Queen January

Queen January
kantor kak davie(part 44)



revia berjalan beriringan dengan aldi sambil bergandengan tangan.


"emmm...sayang".


aldi menatap revia.


"hmm".


aldi menjawab dengan sebuah deheman.


"aku sayang kamu".


aldi tersenyum.


"aku tau itu".


revia tersenyum,aldi juga.dia tidak tau kenapa kalau didekat revia dia jadi kekanak-kanakan.


tiba-tiba dari belakang mereka ada 2 orang yang siap mengagetkan mereka.


"dooor!!!!!".


amanda dan daffa bertertiak keras di telinga revia dan aldi.


"ihhhh kaliannnn!".


revia kesal melihat tingkah sahabat nya itu.


"pacaran mulu... serasa dunia ini milik berdua yang lain mah ngontrak".


amanda terkekeh.


"sirik aja lu nyet".


aldi menatap amanda.


"eitsss.makan-makan nya jadi kan".


daffa menaik-turunkan alisnya.


"jadi dong tenang aja".


selepas sekolah sekarang mobil ke 4 nya menuju sebuah cafe .mereka memilih meja dan memesan makanan masing-masing.


"congratulation ya buat kalian".


amanda tersenyum sambil minum.


"makasih".


revia dan aldi menjawab serentak.


setelah cukup lama,revia memutuskan untuk pergi kekantor kak nya karna dia tidak pernah datang kesana sebelum nya.


"emm guys".


revia menatap sahabatnya.


"kenapa sayang".


aldi mengelus kepala revia.


"aku pergi duluan ya,aku mau kekantor kak davie ".


"oke hati-hati ya sayang".


"baiklah".


"eits sini dulu".


aldi menahan tangan revia dan tersenyum.


"hmm...apa aldi".


"panggil aku sayang,aku ini kan pacar mu".


"baiklah sayang aku mau pergi oke".


"mwuah".


aldi mencium dahi revia.


"ingat hati-hati aku gamau kamu kenapa-napa ,nanti aku kerumah kamu".


"baiklah aku duluan ".


revia mengecup kedua pipi aldi,daffa dan amanda.


revia memarkirkan mobil nya di halaman kantor kakak nya yang luas dan keluar dengan baju yang telah ia ganti menjadi dress sepaha .


"permisi,nona anda mau bertemu siapa".


salah seorang satpam disana bertanya pada revia.


"mau bertemu tuan davie ravindra".


"baiklah silahkan masuk".


dia menunduk dan revia masuk dan menuju ruangan kakak nya.


"mmm, yang mana ya ruangannya".


revia mencari dan sudah hampir memegang handle pintu dan salah seorang wanita menahan revia.


"gadis kecil! mau kemana kau".


wanita itu menarik tangan reva.


"awwhhh lepaskan tangan ku!!!".


revia menjerit.


"kau ini tidak tau sopan santun ya!mau apa kau ke ruangan tuan davie!cari mati".


dia menggertak revia.


"kau yang cari mati!!!".


ah tunggu jika aku melawannya maka itu tidak seru ,akan lebih baik aku terlihat tersakiti saja hhhh liat saja apa yang akan kak davie lakukan jika kau menyakitiku .revia.


"keluar dari sini!!!!siapa yang sudah memberi mu izin untuk masuk".


"kau akan menyesal jika tau siapa aku".


revia tersenyum sinis.


"kenapa aku akan menyesal".


cewe itu berkacak pinggang.


"karna jika kantor ini berada di tangan ku aku akan menghancurkan orang yang mempunyai keangkuhan seperti mu!".


"kau fikir kau siapa!!!!!!".


plaakkk


tamparan nya mendarat mulus di pipi revia dan dia mendorong revia.


revia kesakitan.


"berhenti!!!".


vino menarik wanita itu dan menyakiti tangannya.


"tuan kenapa kau memarahiku bukan nya dia!!!".


davie ravindra keluar dari ruangannya untuk makan siang namun ia mengurungkan niat nya karna melihat adiknnya dengan keadaan acak-acakan.


