
sekarang,revia sudah berjalan mengelilingi sekolah bersama reza .reza menceritakkan tetang keluarga nya .papa reza adalah teman bisnis papa revia dulu nya . tentu nya reza tidak asing dengan nama ravindra .
"aku ga nyangka om ravindra punya anak cewe secantik ini".reza menatap bola mata coklat revia.
revia tersenyum. "jangan gombalin gue kayak gitu za".
"lah kok gue sih. yang sweet dong aku kamu gitu". reza terus menggoda revia.
"becanda mulu ih . gue mau nanya nih,kan lo udah lama sekolah di sini jadi,lo tau udah hafal dong murid-murid di sini".
"ya tentu nya ".
"lo tau selly".
"oh diaa ya gue kira dulu dia anak om ravindra ,tapi ternyata engga".
gitu ya semua orang menyangka dia anak papa. dia telah menggantikan aku selama ini tapi,dia bukan aku!!!.revia.
"lah,re kok bengong sih .hey".reza memegang pundak revia.
"emh kenapa".
"lah kok bengong emang kenapa sama selly dia juga anggota keluarga kamu kan".
"ya mungkin ".revia malas menganggap dia adalah bagian dari keluarga nya.
"tapi gue bukan mau bahas itu gue heran dia kemana dari tadi gue ga liat dia".revia berhenti di sebuah taman dan duduk bersama reza.
"ya palingan pas upacara dia cabut atau kemana gitu . lagian dia ga bakal kena marah juga kan ".
"ya karna dia mengandalkan nama papa . benarkan?".
"ya lo kayak gatau aja siapa yang brani ngelawan keluarga konglomerat apa lagi keluarga ravindra ".
reza tersenyum.
"yaudah balik yuk ".revia berjalan kembali kekelas dan reza menggenggam tangan revia.
"zaaa udah deh jangan genit".revia melepaskan tangan reza .dan berjalan duluan meninggalkan reza.
revia berjalan melewati lapangan olahraga dan terlihat beberapa siswa di sana sedang bermain basket. dan para cewe yang menyemangati kapten basket itu tentu nya .dia selly.
nah itu dia . awas kau nenek lampir . huh dandanan nya saja setebal itu . kayaak nenek lampir beneran.revia.
revia sibuk mengamati selly dan bola basket itupun mendarat di lengan revia cukup keras. karna pergelangan tangan nya masih luka . itu menambah rasa nyeri .
bugh!!!!
"awwwwhh".revia hampir jatuh karna bola itu dan tangan nya makin sakit.
ada seseorang yang tersenyum disana siapa lagi kalau bukan selly.
"maaf -maaf gue ga sengaja".seorang kapten basket itu menghampiri revia dan memegang pergelangan tangan nya.
"awwhh sakitt .lo gimaa si ".reza melihat itu pun langsung menghampiri.
"heh lo apain dia hah".reza menarik cowo itu.
"gue ga sengaja za . gue bakal tanggung jawab!!!".
revia pun meninggalkan mereka karna tangan nya makin nyeri kalau hanha berdiri di sana melihat perdebatan mereka.
"tangan gue awwwhh".tangan revia kembali mengeluarkan darah.
revia masuk kedalam kelas dengan menyembunyikkan tangan nya.
"re dari mana aja".adli menghampiri revia.
"owh tadi keliling doang".
"emh yaudah sini duduk".aldi menarik tangan revia dan sial nya itu tepat pada pergelangan tangannya yang sakit.
"awhhhh ".revia meringis kesakitan dan menarik tangannya kembali.
"kenapa re ".aldi melihat tangan revia .
"itu kenapa hah!kamu habis sama reza kan! kenapa bisa gini tangan kamu. dia apain kamu sih!. mana tu anak".aldi mengoceh dan membuka perban pada tangan revia.
revia duduk dan menahan rada sakit pada tangan nya.
"omg reee tangan kamu kenapa".manda yang berkata seperti itu membuat orang di kelas itu memperhatikan revia.
"ssstt manda gpp kok ini tadi tu".belum selesai revia ngomong di potong oleh aldi.
"apa?tadi apa hah !gausah pergi sama reza lagi!awas kamu. masa bisa luka gini tu anak kerjaan nya ngapain . ngejagain 1 cewe aja ga becus".
"so sorry itu salah gue. gue ga sengaja ,maaf ya ".cowo itu mengulurkan tangan nya.
