Queen January

Queen January
dia Disini (part 37)



Reza bertemu dengan revia hingga


Acara itu tidak membosankan bagi reza maupun juga revia.


"Gue ga nyangka lo ada di sini".revia tersenyum.


"Eh hai re ".reza kaget dan senang dia tersenyum melihat revia .


"Kalian udah saling kenal ternyata".kk davie melihat reza.


"Hallo kk".reza menunduk dan kk davie menyapa papa reza.


"Hallo om".


"Davie kau sudah sangat sukses sekarang ya".papa reza tersenyum .


"Hei apa lebih baik kita pergi saja ,aku ingin ke suatu tempat".reza membisikkan itu.


"Kalau kk davie mengizinkan ya baiklah". Revia tidak ingin kk nya itu kecewa lagi.


"Okkay".


"Ini adik kamu davie?".papa reza menatap ku.


"Hallo om kenalin aku revia ".revia bersalam dan papa reza memeluk revia dan melepaskan nya.


"Anak-anak ini cepat sekali menjadi besae rasanya baru kemarin aku menggedong nya".om reza terkekeh kecil dan kk davie tersenyum.


Reza terlihat sudah bosan disini dan dia menatapku,aku tau jika dia ingin pergi.


"Emm kk davie apa revia boleh pergi dengan ku sebentar.aku janji akan mengantar kan nya kembali dengan selamat".


Kk davie melihat reza dan tampak berfikir.


"Sebenarnya berat bagiku melepas adik kesayangan ku tapi baiklah jaga dia dengan nyawamu".davie mengecup pipi revia.


"Pergilah pamitan dulu dengan kk angga ".


"Eumm oke kk ,om re permisi dulu".revia berjalan kearah luar lokasi pesta bersama reza dan di sana ada kk rangga.


"Yes akhirnya aku bisa jalan sama kamu".reza tersenyum.


"Lo gausah gombalim gue".revia berjalan tanpa menghiraukan reza.


Perfect!dia beda unik dan aku ingin tau banyak tentang nya.reza.


"Emm kk rangga re sama reza pamit dulu ya ".


Rangga menoleh dan tersenyum.


"Kok buru-buru re kan masih lama acara nya".


"Ya lain kali re akan datang, ketemu kk". Revia tersenyum.


"Promise?".


"Yes i'am promise".rangga melihat sinis reza.


"Kalau dia macam-macam bilang sama kk oke".


"Ba-baiklah aku permisi".rangga cipika cipiki dengan revia.


"Apa kami bisa pergi sekarang".reza menatap rangga.


"Oke berhati-hatilah".


"Asyiap".


Sekarang mereka ada didalam mobil dan sedang menuju pusat perbelanjaan . reza mengajak revia kesana .


"Emm re".


"Hm".revia hanya menjawab dengan deheman karna dia sedang chattingan dengan sahabat nya dan memberi tahu dia dimana sedang apa dan dengan siapa. Karna dia tidak dirumah.


Chat on


[Re kamu dimana]aldi


[Aku lagi sama reza]revia


[Cieee pdkt nih cerita nya]amanda


[Amanda meysilla jaga bicara lo]aldi


[Wkwkwk jangan cemburu gitu dong .kalemm]amanda.


[Kamu mau kemana sama reza kita mau nyusul gimana guys]daffa.


[Good idea boy]aldi.


[Aku mau ke mall xxxx]revia.


[Tunggu aku ya calon istri]aldi.


[Gausah mesra-mesraan d sini]daffa.


[Dahhh sana dandan gih]amanda.


Chat off


"Re kamu dengerin aku ga".reza menatap revia.


"E-eh ada apa".revia menyimpan hp nya dalam tas.


"Hehehe sorry suara lu kurang keras".


"Lain kali gue bawa toa".reza terlihat kesal.


"Ide bagus".revia menahan tawanya.


"Ree please ,jangan resek".reza memberhentikan mobil nya di parkiran dan mereka masuk.


"Kita mau kemana?".revia berjalan dan reza memegang tangannya.


