Queen January

Queen January
promise(part 61)



pada malam hari teman-teman gavin datang dan mereka fokus belajar dan setengah jam kemudian mereka hanya berbincang-bincang.


"eh,gua ga nyangka lo adek nya revia ravindra stevani ".


kata salah satu teman gavin.


"emm ya sebelum nya gua juga ga nyangka sih tapi itulah kenyataan nya ".


gavin tersenyum.


"kenalin dong kita sama kakak lo ,ayo dong".


desak mereka.


"emm yaudah bentar".


gavin menaiki tangga dan menuju kamar revia.


"kak?".


gavin masuk dan melihat revia ada di meja rias nya ,sedang menyisir rambut.


"kenapa".


"turun bentar yuk,teman-teman aku mau kenalan katanya".


"ouh yaudah bentar".


revia merapikan rambut nya dan turun bersama davie .


"ini nih kakak gua ,revia ravindra stevani".


"eh hai salam kenal kak gua varell".


"gua dimas dan ini gio".


"eh gua mau ngenalin diri gua sendiri,nyosor aja lu".


gio protes.


"hehehe udah gapapa,salam kenal ya semua".


revia tersenyum.


"btw,kak re ini udah ada doi nya belum?".


tanya varel.


"udah dong!apa lo mau ganjen!!!siap-siap aja menerima kemaharan aldi ".


jawab gavin.


"yahh udah punya pacar ternyata".


varel nampak kecewa.


"lo boleh ambil kalau berani sama kak aldi".


sambung gio.


"gua masih mau idup,gila lo ngadepin dia kalau udah marah ihh serem".


varel melempar tatapan sinis nya pada gio.


"Gapapa kan kita bisa bertemab ga harus pacaran".


revia melerai perdebatan kecil mereka.


"nah bener tuh ".


dimas setuju.


"ouh ya gavin Michelle mana?".


revia membisikkan itu sepelan mungkin.


"udah ke rumah papa nya mungkin dia kan sesuka hati nya aja keluar masuk dari sini".


jawab gavin.


"yaudah lanjutin belajar nya ya aku mau ke atas dulu,selamat malam".


revia pergi ke kamar nya dan ponsel nya pun berdering.siapa lagi kalau bukan aldi.


"hallo".


revia mengangkat telfon nya.


"hay sayang belum tidur?".


"belum ".


"lagi apa kamu".


"ga ada cuman tiduran aja ".


"sama siapa?gavin ya ".


tebak aldi.


"ga aku sendiri,gavin aja lagi belajar sama teman-teman nya".


"ouhh trus kamu gangguin temen-temen gavin?".


"ishh engga!cuma kenalan aja ! negatif thinking banget!!!".


aldi terkekeh.


"udah ah aku mau tidur".


"aku temenin ya".


"gausah".


jawab revia jutek.


"yaudah kamu bobo besok aku jemput gausah bawa mobil oke".


" emm yaudah deh ".


"yaudah tidur gih".


perintah aldi.


"iya good night".


"itu doang???".


protes aldi.


revia tau aldi menginginkan lebih dari itu.


"ish good night sayang mwuah".


"heheehe nah gitu dong daaa kesayangan ".


"daaa".


revia mematikan telfon dari aldi.revia membersihkan diri ke kamar mandi dan setelah itu tidur.


pagi hari revia bangun ,ia mandi dan bersiap kesekolah setelah itu turun untuk sarapan.


"pagi kak davie, kak vino".


revia mengecup pipi mereka.


mereka tersenyum melihat revia ceria seperti ini.


"pagi mah".


revia juga mengecup pipi mama nya.


"pagi sayang".


jawab mama revia.


"gavin mana mah".


"lagi siap-siap kayak nya ".


gavin keluar dari kamar nya saat revia baru saja mulai sarapan.


"pagi semua".


gavin langsung duduk.


dan di balas senyuman oleh semuanya


"kalian sekolah yang bener ya kakak mau keluar kota sama vinno tapi keamanan kalian dan segala aktivitas nya tetap di pantau".


"yah kakak lama dong di sana nya".


revia cemberut.


"paling semingguan sayang nanti kakak akan usahain cepet pulang deh".


davie tersenyum.


"kak davie sama kak vino jaga kesehatan yah".


"siap".


jawab mereka kompak.


selesai sarapan revia memeluk davie dan davie pun mengecup seluruh wajah adiknya itu.


"janji sama kakak kamu akan baik-baik aja".


davie mengulurkan tangan nya untuk berjanji.


"oke promise".


jawab revia.


"yaudah berangkat gih".


"daaa kakak ".


revia tersenyum .


"kak vino juga yang fokus ya kerja nya".


revia memeluk vino dan tersenyum.


"siap nona muda".


vino terkekeh karna memanggil revia dengan sebutan itu.


revia pamit pada mama nya dan pergi kesekolah karna aldi sudah menunggu di depan rumah nya.