milikku".


"terserah 10 kali lipat pun aku bisa ini milikku".


revia bersikeras.


"sayang!!!!".


gadis itu memanggil pacar nya.


aldi yang tak tinggal diam menghampiri revia dan pacar gadis itu pun muncul.


"re kenapa ".


aldi merangkul pundak revia.


"dia ngambil boneka aku al, tuh liat".


revia merengek.


revia kaget saat melihat cowo yang di bilang pacar oleh wanita itu ialah kakak nya.


"kenapa sih ".


davie ogah-ogahan datang dan melihat adik nya.


"nih bocah ingusan ngambil boneka aku".


gadis itu bergelayut manja.


"ini milikk aku !bye".


revia langsung berbalik dan membawa boneka itu dan gadis itu menjulurkan kaki nya sehingga revia terjatuh.


"reee!!!".


aldi dan davie kaget atas perlakuan gadis itu.


tiba-tiba datang seorang wanita seperti nya dia pemilik pusat perbelanjaan ini. ya kali ini revia sedang tidak berada di mall miliknya.karna hanya ingin beli cemilan yasudah sembarang mall saja kan juga ada makanan nya.


"ada apa ini".


gadis nan elegan itu memperhatikan revia yang terjatuh.


aldi membantu revia berdiri dan kaki revia sedikit cidera.


"kau pergilah".


davie mendorong wanita yang telah mendorong adik nya tersebut.


"sayang kok kamu kasar sama aku".


wanita itu merengek.


"dia adikku dan kau mendorong nya apa kau kehilangan akal mu".


davie menatap wanita itu sinis.


"mari saya bantu sembuhin kaki kamu".


ucap wanita yang diduga revia sebagai pemilik tempat ini.


wanita itu mengambil alih revia dan membawanya pada sebuah ruangan. sekarang revia terduduk ditemani aldi dan davie yang khawatir karna dia tau revia marah padanya.


wanita itu memberikkan pijatan pada kaki revia dan yapss sekarang revia bisa berjalan lagi.


"emgh udah ga apa-apa . makasih ya kk".


revia tersenyum pada wanita itu.


"sama-sama oh ya kenalin nama aku clara ".


"aku revia , eh boleh aku panggil kk kan? ".


ucap revia.


"kamu ini manis sekali boleh dong.oh ya kalau bolehh tau,kenapa wanita tadi mendorong mu".


tanya clara


"gara-gara boneka".


ucap revia sambil menatap horor pada davie, karna ia tau perempuan tadi adalah gadis simpanan kakak nya.


"ckckck keterlaluan sekali ! ".


kak clara sangat menyayangkan kejadian seperti tadi.


"yahh mungkin karna pacar nya kaya kk jadi seenak jidat nya aja kalau bersikap".


revia menyindir davie.


kak clara yang faham bahwa davie adalah kakak revia ikut menyindir.


"lagian ada ya cowo yang mau sama cewe yang kasar sama adik nya. aneh ya".


ungkap clara.


davie kesal melihat revia akrab dengan clara. ya gadis dengan dress sepaha dan rambut diikat tapi dan berwajah manis pipi nya chubby.


"oh ya kenalin kak ini pacar aku nama nya aldi".


revia tampak akrab dengan clara.


"ouhh ini pacar nya kamu, wahh cocok sekali semoga kalian langgeng ya".


"hehehe iya kak".


"kalau itu siapa".


kak clara menunujuk davie.


"emm itu siapa ya lupa.aku amnesia habis jatuh tadi".


revia memegang kepalanya.


"jangan durhaka jadi adek".


davie sewot.


"ya emang mentang-mentang jadi kakak boleh durhaka gitu".


"wkwkwkw kalian itu lucu ya. pasti kamu kesal ya tiao hari berhadapan dengan kakak kamu itu".


ucap clara.


"jangan sembarangan kalau ngomong". protes davie.


"dihhh dia sewot".


clara terkekeh dan itu membuat wajah nya makin manis.


"oh ya kak aku bawa revia pulang dulu ya dan makasih kakak udah bantuin pacar aku".


ucap aldi.


"iya santai aja kita kan ga kayak dia suka menyakiti".


clara dan revia tak habis-habis nya menjuliti davie.


"aku pulang dulu ya kak kapan-kapan aku mampir lagi".


revia berpamitan dan pergi.


"gausah sok dekat dengan adik saya".


davie menghampiri clara.


"biarin ! yang penting aku ga kayak pacar situ. angkuh kasar lagi".


clara meledek davie.


"dia bukan pacar ku".


davie manatap clara tajam.


"ya terus pacar saya gitu ?hello".


clara menjentikkan jari nya didepan wajah davie.


"wanita menyebalkan".


"manusia angkuh .aku menyukai sikap adikmu. tapi tidak dengan sikap mu".


clara meninggalkan davie.


ya ampun bisa-bisa nya revia akrab dengan gadis ini. awas lu gua beli juga nih mall.davie.