Queen January

Queen January
amanda (part 53)



amanda di bawa kerumah sakit sekarang daffa mendampingi amanda dengan raut wajah khawatir. luka nya tidak terlalu parah namun amanda masih belum sadar .


daffa pun menelfon aldi .


telfon on


"hallo,kenapa daf?".


jawab aldi yang sedang menyetir.


"manda ... manda,dia tadi ketabrak .sekarang kita lagi di rumah sakit".


"apa!!! yaudah-yaudah ,gue kesana sekarang"


aldi mempercepat laju mobil nya sehingga revia yang masih tertidur pun membuka matanya.


"emghhh kenapa ngebut sayang".


kata revia.


"kita ke rumah sakit sekarang ya. maaf aku gangguin kamu tidur".


dalam waktu singkat aldi dann revia sampai dirumah sakit. aldi turun dan membukakan pintu untuk revia.


"ayo re ".


"siapa yang sakit".


"manda ... ayo kita lihat".


aldi merangkul revia dan mengusap-usap kepala nya karna seperti nya revia masih mengantuk.


aldi dan revia masuk keruangan amanda.


"ehh di , re".


daffa memeluk sahabat nya.


"loh amanda kok bisa gini sih".


revia menatap daffa.


daffa menceritakan semuanya dan menyalahkan diri nya sendiri.


"kalau aja tadi gua yang beliin dia pasti ga bakal gini".


"tenang bro. sekarang keadaan nya gimana".


aldi berusaha menenangkan daffa.


"karna dokter sih gapapa. cuman luka di kepala nya aja dikit dan udah di obatin".


"okkay gapapa ,jangan nyalahin diri kamu".


revia menatap amanda yang masih tak sadarkan diri.


tiba-tiba revia mendapatkan telfon dari seseorang.


revia pun melihat nomor tanpa nama itu.


"emm siapa ya".


revia mengangkat dan terdengar lah suara yang sudah lama tak ia dengar.


"hallo revia ".


"hallo ini siapa".


aldi menatap revia.


"telfon dari siapa re".


revia mengangkat tangan nya menyuruh aldi diam sebentar.


"udah lupa aja ya. aku raffa sahabat kamu ".


jawab seseorang ditelfon itu.


"hah!!!kamu ya ampunnn udah lama ga denger suara nya sih".


revia girang mendapatkan telfon dari raffa.


"hehehe aku punya kejutan buat kamu ".


"kejutan apa ".


"aku sekarang ada di kota yang sama kayak kamu".


"aaaaa srius?kamu dimana?aku kesana sekarang ".


raffa memberikkan alamat nya yang tak jauh dari tempat revia berada sekarang.


"siapa sih re".


aldi penasaran saat melihat revia senyum-senyum setelah telfonan.


"raffa dia ada di kota ini ,aaaa seneng banget dehh".


huh!anak itu lagi . dia kan juga punya rasa sama revia biar pun dia ngakunya engga siapa tau berubah . aldi.


"siapa itu raffa".


daffa bingung.


"dia sahabat aku pas aku hilang waktu itu".


"ouhh kenalin ajaa sama kita re".


"oke nanti aku kenalin . setelah amanda sadar baru aku temuin dia".


revia girang.


"aku ikut".


ucap aldi cepat.


"yahhh sayang ... gausah ".


"kenapa? mau selingkuh di belakang aku?".


"udah lah di. jangan terlalu possessif".


daffa mengingat kan.


amanda mulai sadar dan memegangi kepala nya.


"awhhh,gue dimana".


"hah mandaa ya ampunn. mandaaaa!!!".


revia memeluk amanda.


"reee!!! lu mau bunuh gue . gue ga bisa napas bego".


"wkwkwkw maap abis khawatir".


"hufttt ya ampun. aku gapapa revia cantikkk".


amanda mendengus kesal.


"jangan marah gitu ih jelek".


revia cemberut.


daffa mendekati ranjang amanda dan menatap amanda.


"mand, gue minta maaf. gua nyesel ga jagain lu dengan baik".


"ya gue tau . perasaan itu ga bisa di paksa jadi....".


"jangan ngomong gitu mand... gue waktu itu sengaja aja bikin lo kesel ,gue gatau bakal kayak gini jadinya".


"yaudah gapapa".


"makasih".


daffa mengecup pipi amanda.


"gitu dong akur".


aldi tersenyum.


revia menerima pesan dari raffa.


*re,aku udah ada di cafe xxxxx kamu kesini ya . aku tungguin .


"emm* guys aku pergi dulu ya".


"mau kemana lo. aaaa temenin guaa".


amanda merengek.


"dihhh,bocah kan ada suami lo tuh .gua cuman bentar nanti gua bakal tengokin kesini lagi".


revia memeluk amanda.


"bilang dulu mau kemana".


amanda menatao revia.


"ketemu raffa ,temen aku waktu di sekolah sebelumnya".


"aaaa ikut ".


amanda duduk dari tempat tidurnya.


"astaga cucu siapa sih lu di sini aja. lagi sakit juga ,ngikut-ngikut bae ".


"aku gasuka disini ihhh".


amanda kekeuh mau ikut.


"amanda sayangku astaga lu cinta sama gua apa hah!gua cuman pergi bentar".


"yaudahlah re kita bareng-bareng aja kesana nya ,kalau itu cuman temen ya biasa aja ".


sindir daffa.


" yaudah-yaudah ihhh nanggung 1 kecamatan tuh bawa .mau ketemu manusia aja rempong banget apa lagi ketemu alien".


revia bergumam sendiri.


revia dan sahabat nya sampai di caffe .amanda turun dirangkul oleh daffa karna ia masih sakit. dokter mengizinkan pulang karna paksaan amanda .


revia masuk dengan sahabat nya dan melihat seseorang dengan kameja hitam tapi duduk di salah satu meja.


revia berjalan dan menutupi mata raffa dari belakang.


"emmm... siapa nih,reee!".


tebakan raffa benar.


"yahh ketauan ".


raffa membalikkan badan nya dan memeluk revia karna kangen.


"ya ampun re aku kangen banget sama kamu".


raffa sampai mengecup dahi revia.


"aku juga ,ga nyangka kamu bakal ke sini juga".


revia tersenyum dan ada wajah yang sudah emosi di sana.


"ehem ".


aldi berdehem dan raffa menoleh melihat ada 3 orang lagi didekat nya.


"emm oh ya raff,kenalin dia tuh sahabat aku yang aku bilang waktu itu. itu amanda dan daffa,kalau aldi kamu ga bakal lupa dong".


"ohh hay gua raffa rahardian, aldi?ya enggalah kan pernah ketemu".


"hay juga".


jawab daffa dan amanda.


mereka duduk dan memesan makanan.