Queen January

Queen January
kehancuran (part 25)



orang tua dari para sahabat revia kini telah pulang karna kk davie dan om andika ingin semua masalah ini selesai dulu.


sekarang di rumah kediaman keluarga ravindra ada seorang dokter dan suster sedang sibuk mengobati .


davie ravindra menatap nanar adik nya itu .


"emm davie,daddy minta maaf ga bisa jagain re ". om andika duduk di sofa bersama davie menunggu dokter selesai memeriksa dan mengobati re.


"ga dad ini bukan salah daddy , tapi davie juga ga bisa jaga re ".


davie menatap adik nya itu.


"bagaimana keadaan adik ku".davie bicara dengan dokter angga yakni sahabat nya.


"dia baik-baik saja hanya kondisi nya sedikit lemah. aku sudah berikan suntikan . aku ingat kan untuk menjaga nya karna hal buruk bisa saja menimpa nya saat fikiran nya sedang buruk".angga menjelaskan sbgai dokter dan juga kasihan dengan davie.


"gue ga akan biarin itu kalau dia kayak gitu lagi mending gue ga ada di dunia ini".davie mencengkram sofa .


"davie jangan bicara seperti itu".om.andika menepuk pundak davie.


"aku ga bisa om liat adek yang aku sayangi kayak gitu . aku pengen liat princess kecil aku bahagia ".davie kembali meneteskan air mata. pemandangan langka yang di lihat oleh rangga.


"sabar bro , em yaudah gue saranin lo gausah jauh-jauh dari revia dan kalau ada apa-apa lo kabarin gue . gue pasti datang. sekarang gue permisi,om saya permisi dulu".


andika berpamitan dan keluar bersama suster di antar pengawal.


sementara itu aldi daffa dan amanda masih di rumah revia dan berada di kamar masing-masing mengkhawatirkan sahabat nya itu.


aku tau apa yang kamu rasain re. sakit ,aku juga begitu bahkan aku gatau bagaimana wajah papa aku.aldi.


aldi tengah duduk di sofa kamar .


dan memandang dinding di mana di sana foto nya dan sahabat nya waktu kecil.


setiap kamar sahabat revia terdapat foto seperti itu.


dan di rumah aldi daffa dan amanda juga ada kamar khusus untuk sahabat mereka.


sementara di kamar revia . om andika sudah tidak ada karna davie ingin hanya dia yang menjaga revia.


"kalau kamu terus nyakitin diri kamu. kk akan nyusul papa . kk gamau liat kamu kacau kayak gini".


davie mengelus kepala adik nya itu.


"aku ingin kamu kayak dulu. penuh keceriaan .kk juga sedih atas kepergian papa . makanya kk gamau kamu kenapa-napa dan ninggalin kk. kk gamau kehilangan orang yang kk sayang lagi".davie mengelus tangan adik nya yang terluka itu.


-


-


-


pagi hari tepat pukul 5.30 revia mulai terbangun dan merasakan ada tangan yang melingkar di perut nya.


"hmm,kk".revia mulai membuka mata nya melihat sekitar dan melihat kepala dan tangan nya di perban.


papa kenapa re ga bisa lihat papa lagi.revia.


revia menangis lagi tanpa suara. dia mulai melangkah kan kaki ke kamar mandi dan tentu saja davie terbangun.


"hoamzzz,re?kamu udah sadar".davie mencium pipi adik nya itu.


revia duduk dan mulai melangkahkan kaki dengan tubuh yang lemas itu.


"re,sayang.mau kemana?".davie memegang tangan re mengiringi langkah nya.


"kamar mandi". re menatap mata kk nya yang sembab karna menangisi nya itu.


"em kamu ga akan kayak kemaren lagi kan".tentu saja terbesit rasa khawatir di hati davie.


revia menggeleng dengan tatapan kosong.


"yaudah pelan-pelan ya nanti pusing. kalo sampai re kayak gitu . kk juga akan nyusul papa ".davie mengelus pipi re.re terlihat kaget mendengar kata-kata kk nya.


revia ke kamar mandi dan mencuci wajah nya dan membersihkan diri nya . revia keluar dengan dress hitam selutut dan perban nya yang basah . re berjalan ke balkon kamar.


"re,re mau kemana".davie memeluk revia dari belakang.


"mau duduk di sana".re duduk di sofa sehingga dia bisa melihat lantai bawahbtepar nya area taman


"sini kk gantiin perban nga dulu".revia duduk dan fokus dengan tangan dan selanjut nya dahi re.


ada rasa bersalah di hati re melihat kk nya seperti sekarang. menangis dan tidak memperhatikan kebahagiaan diri nya sendiri.


tapi ini kabar yang menyakitkan bagi revia.


"kk?".revia menatap davie.


"iya dek kenapa".,davie merapikan rambut revia dan mengikat nya walaupun dia tak terlalu bisa.


revia mengelus pipi kk nya dan mencium nya.