"siapa yang berani menyentuh adikku!!!!!!!".


davie mengampiri revia.


"sayang ,kamu gapapa?".


davie membantu revia berdiri dan revia pingsan.


emmm akting dikit gapapa kali. masa aku terus yang teraniaya heheeh .revia.


revia bermain halus. karna jika dia membalas dengan kasar itu tidak seru. apalagi dia senang jika davie menghawatirkan nya.


"re!!!revia!!!".


davie panik dan sangat emosi.


"kau akan tau akibatnya".


vino mendorong wanita itu hingga menjadi tontonan semua karyawan.


"perhatian semuanya!!!".


davie sudah menidurkan revia disoffa ruangan nya ia kembali ke tempat semua karyawan nya berada dan mengumpulkan semua karyawan nya.


"siapapun yang berani menyentuh adikku seperti wanita tidak tau malu ini!!!!akan rasakan akibatnya!!!jangan lancang menyentuh wanita kesayangan ku,dan kau?kau fikir kau siapa?dia bahkan berhak memecat siapa saja Disini,karna dia lah penerus dan pewaris kantor ini dan setiap keinginan nya akan kukabulkan".


davie mendekat dan menampar wanita itu.


"kau di pecat!!! dan kau tidak akaan diterima di kantor manapun meskipun kau lulusan luar negeri aku tidak peduli!!!seret dia keluar dan lakukan apa yang telah dia lakukan pada adikku !!!!".


davie dengan emosi masuk kedalam ruangan nya dan menghampiri revia.


revia hanya berpura-pura saja,memang sih pipinya sakit, tapi tidak terlalu parah.


cupss


davie berkali-kali mengecup pipi adiknya .dia menarik revia kedalam pelukkan nya revia seperti anak kecil .revia berada di atas pahanya dengan kaki nya di kedua sisi paha davie .revia bersandar pada dada bidang kk nya.


"emghhhh".


revia mulai bangun.


"sayang!mana yang sakit ?mana?kakak minta maaf. kakak gatau kamu bakal kesini".


"kak".


revia memeluk davie erat.


"apa sayang".


davie menatap revia yang mendongakkan kepala nya .


"sakit".


revia bermanja pada davie.


"baiklah kita kerumah sakit".


"tidak mau".


revia menggeleng di dada davie.


"oke kamu mau apa".


"mau kakak".


revia terkekeh.


"emghhh kau ini".


revia mendapat kecupan dari davie.


"kakak hantikan ini benar-benar sakit!oh ya.kenapa wanita itu menyebalkan sekali".


"heii .... maaf oke tidak ada yang akan menyakiti mu lagi oke, selly saja sudah ku atasi".


"hmm benarkah bukan kah dia adikmu".


"heiii heiii tidak begitu...cuma kamu re adik kakak satu-satunya. bahkan aku bisa membunuh nya, untuk mu".


" bisa aja ngerayu nya, tapi jangan bunuh dia kak".


revia memeluk kakak nya.


"baiklah kita kompres luka mu".


davie meletakkan kepala revia di pahanya.


davie mengobati revia dengan hati-hati dan kesal melihat adiknya masih saja disakiti seperti ini.


"oh iya kei udah lama ya ga kerumah".


"dia kan sekolah,sama kayak kamu nanti juga bakal kerumah kan biasanya gitu".


"hmm jadi kangen".


"mmm kakak mau nanya".


"apa".


"kamu dan aldi.... emm pacaran?".


"ti-tidak".


"jangan membohongi kakak mu. aku punya banyak mata dan telinga".


"wkwkwkwwk alien dong".


revia terus saja membuat davie kesal.


" masa punya kakak seganteng ini di bilang alien sih dekkk".


Davie cemberut.


"kan alien ada yang ganteng".


jawab revia.


" alien dari planet mana yang ganteng? ".


" itu di drakor, alien nya ganteng kok".


revia menahan tawa nga melihat kekesalan di wajah sang kakak.