
revia sekarang berada di rumah Aldi . mereka masuk dan aldi memperlihatkan 2 pasang kelinci kepada revia.
"wahh ... mereka lucu banget".
revia tersenyum.
"yah,kau suka?".
"suka banget".
revia tersenyum dan memberi makan kelinci itu.
"kita akan rawat mereka mau kan?".
"mau ,aiss mereka gembul sekali ".
revia mencubit pipi kelinci nya.
"eh sayang jangan di gituin ,sakit ntar kelinci nya".
"aku mau bawa pulang yang ini".
revia menggendong kelinci berwarna putih.
"jangan re,sedih dong dia pisah sama pasangan nya".
aldi mengusap-usap kelinci yang satu nya .
"iya deh ".
revia cemberut.
"nanti kalau mau lihat kelinci nya kamu sering-sering aja ke sini kan gampang".
sementara itu ponsel revia berdering dan ternyata itu dari opa nya.
"opa?".
revia mengangkat telfon tersebut.
"hallo opa ada apa?".
"pulang sekarang,opa mau atur pernikahan kamu dengan addi Kenzo julian".
tiba-tiba opa nya mengambil keputusan begitu.
"a-apa?opa becanda kan?".
"apakah opa terlihat becanda?".
"tapi opa revia udah tunangan sama aldi!!!!".
revia menaikkan suara nya.
"pulang!!!!".
opa revia mematikan telfon begitu saja.
aldi yang melihat itu langsung merangkul revia.
"hey kenapa?".
revia mengusap wajah nya .
"opa dia mau aku nikah sama kenzo".
"apa!!!".
aldi sangat kaget mendengar itu.
"aku pulang dulu"
wajah revia sangat tidak bersahabat sekarang.
"sayang hei aku anterin yah".
aldi menarik tangan revia dan mengantarkan nya sampai di mansion kakek nya.
tidak ada percakapan di antara mereka .revia sibuk dengan pikirannya .revia masuk rumah dan melihat ada kenzo dan orang tua nya disana.
"kemarilah".
sahut opa revia.
revia datang dan mata nya sudah berkaca-kaca.bagaimana tidak dia tidak menyukai kenzo.
"kalian mengobrol lah dulu biar saling kenal".
ucap opa nya.
"opa! re gamau".
revia mengehentak-hentakkan kaki nya.
"kenzo!!".
opa revia memberi kode dan kenzo menarik revia bicara di balkon kamar nya.
revia hanya duduk dan menangis.
"aish kau ini kenapa?".
"kau fikir saja sendiri!!!apa tujuan mu meminta hal ini pada kakek!kau tau kan aku sudah bertunangan!aku mencintai aldi!dari pada menikahi mu... lebih baik aku mati!!".
"segitu benci nya kah kau kepadaku?".
"keluar lah dan katakan pada orang tua mu untuk membatalkan hal konyol ini".
"tidak!aku menyukai mu lalu kenapa aku harus menyia-nyiakan kesempatan ini".
kenzo mengelus pipi revia.
"singkirkan tangan mu!!!".
revia berteriak.
"jangan berteriak pada ku!apa hebat nya aldi itu hah,atau aku bunuh saja dia".
Kenzo tersenyum devil.
"apa kau kehilangan akal!".
revia berdiri dan menampar kenzo .
"kau!!!".
kenzo mendorong revia dan terjatuh ke soffa ,kenzo menahan tubuh revia di sana.
"lepaskan aku!!!".
revia berusaha bebas dari kenzo.
"tenanglah aku ini calon suami mu ,faham".
kenzo mengecup pipi revia.
dengan kesal revia menendang senjata kenzo dan tentu saja ia kesakitab.
"aaaaa!!!reviaaaaaa aisshhh".
revia berdiri dan menelfon aldi Untuk membantu nya kabur dari sini dan menceritakan kelakuan kenzo.
"kau mau kemana hah".
kenzo menarik tangan revia.
"aku mau ke rumah calon suami ku kenapa?aku ingin tidur dengannya".
revia berkata begitu agar kenzo menjauhinya .
revia menarik kenzo keluar agar kakek nya berfikir revia pergi dengan kenzo .sampai nya di gerbang aldi sudah berada di sana.
"sayang kau baik-baik saja?".
aldi memeluk revia.
"aku tidak apa-apa !ayo pergi".
revia masuk mobil dan aldi menghampiri kenzo.
"jangan berharap revia bisa sama lo,dia udah lama sama gua ,dan hannya milik gua".
"kita liat aja nanti".
kenzo membiarkan aldi membawa revia.
aldi Sekarang sedang di kamarnya bersama revia .entah kenapa revia tidak mau jauh dari aldi .
"ayo tidur lah".
aldi mengusap pipi revia.
"aku takut".
"apa yang kau takutkan sayang?".
"aku takut kakek benar-benar menikahkan ku,kau tidak khawatir?".
"hmm kemarilah".
aldi memeluk revia dengan sayang.
"bagaimana aku tidak khawatir,kalau begini aku ingin cepat-cepat menikahi mu ".
" tapi bagaimana....huh?".
revia memeluk erat aldi.
"mama dan kak davie kan setuju dengan hubungan kita. bahkan kita tunangan saja semua orang juga tau,dan menikahi Kenzo itu aku akan pikirkan rencana nya nanti".
"berjanjilah.....,aku tidak ingin menikahi nya".
revia menatap mata aldi.
"iya sayang Sekarang tidur lah".
aldi mengelus-elus kepala revia dan tak lama kemudian revia sudah tertidur dengan pulas.
aldi menatap wajah revia dan mengecup kedua pipi nya.
"huh andai saja kita menikah pasti menyenangkan bisa tidur dengan mu setiap hari".
aldi tersenyum,dan ia memeluk revia untuk menyusul kekasih nya itu ke alam mimpi.