
Sore hari aku terbangun dan melihat sekeliling, ternyata aku sudah di kamar. Aku bangun dari tempat tidur dan mengambil handuk. Aku melangkah kan kaki ke kamar mandi.
Setelah itu aku memakai rok dengan atasan kaos lengan panjang.
Aku memainkan ponsel ku dan melihat ada banyak tugas yang harus aku kerjakan sebelum kemah.
Bibi tiba tiba datang mengetok pintu kamarku.
"non,makan dulu dari tadi kan non belum makan".
Aku mendengarkan kata-kata bibi.
"ga bi aku mau nyalasaiin tugas dulu". Aku menjawab tanpa membuka kan pintu.
Aku duduk di meja belajar yang sudah ada si kamar ini. Aku mengerjakan tugas sampai jam makan malam.
"re". Ali mengetok pintu kamar ku. "aku boleh masuk?". Dia sepertinya tidak sabaran dan nada khwatir nya sangat jelas.
"masuk aja ga di kunci kok".aku masih sibuk dengan buku-buku dan pulpen ku.
Aldi masuk dan menghampiri ku dia langsung mengecup pipi ku.
"princes makan dulu kamu dari tadi belum makan loh ". Aldi menatap wajah ku yang masih serius menulis.
" tapi ini tugas nya masih tinggal beberapa ". Aku mulai menoleh menatap aldi.
" nanti aja kerjain bareng aku di bawah, sekarang kamu makan dulu". Dia langsung menggendong ku tanpa aba-aba.
"aaaa aldi nanti jatoh ihh". Dia malah senyum sambil menuruni anak tangga.
"aldi malu ihh".aku terus protes karna di sana ada vino dan bibi. Mereka pasti memperhatikan walau keliatan nya cuek gitu.
"aku pernah bilang kan jangan panggil aku aldi". Dia menurun kan ku di kursi yang bersebelahan dengannya.
"itukan memang nama kamu".
Duhh dasar aldi bertindak sesuka lo aja nanti gue ganti nama lo jadi udin sklian huftt sabar2.
"ga kamu itu princes aku jadi harus beda".
Dia menatap ku tajam.
"ih iya iya bie". Aku cemberut menatap nya.
Terserah kamu saja aku lelah hiks
"oh ya vino di sini karna urusan kantor kan kita nanti mau bikin tugas ga apa apa kan princes". Dia menoleh sambil mengambil kan makanan untukku.
"ya ga apa apa".
Apa urusan nya sama aku ini kan rumah kamu astaga pusing pala revia.
"bie bikin aja tugas nya jangan ngeliatin aku gitu ihh".aku menatap nya yang nyengir kuda gitu.
"ya gpp kan kalau mandang kamu enak gitu diliat nya makin lama makin cantik".dia tersenyum.
"isshhh bieee jangan gitu aaa ak lg fokus nih".
Dia malah makin seneng gangguin aku.
"ciee ga fokus karna cuma mau fokus sama aku ya". Dia mencubit pipi ku.
"aaa aldiiiii". Aku kesal dengannya.
"iyaa syg aku bikin tugas nih ga gangguin kamu lagi kok". Dia mulai menulis dengan wajah ceria 180 watt nya itu.
Aku selesai mengerjakan tugas dan aku menunggu aldi sambil makan buah-buahan. Dan lama kelamaan aku ketiduran di meja belajar itu.
"re". Aldi mengelus kepala princes nya itu yang sudah berada di alam mimpi.
"cape banget kayak nya". Aldi mengangkat revia ke sofa dan membaringkan nya.
Aku terus menyelesaikan tugas dan setelah selesai Aku bersandar ke sofa dimana revia ku tertidur. Dan perlahan mataku menutup.
Aldi.
Aku pulang dari kantor pukul 1 dini hari dan aku memasuki rumah diiiringi sopir pribadiku dan aku malah melihat aldi dan adik kesayangan ku itu tertidur di sofa.
"tuan davie anda sudah pulang". Vino menyapaku seperti nya dia juga lembur mengerjakan tugas kantor.
"emm iya aku baru saja sampai". Aku terus menatap mereka.
"apa perlu kita pindahkan mereka ke kamar". Vino mengerti arah pandangan ku.
Mereka sperti waktu kecil saja. Dimana ada revia pasti ada aldi. Lucu juga wajah mereka kalau lagi tidur.
Davie.
"tidak usah mereka pasti lelah biarkan saja". Aku mengambil selimut dan menyelimuti aldi. Dan setelah itu adik kesayangan ku.
Aku mengelus kepala nya dan mengecup kedua pipinya. "good night syg". Aku meninggalkan mereka.
"vino kau menginap di sini kan pasti kau sangat lelah istirahat lah".aku menatap vino.
"baik tuan davie, selamat istirahat". Vino menuju kamar nya.
Aku menyuruh pelayan di rumah ini untuk tetap mengetatkan pengawal an,untuk berjaga jaga. Aku tidak mau lengah menjaga princes ku itu.
Aku akan bawa revia kembali setelah semua normal dan aman. Aku tidak mau revia ku kenapa napa gara-gara perempuan biadab itu. Davie.
Setelah selesai dengan sedikit urusan itu aku punmasuk kamar dan membersihkan diri setelah itu aku tertidur karna kecapean.