"Kesana yuk".reza menunjuk toko perhiasan.


"Okkay".revia melihat perhiasan disana.


"Selamat datang nona dan tuan mau beli yang mana".


"Emmm kalung yang paling bagus yang mana".reza menatap revia.


"Ohhh buat pacar nya yang ini aja mas". Sebuah kalung bermotif bunga dengan mutiara di tengah nya.


"Oke saya pesan ini".reza mebgambil dan membayar kalung itu.


"Sini aku pakein".reza menatap revia.


"Za ga perlu kayak gini juga ".


"Ga apa-apa aanggap aja ini hadiah dari teman kamu ini".


"Huft baiklah".revia menghadap ke belakang dan reza memakaikan kalung itu.


Dan ada sepasang mata yang menyaksikkan itu. Seorang gadis dan dia melangkahkan cepat kearah revia dan reza.


Dan dibalik itu rombongan sahabatnya juga sudah disini.


"Kira-kira re dimana".amanda masuk bersama daffa dan aldi.


"Buaya !aku tau dia dimana".aldi melangkah kan kaki nya.


"Where".daffa bingung.


"Toko perhiasan dia pasti mau nyari muka". Mereka sedang mencari revia diantara kerumunan orang.


Sementara ditempat revia sudah terjadi sesuatu yang tidak menyenangkan.


Plakkk!!!


Tangan seorang gadis mendarat tepat di pipi mulus revia.


"Awwwh".revia kaget.


"Apa!dasar cewe brengsek reza itu pacar gue!!!!".dia membentak revia.


"Syela!!!kita udah putus .apa-apaan kamu".


"Ga!aku gasuka cewe murah ini deketin kamu".dia mendorong revia dan hap. Aldi menangkap nya.


"Apa yang kau lakukannn!!!!".aldi mendorong gadis itu.


"Dia pacar ku bukan reza. Urus cowo brengsek lo ini yang udah bawa cewe gua".aldi melepas kalung tadi dan melempar nya ke reza.


"Lo bawa dia tapi lo ga jagain dia .brengsek!!!".aldi menonjok reza.


"Apa-apaan kau!".reza tidak terima.


"Ini semua gara-gara lo!!!!gue sama lo udab putus gue ga peduli tentang persahabatan papa lo sama gue. Dan lo tau dia adik kk davie ravindra!!!orang yang lo tampar barusan!!!!adalah atasan kantor papa lo sendiri!!!*****!".banyak pasang mata yanv melihat dan mendengar identitas revia .


"Apa dia putri dari keluarga ravindra .dia ada di mall ini omg". Desas desus pun terdengar.


"Aku mau pergi".revia berjalan cepat keluar dan di kejar oleh sahabat nya.


"Re tunggu".aldi menarik tangan revia saat diparkiran.


Revia tampak menangis.


"Apa sakit?mana yang sakit".aldi mengelus pipi revia.


"Aldi".revia memeluk aldi.


"Udah lah re jangan sedih. Ini bukan salah kamu".daffa mengelus kepala revia.


"Haduhhh buaya-buaya gue masukin kebun binatang juga tu orang".amanda kesal dengan reza.


"Reee!!!maafin aku".reza menyusul revia.


"Lo ga liat!!!!ini gara-gara lo ".aldi terus memeluk revia .


"Tapi re....". reza terlihat ingin menjelaskan tapi, ditolak revia.


"Aku mau pulang hiks....". Revia masih dipelukan aldi.


"Jangan ganggu dia atau kau tau akibat nya".


daffa mengatakan itu dan mereka semua pergi dari sana dan reza tampak frustasi .dia pasti bingung jika kk revia mengetahui itu maka dia tidak akan bisa mendekati revia lagi.


"ssttt jangan sedih lagi oke".aldi mengusap air mata revia saat di dalam mobil.


revia menggeleng.


"oke kita pulang ya ".aldi menjalankan mobil nya.


aku kira kamu teman yang baik. tapi malah perlakuan seperti itu yang aku dapat. dan perempuan itu awas saja kau.revia.