"re sayang ga sama kk?".davie memeluk dan mencium kepala adik nya itu.


"re sayang sama kk. sayang banget".


"jadi kalau re mau liat kk bahagia . kebahagiaan kk sekarang hanya ingin melihat adik kk ini ceria lagi ".


"tapi ...re mau papa kk".


"sini duduk sama kk".davie mendudukkan revia di paha nya dan memeluk nya dari belakang


"kenapa?".


"lihat matahari yang mulai terbit itu?cantik kan. sama kayak kamu kalau tersenyum".


davie terkekeh menghibur revia.


"emm".re menatap matahari itu . indah ya memang .


"itu menandakan kehidupan di mulai . kita ga boleh nyerah. re harus tau banyak di luar sana orang yang takdir nya lebih miris ".davie mengelus rambut re.


"banyak bayi di buang anak yang di telantar kan. padahal mereka ga salah kan?kita ga bisa milih . kita akan di lahirkan di rahim siapa dan dimana dek,tapi kita harus bersyukur re masih punya kk. daddy,bunda,sahabat re. banyak orang yang sayang sama kamu,kalau kamu sedih kk juga sedih apalagi aldi..aldi juga ga punya papa. dia sedih tapi tegar karna ada bunda nya ada kamu daffa dan amanda .


emm re tau kk . tapi ini di rencanakan bukan takdir. baiklah aku ga boleh terpuruk . aku akan perlihatkan pada selly itu bahwa akh bukan re yang dulu dan buat orang orang yang suka menindas orang di bawah nya di sekolah nanti lihat saja akan ku beri pelajaran. jangan salahkan aku sedikit kejam,aku akan baik. hati hanya pada manusia bukan pada iblis.revia.


tok tok tok


suara pintu terdengar di ketuk.


"masuk".kk davie melihat pelayan yang datang. dia bi dedeh .


"tuan sarapan sudah siap nyonya menunggu anda".


"baik bi . bilang sama mama aku akan kesana sama re ".


"wahh nona muda udah siuman ya . ternyata di lihat dari deket nona cantik ya mata nya kayak tuan besar".bibi itu memperhatikan aku .


"hm iya dong bi adek aku gitu pasti cantik lah".davie mencium pipi adik nya itu.


"baiklah permisi tuan dan nona muda".bibi itu keluar.


"ayo kita sarapan princess kecil ".


"aku udah gede kk".


"tapi bagi kk kamu tetap princess kecil kk".


davie mengendong revia menuruni tangga tentu saja di tatap oleh orang di meja makan terutama bunda .


"kk turunin malu".


"malu kenapa . gendong ade sendiri juga, ga ada salah nya ".davie senyum menatap adik nya ith.


"ouhh ternyata anak manja ini kembali lagi".terdengar ucapan selly di ambang pintu.


kau tepat waktu datang pagi begini di saat aku ingin melenyapkan mu baik akan aku sambut kau.revia.


"maaf tuan aku sudah melarang nya masuk tapi dia tetap memberontak".seorang pengawal menunduk.


"berani nya kauuuuu datang ke sini".amanda langsung berdiri melihat selly.


"tunggu amanda . biarkan saja dia aku ingin menyapa nya sebentar".revia tersenyum miring dan melangkah ke arah selly.


"aku tidak butuh di sapa oleh mu".selly menatap revia.


revia mengambil jus di meja makan dan menyiramkan nya pada selly dan menarik rambut nya.


"heii apa yang kah lakukan padaku. pengawal!!!!".


"hahaha lucu sekali .dasar payah kau fikir kau dimana ini rumah ku keluarga ku dan itu pengawal ku. dan ingat aku anak ravindra!!!!!".revia berteriak di telinga selly dan memelintir tangan nga ke belakang.


"lepaskan aku".selly sedikit kaget melihat revia yang biasanya hanya diam sekarang menyiksa nya.


"n nona muda ".vino menatap revia.


"jangan ada yang berani menghentikan ku karna ini baru awal saja nona selly aku akan menghancurkan mu menjadi debu".revia menginjak kaki selly.


" dan kau tau.sekarang aku menyukai darah manusia .aku akan menantikan itu selly . tetesan darah mu."revia membisikan itu dan membuat selly takut.


"pergi lah sebelum aku menyuruh orang untuk membunuh mu beserta ibu mu itu!!!!".


amanda tersenyum puas melihat selly bahkan itu belum cukup karna dia seenak nya menggunakan nama keluarga ini dan sekaan-akan dialah putri ravindra.


"bekukan kartu kredit nya jangan per boleh kan dia masuk ke mall milik keluarga ku dan tempat wisata. pajang foto nya di depan mall itu sebagai orang yang tidak di akui keluarga ravindra". revia mengatakan itu kepada vino.


"b-baik nona muda".


itu belum apa-apa hanya menyambut mu saja lihat pembalasan ku selanjut nya.revia.