
setelah makan revia mendapatkan telfon dari vino. revia memberi tahu bahwa dia di rumah daffa ,tak lama kemudian vino datang menjemput nya.
"tante revia sama daffa pamit dulu ya".revia mencium pipi mama amanda.
"okke sayang. oh ya nanti malam ada acara sebaiknya kalian nanti hadir ya".mama amanda tersenyum.
"acara apa tant".
"cuma acara ngumpul sesama sahabat aja termasuk orang tua kalian juga ".
revia tersenyum dan pamit . revia dan daffa kembali ke rumah masing-masing.
sementara di sisi lain.
"selamat datang tuan".aldi memasukki rumah dengan frustasi.
"sayang udah pulang?makan dulu ya".bunda aldi melihat wajah sedih aldi.
"ga mah aldi ga laper".
"eh makan dulu trus kamu mandi nanti kan kita mah ngumpul sama keluarga lainnya ".
"ngumpul?ada revia juga?".aldi antusias.
"ada. kenapa?".
"emmm yaudah aldi mandi dulu".
"eh al aldi!!!makan dulu".
"ga mah!!!!".aldi menaiki anak tangga dengan cepat.
revia memasuki rumah.para pelayan kelihatan sibuk.
"kk vino?".
"hmm apa".
"re harus ikut acara itu ya".
"harus soal nya semua keluarga sepakat. kalau mereka berkumpul di rumah yang ada dekat danau makanya pengawal akan ikut beberapa orang,dan persiapan juga. oh ya gaun kamu sudah ada di kamar untuk nanti".
"Danau"?.revia duduk di sofa dan masib penasaran.
"iya,karna nanti ada acara di luar gitu kayak buat api unggun ,masak juga jadi pastikan anda tetap hangat". vino tersenyum sekarang dia sudah terbiasa menganggap revia sebagai adik nya.
"emm kei mana?".
"udah balik. kangen sama ibu nya jadi tadi di antar pengawal. dia akan sering-sering kesini katanya".
"nanti aku bawa mobil sendiri ya ke danau itu".revia tidak ingin bertemu aldi jadi sebaiknya tidak hadir.
"tidak .sudah jangan bertanya lagi dan jangan coba-coba kabur".vino berdiri dan kembali kekantor.
malam hari nya mama revia sudah bersiap begitu pun davie dan revia masih di kamar meski sudah selesai berdandan.
"re ayo turun".davie meneriaki dari bawah.
"iyaa".revia menatap cermin dia sekarang memakai gaun selutut berwarna hitam .juga sepatu .
revia turun dan menghampiri mama dan kk nya.
davie merangkul adik nya.
"ayo".
revia sampai dirumah didekat danau itu disana sudah ada amanda dan daffa.juga wanita .
siapa dia.revia.
revia turun dan berpelukkan dengan amanda dan daffa.
"seru ya ngumpul gini".amanda tersenyum.
"heehe iya tapi besok sekolah".
"itu mah bisa di atur re".amanda merangkul revia.
"oh ya re kenalin,ini adik aku calystia ".daffa merangkul adiknya.
"oh hallo".revia memeluk adik daffa.
"hallo juga,ini kk revia ya".
"hehehe iya".
"kk manis ,kk amanda juga cantik. kalau kk suka yang mana".calistya mengusili daffa.
"kamu ini mereka sahabat kk ,dek".
para orang tua berkumpul dan berbincang-bincang di meja dan kursi yang telah di siapkan di luar ruangan seperti ini.
"anak -anak kita sudah besar ya".nyonya meysilla menatap revia daffa amanda calistya dan juga davie.
"tentu saja .waktu berjalan begitu saja".papa daffa menjawab nya.
"lagi di jalan kali".kata nyonya meysilla.
dan aldi pun datang dengan bunda nya .para orang tua bergabung namun .kecanggungan terlihat pada revia ,amanda dan daffa. mereka tak banyak bicara seperti biasanya.
"huft".revia mengusap lengan nya.
"kamu kedinginan ya re".daffa memasangkan jaket pada revia.
"hmm iya sedikit".
setelah selesai makan .
mereka membuat apu unggun bernyanyi.mulai dari revia daffa amanda dan aldi. para orang tua juga bercerita tentang bagaimana persahabatan mereka dulu dan akhirnya menemukan pasangan masing-masing.
"ehem anak-anak".papa daffa berbicara.
mereka ber 4 menoleh.
"kami tau kalian ada masalah .kalian selesaikan sekarang.kami gamau kalian bertengkar dan ada salah faham seperti ini".
"kami ga brantem pah".daffa menjawab.
"kalau begitu kenapa kalian terlihat menjauhi aldi.selesai kan masalah itu sekarang atau".
"atau apa om".amanda menatap papa daffa.
"kalian akan kami kumpul kan dalam 1 kamar dan tidak boleh keluar sampai kalian benar-benar berbaikkan".
"omg ".kata mereka serentak.
sekarang merdeka benar-benar di kunci dalam 1 kamar.
"mamahhh".revia menggedor-gedor pintu nya.
"hhh dasar anak-anak ,mereka akan semakin dekat jika menghabiskan waktu bersama".
papa amanda terkekeh.
"omg!tega bangett aaaa manda mau keluar".amanda juga rusuh.
"guys udah dong ga guna keputusan mereka ga bisa di ubahh lagian didepan pintu ada pengawal. huftt mending tidur".daffa berbaring di kasur.
aldi?aldi masih diam membisu dia tidak tau harus mulai dari mana berbicara pada sahabat nya. tentang cewe itu.
".revia".amanda berbisik.
"apa?".
"aku punya ide".
"woii bisik-bisik aja kalian berdua".daffa penasaran".
"yeee diam lu".amanda kesal.
"apa".revia menatap amanda.
"kamu pura-pura pingsan aja pasti vino sama kk davie nyuruh buka pintu ini".
"gilaa.lu aja ntar hans juga bakal bukak pasti nya kan dia sekretaris lu".
"lu aja".
"daffa aja".kata mereka serentak.
"no aku ga nerima ide apapun. kaljan ga boleh lari dari masalah ".daffa duduk di kasur.
"hufttt".
amanda duduk di soffa dengan revia.
"ini salah gue".aldi memebuka suara.
"hmm huft oke . di jelasin ke kita dia itu siapa kenapa dia mau mencelakai revia!".
"dia mantan gue".
"kau ?dan kau hampir meniduri nya seorang aldi keano wijaya !hah".
"tidak seperti itu!!!".aldi kesal.
"lalu bagaimana?kau pacaran dan hampir meniduri nya dan menyatakan perasaan pada revia.apa fikiran mu sekotor itu".amanda ikut kesal.
"sebaik nya jangan nyatakan perasaan jika dia masih menganggap mu pacar nya".daffa mengingat kan aldi.
"ya!gue salah gue minta maaf !!".
"kita butuh penjelasan!!!".
"apa ini akan selesai dengan emosi??".revia pergi menuju balkon .
jika mencintai dia maka kerjarlah hmm memang kau dulu seperti pangeran ku. tapi saat aku tidak ada .kau menggantikan ku dengan orang lain.sementara aku ?bagaimana.revia.