Queen January

Queen January
melamar Clara (part 80)



Pagi ini davie ravindra stevan datang ke mall milik clara, davie segera menanyakan keberadaan gadis itu dari karyawan nya.


Clara keluar dari ruangannya dan melihat davie dan melihat disebelah nya tidak ada revia, karna clara lebih suka berbicara dengan adik dari davie ini.


kenapa dia kesini?


batin Clara.


"Anda ada perlu apa ? ".


Ucap clara to the point.


" will you marry me? ".


Ucap davie yang mengagetkan.


ia berjongkok didepan Clara dengan sebuah cincin ditangannya.


" hah? ".


Clara menunjukkan raut wajah tidak mengerti.


" apakah kamu mau menikah dengan ku? Clara falisha".


Ucap davie tegas.


"Aku? Apa kamu waras? Kita bahkan tidak kenal tuan dan sekarang anda datang melamar saya .


are you crazy? ".


Clara sedikit kesal dengan ungkapan davie yang tiba-tiba tentu saja ia kaget dengan semua ini.


" apa salah nya? Aku menyukai mu Clara dan kau juga sangat perhatian pada adikku. Sejak hari itu aku menyukai sifat mu, dan ya aku banyak mencari tau informasi tentang dirimu dan aku menyukai mu".


Ungkap davie.


"Jangan salah paham dengan ku, semua orang akan melakukan apa yang aku lakukan pada adikmu. Jadi maaf aku sibuk".


Ucap Clara ingin meninggal davie.


" tunggu, please aku mau kita bicara sebentar bisa? ".


Ucap davie.


" huft. Kamu mau apa lagi? ".


Ucap Clara.


" please kita bicara sebentar ".


Davie memegang tangan Clara.


" yaudah iya ngomong aja disini ".


ucap Clara jutek.


" jangan disini, gimana kalau kita nyari tempat yang pas buat ngobrol ".


Usul davie.


Mereka pun pergi ke Sebuah Danau.


Lalu sesampainya disana mereka berbicara soal pernikahan.


" jadi bagaimana menurut mu? bukan kah menikah adalah tuntutan dari keluarga kita, jadi tidak ada salah nya bukan? ".


tanya davie.


" ya, akupun lelah terus didesak menikah oleh orang tuaku".


pasrah Clara.


Setelah berbincang cukup lama akhirnya mereka memutuskan untuk menikah.


Davie merasa lega, dan tidak ragu lagi menjawab pertanyaan mamanya, karna Clara pun setuju menikah dengannya.


Davie pun memberikan cincin berlian mewah kepada Clara sebagai tanda bahwa Clara akan menjadi calon istrinya.



Cincinnya indah banget. batin clara


Kebetulan Revia yang sedang berjalan dengan keempat sahabatnya pun tidak sengaja melihat Davie yang sedang melamar Clara.


Amanda dan daffa pun bengong melihat nya.


Sontak mereka berempat berteriak


" Cieeee- Cieeee Kak Davie ternyata udah ngga jomblo lagiii".


Davie dan Clara itu pun menoleh dan merasa sangat malu yang diiringi dengan salting brutal.


Revia berlari dan memeluk Clara dan berbicara.


"Waahhh kak Clara bakal jadi kakak aku donggg, kita bakal bisa shopping barengg dan aku punya temen dirumahh".


Ucap Revia dengan wajah berbinar. ia senang mendapatkan ipar seperti Clara.


Revia pun menarik dan mengajak Clara ke Cafe untuk makan siang bersama.


Ia melupakan Ketiga sahabatnya dan kakaknya saking bergembira menyambut Clara.


Sesampainya di Cafe Ketiga sahabat nya memasang wajah cemberut.


Dan Amanda berkata" Seneng sih seneng tapi jangan ninggalin kita juga kali Re!!".


".Hehehe,peace ".✌(◕‿-)✌.Ucap Revia.


Lalu Revia mengenalkan Clara ke ketiga sahabatnya.


" salam kenal semua".


Ucap Clara ramah.


"Salam kenal juga kak".


Ucap mereka ber-3.


" jadi kita bakal nikah bareng dan ini calon adik ipar aku ya".


Clara menunjuk aldi.


"Hehe iya kak".


Ucap Revia.