Queen January

Queen January
sekretaris vino (part 28)



seorang gadis cantik masih menutup rapat mata nya dan seorang pembantu akan membuka pintu namun di tahan seorang pria .ya dia lah davie ravindra stevan.


tok tok tok


"re bangun sayang".


davie masuk dan mengecup pipi adik nya itu.


"hmmgggh kk".revia membalas ciuman kk nya dengan memberi kecupan di pipi kk nya.


"hari ini kamu sekolah kan mandi dulu gih, kk tunggu di bawah ya ".davie tersenyum melihat adik nya sudah kembali seperti biasa.


"iyaudah aku mandi dulu".revia mandi dan mengambil seragam nya dan berdandan . dia memasukkan hp buku dan peralatan lainnya kedalam tas nya .


"morning mam".revia mengecup pipi mama nya.


"too sayang anak mama cantik banget ".wanita paruh baya nan anggun itu mengelus pipi anak nya.


"om andika mana mah".revia duduk di kursi dan mama nya mengambilkan makanan untuk nya.


"ok andika lagi sibuk sayang ngurus kantor nya . kk km pasti juga sibuk nanti nya iya kan davie?".


"iya mah tapi aku akan selesaikan dan kembali menghabiskan waktu bersama adik tersayang aku".


"gpp ko kk jaga kesehatan ya jangan di paksain kalau kk cape . kk jangan lupa makan ".revia kembali bawel karna dia tidak ingin melihat kk nya kenapa - napa.


"siap princess kk akan ingat semua itu".semua kembali makan mereka sampai melupakan keberadaan vino di sana.


"ehemm".vino menatap revia.


"hehehe sekretaris vino juga jaga kesehatan dan makasih udah kerja keras ya ".revia tertawa melihat wajah vino yang kesal karna di kacangin dari tadi.


"emm re kamu manggil nya kk vino aja sama kayak kk davie. kan dari kecil kamu juga udah tau sama vino. jadi anggap aja kk sendiri".mama revia tersenyum dan vino tersedak mendengar nya.


"uhukkk uhukk ".vino segera minum."tidak apa-apa nyonya besar . tuam davie kk nona revia sementara saya . saya sekretaris jadi nona revia benar".


"tidak vino saya tau dulu suami saya bilang sama kamu waktu kamu kehilangan adik kamu. bahwa kamu akan kembali mendapat kan seorang adik asal kamu mau menjaga nya dan kamu yang mencari revia ,kamu sudah menjaga nya dengan baik".mama revia tersenyum.


"aku boleh manggil nya kk vino?boleh?".revia tersenyum ke arah sekretaris vino.


"emm anda berhak memanggil saya apa saja nona".vino masih saja formal pada revia.


"kk davie?".revia mempunyai ide untuk mencairkan hati vino ini.


"apa sayang".davie tersenyum melihat adik nya.


"kk ke kantor di antar supir aja ya . aku mau di antar sekretaris vino".revia memohon pada kk nya.


"iya re boleh kok gih berangkat".davie tersenyum dan mau berangkat juga mereka pamitan dengan mama nya.


revia mengirim pesan pada daffa aldi dan amanda untuk tidak mampir ke rumah nya karna dia di antar sekretaris vino.


"silahkan masuk nona".vino nampak mencoba menguasai diri nya.


"udah lah kk jangan se formal itu sama re. kk gamau ya punya ade kayak aku".re menatap vino.


"nanti anda telat nona".sekretaris vino masih tidak bergeming.


"yaudah kalau gamau punya ade kayak aku . aku kabur aja nanti".


"ja jangan nona em maksud saya re".


revia masuk mobil dan memaksa vino menceritakan tentang adik nya . karna vino sebenarnya sudah menganggap revia seperti adik nya dia tidak bisa menolak dan revia mendengarkan semua nya.


"sudah sampai ayo turun".vino tersenyum.


"yaudah aku sekolah dulu . daaa kk".revia pamit dengan vino dan keluar.


revia langsung di sambut sahabat nya yang sudah ada di parkiran.


"daaa dek". vino tersenyum sendiri mendengar ucapan nya.