
pagi ini mereka sarapan bersama dan hans jadi pusat perhatian karna dia keluar dari kamar revia dan mendorong kursi roda nya.
"loh tuan hans kenapa anda bisa berada di kamar nona revia!".
vino memandang nya sinis.
"ehem !aku bangun pagi sekali tadi dan nona revia juga terbangun.aku mendengar ia terjatuh jadi aku membantu nya apa itu salah".
hans membenarkan posisi revia dan duduk di kursi nya.
"bagus hans, kau memang harus selalu teliti menjaga cucu ku ,karna kau akan lama berada di dekat nya".
"kenapa begitu opa?".
davie bertanya.
"karna mulai dari sekarang ia akan mengawasi adik mu,dan nanti saat memimpin perusahaan dia sekretaris pertama nya".
"wahh bagus sekali".
revia tersenyum.
semua sarapan dengan tenang setelah selesai akhirnya revia membuka suara.
"opa mulai besok re boleh sekolah ga ?".
"kenapa terlalu cepat sayang .lagian pemilik sekolah itu kita kan jadi jangan khawatir".
" re bosan di rumah terus opa".
"yasudah tapi tetap dengan pengawal oke".
"baik opa"
"oh iya aku lupa . nanti ada seorang pria yang ingin menemui mu dia seumuran dengan mu".
"siapa opa ?".
"dia adalah cucu dari teman terbaikku , dia cukup tampan dia kesini hanya ingin bertemu dengan mu".
"t-tapi opa ".
"ayolah re temui saja sebentar dimanapun tempat nya nanti akan di beritahu sekarang kau harus temui dokter mu".
"biar aku temani ".
aldi mengambil alih kursi roda revia .
"baiklah kau tunangan cucu ku jadi jaga dia dengan baik".
"baik opa".
aldi keluar dan diikuti amanda dan raffa.
"guys gue ada urusan nih gapap ya gua tinggal ".
daffa menatap ponsel nya.
"ah itu gapapa daffa .selesaikan urusan mu dulu terimakasih sudah mau menginap".
revia tersenyum.
"ya dan kau cepatlah sembuh hari ini kau belajar berjalan semoga keselamatan selalu menyartai mu".
daffa mengecup kepala revia dan mencium pipi amanda setelah itu ia bergegas masuk mobil.
"sekarang gua jadi nyamuk nih".
amanda duduk di soffa ruang tamu karna di sana sudah ada dokter yang menangani revia.
"engga lah manda lo sahabat gua ga boleh gitu".
jawab revia.
dokter itu memeriksa revia dan mulai melatig revia menggerakkan tubuh nya .karna selalu minum obat jadi ia bisa segera pulih.
setelah berusaha ia bisa berdiri dan berjalan pelan ia terjatuh dan mencoba lagi akhirnya ia bisa .walaupun jalan nya masih pelan begitu
"wow nona anda sudah bisa berjalan tapi ingat benturan di kepala mu itu akan menimbulkan rasa sakit bila kau kelelahan. tapi aku janji itu akan sembuh walaupun bertahap,karna kau jatuh dari ketinggian seperti itu".
"ahh ini saja aku sudah senang makasih dokter ".
"sama-sama nona aku akan menambah vitamin untukmu supaya rasa pusing mu itu sembuh".
dokter itu meletakkan obat nya,lalu bergegas pergi.
revia tersenyum dan memeluk amanda.
"aaa gua seneng banget".
amanda tersenyum.
"iya gue juga walaupun gua ga bisa lari-larian se engga nya berjalan itu menyenangkan aku tidak mau di kursi roda terus".
"tapi ingat kau masih lemah bisa saja terjatuh nanti nya ,masih butuh istirahat".
aldi memeluk revia.
"iya aku mengerti".
hans datang dan tersenyum melihat revia tidak duduk di kursi roda itu artinya ia bisa berjalan.
"em hans jangan menggoda ku kau tau aku sudah punya tunangan".
"main-main sedikit tak apa lah".
hans megedipkan mata nya dan pergi.
"apa-apan dia itu,dia fikir aku bukan pengusaha".
aldi kesal dengan hans.
"sudahlah dia hanya menggoda mu".
amanda tersenyum melihat hans yang berhasil membuat aldi kesal.
"baiklah kalau begitu aku akan bersiap kalian ikut dengan ku ya".
revia tersenyum.
" tidak aku hari ini ingin ke salon merawat tubuh ku ini,maaf ya revia mungkin kita akan bertemu di sekolah".
"huh kau ini yasudah pergilag .dan hati-hati".
revia memeluk amanda dan amanda pergi.
"aku akan menemani mu"
aldi tersenyum.
"baiklah".
revia kekamar di bantu aldi berjalan karna ia tidak mau revia terjatuh.
setelah selesai berpakaian dan berdandan revia pamit dengan opa nya dan ia mengizinkan aldi ikut .sekarang mereka sampai di sebuah tempat makan. revia mencari meja yang sudah di tuliskan hans di sini.
"apakah itu dia".
revia yang di gandeng oleh aldi menatap pria itu. benar seperti yang dikatakan opa nya pria ini ganteng.
pria itu melambaikan tangan pada revia dan revia langsung duduk dengan aldi.
"maaf aku mengundang mu di saat kau sedang sakit".
kata pria itu.
"ahh ini tak apa tuan"
"oh ayolah jangan memanggil ku seperti itu kenal kan aku addi kenzo julian".
"emm ah ya aku revia ravindra stevan".
"dan ini tunangan ku aldi".
aldi tersenyum puas saat revia memperkenalkan diri nya sebagai tunangan revia.
sementara addi kenzo julian menatap aldi dengan tatapan tidak suka.
addi kenzo julian.
"ehem lalu aku bisa memanggil mu kenzo?".
revia menatap pria ini.
"ya tentu saja . ouh ya mau pesan apa?".
"aku tidak ingin pesan apa-apa ,langsung saja kau mau apa menemui ku?".
"kau sangat dingin padaku rupanya".
kenzo mencoba tersenyum dan menghubungi seseorang di ponsel nya.
lalu datang lah pengawal nya dengan seeokor kucing.
"ini untuk mu,sebagai salam perkenalan kita.jaga dia baik-baik untukku ".
"kucing?".
revia memeluk kucing itu dengan wajah bingung.
untuk apa dia memberi ku kucing tapi ah yasudahlah.
dia menggemaskan tapi sayang sudah memiliki tunangan.tapi aku sudah menyukai nya.maka aku akan berusaha.
kenzo.
"baiklah jika kau sudah selesai aku akan membawa tunangan ku pergi".
aldi menekan kan kata-kata tunangan nya.
"bawalah untuk sekarang.tapi nanti mungkin aku yang akan membawa nya".
"jangan melampaui batasan mu".
aldi kesal dan membawa revia pergi.