"maaf-maaf lo liat-liat dong kalau main. makanya ngeliat tu pakai mata ini. bukan mata kaki".aldi membersihkan luka revia dengan tisu.
"awhh sakittt".revia meringis.
"mending lo bawa re ke UKS aja di".daffa memberikan saran.
"ya udah yuk re ,apa lo!gue colok juga tu mata".aldi menggertak cowo itu.
"aldii ihh udahh ".
setelah mengobati luka revia dan jam pelajaran pun berlalu sekarang revia sudah berada di rumah di antar kan oleh aldi . sedangkan daffa dan amanda membawa mobil masing-masing. mereka turun dari mobil . mereka juga akan membiasakan menggap rumah re adalah rumah mereka.dan rumah mereka juga rumah re juga.
"selamat datang nona dan tuan muda".pengawal menyapa mereka.
"revia masuk kedalam rumah dan duduk di sofa ruang tamu".
"eh anak-anak mama udah pulang . ayo makan dulu".
mama revia menghampiri putri nya dan anak-annak dari sahabat nya.
"iya tante nanti kita nyusul mau ganti baju dulu". amanda tersenyum.
"baiklah ".mama revia menuju meja makan melihat apakah makanan nya sudah siap.
"yaudah ganti baju yok ah gue laper".aldi mangambil tas nya dan memasuki kamar .
sekarang revia aldi daffa dan amanda sudah di meja makan.mereka makan bersama .
"re gimana sekolah nya kamu suka?".mama revia bertanya di sela-sela makan.
"emhh re suka mah".revia kesulitan menggunakan tangan nya karna masih nyeri.
"loh sayang katanya tangan kamu udah gapapa kok kamu kayak kesakitan gitu".
"yaiyalah tan tadi di sekolah ada siswa main basket. ya kena deh lengan revia berdarah lagi. tadi juga di kantin ada yang ganggu revia. katanya re cewe centil lah . seenak nya aja mereka gangguin kita makan tadi".
amanda menyerocos dan tidak sadar di tatap dengan tajam oleh revia.
ni anak yaa di saring dulu kek ngomong neng .masalah kek gitu pakai di aduin.revia.
"apa!?bener itu re?siapa nama mereka .berani-berani nya dia mengganggu putri ku".
"engga apa apa mah lagian re gpp".
"re! mama gasuka ada yang ganggu kamu. mama gamau kehilangan kamu lagi. karna kamu selalu bilang gapapa .padahal ,kamu ga baik-baik aja".
"ya re tau mah tapi kan..."belum selesai revia bicara sudah di potong lagi.
"pengawal sini kamu. telfon pihak dari sekolah revia kenapa anak saya bisa seperti ini . berani-berani nya mereka,lakukan apapun yang harus dilakukan !faham!".
"baik nyonya saya mengerti ". seperti nya ity adalah kepala bodyguard di sini .
"sorry ya re ini demi kebaikkan lo and aku ga suka kamu di ganggu kayak tadi".amanda membisikkan pada revia.
"kebaikkan apa malapetaka".revia cemberut sementara amanda senyum-senyum . dia tau apa akibat dari orang yang berani menganggu mereka.
selesai makan mereka pamit pulang karna sudah di tunggu oleh orang tua mereka pasti nya.
"gue pulang dulu ya re ".amanda cipika cipiki dengan revia.
"oke hati-hati ya ".
"aku juga pulang ya".aldi mengecup kepala revia sementara daffa mengacak-acak rambut nya dan mereja semua pun kembali ke rumah masing-masing.
daffa house
habis dari rumah revia,gue langsunb balik ke rumah dan saat masuk gue di sambut oleh adik perempuan gue. calystia .
"heyy kapan kau berada di sini kesayangan ku".daffa mencium pipi adik nya.
"baru juga sampai ,capekkk".calystia bergelayut manja di lengan kk nya itu.
"hhhh yaudah istirahat ya".daffa mencubit pipi adik nya itu.
di antara mereka ber 4 yang mempunyai adik adalah daffa. sedangkan revia mempunyai kk. amanda dan aldi mereka adalah anak tunggal.
sebelumnya nya adik daffa memilih tinggal di luar negeri. tapu tentu nya dia tidak bisa menahan rindu pada kk nya. meskipun orang tua nya bolak balik ke luar negeri. tapi kk nya menetap di sini.
sedangkan di sisi lain revia sibuk menantikkan kk nya dan kabar dari adik nya rey.
kapan dia akan ada di sini. aku merindukan mereka