Queen January

Queen January
KEBERANGKATAN REVIA(Part 22)



Pagi hari aku bangun dan merasakan ada tangan yang memeluk pinggang ku. Aku melihat kak davie di sebelah ku.


"hmm kk". Aku mengelus pipi nya tapi dia tak kunjung bangun.


Ishh gue mandi aja dulu deh. Revia.


Aku keluar dari kamar mandi dan menggunakan dress hitam selutut.


"dek sini". Kk davie seperti nya sudah bangun ia sudah bersender pada kasur.


"hmm iya kk ada apa? ".


Kk davie memeluk revia dan mengelus kepala adik kesayangan nya itu dia tidak mau adik nya bersedih saat tau papa nya sudah tiada. Berat bagi davie melihat kepergian papa dan menjadi ceo perusahaan di usia muda. Banyak gadis yang mengincar nya tapi davie menutup rapat hati nya yang ia fikirkan hanya revia. Ya sejak revia menghilang, dia hanya fokus untuk bekerja dan mencari tahu tentang adik nya.


"re sayang sama kk kan". Kk davie mengecup kepala revia.


"iya masak ga sayang sama kk sendiri".


Revia membalas pelukkan kk nya itu.


"kalau gitu kk mau re tetap bahagia buat kk. Supaya kk bisa lihat senyuman re tiap hari".


"hehehe iya kk". Revia melepas pelukkan nya dan tersenyum.


"lusa kita balik ke kota ya? Re udah siap kan? ".


" iya re kangen sama mama papa kk ". Hanya 2 org itu yang paling revia rindukkan. Meski anggota keluarga nya banyak tapi 2 orang itulah yang di butuh kan revia.


Kk davie mengelus pipi ku. " hm iya sayang tapi kita pamit dulu sama ibu yang udah rawat re selama ini. Kk bersyukur masih ada orang sebaik ibu itu. Kk bakal tanggung biaya mereka sampai keisya kuliah".


"beneran?jadii ibu ga perlu cape-cape kerja lagi?". Revia senang sekali mendengar itu.


"bener sayang kk bakal kirim asisten buat bantu ibu dan kk bakal transfer uang buat mereka ".


" makasih banyak ya kk re seneng banget ". Revia mengecup pipi kk nya itu.


" yaudah kita siap-siap ya ajak aldi sama vino juga".


Sekarang aldi, revia dan vino serta davie ravindra stevan. Sudah memasuki halaman sederhana bersama para pengawal nya.


Revia turun dari mobil itu dan melihat halaman itu dimana selama ini dia bermain, di sayangi tanpa memandang dia dari mana.


"re ". Kk davie merangkul revia dan mengelus kepala nya.


" re boleh ke sini kok kapan pun re mau dan keisya sama ibu juga boleh ke rumah kita nanti jangan sedih ya".


"hmm iya kk". Revia mengangguk.


Vino turun dan langsung mengetok pintu rumah.


"permisi". Suara tegas vino terdengar dan ia berdiri tegap di depan pintu.


Terdengar langkah kecil dari dalam. Ya itu keisya dia membuka pintu dan melihat revia.


"kk ". Keisya anak itu masih duduk di sekolah dasar wajah nya imut dengan rambut rapi.


Keisya ini cowo ya.


" hei keisya ". Revia memeluk keisya seperti adik nya sendiri.


" kk kangen sama kamu kei".


"keisya juga kangen sama kk. Ayo kk masuk kei pengen main sama kk re". Keisya menarik - narik revia.


"ciee kangen". Revia terkekeh melihat keisya biasa nya juga kadang mereka bertengkar karna hal-hal kecil tapi keisya anak yang baik.


Aldi, vino dan kk davie ikut masuk dan aku mencari ibu ternyata sedang memasak di dapur.


"ibuuu ". Revia memeluk ibu nya dan melihat ibu nya sedang memasak biasanya re yang selalu bantu ibu.


" ehh sayang sama siapa ke sini". Ibu menoleh dan mematikan kompornya.


"silahkan dudum tuan-tuan". Ibu itu menundukkan kepala dengan sopan karna melihat kk davie aldi dan vino.


"ibu ini kk revia ibu tidak perlu memanggil nya tuan nama nya kk davie".


Meski seorang ceo yang bertahta tapi davie sangat menghargai orang yang membesarkan adik nya. 1 hak yang membuat davie sedih ternyata di keluarga ini juga tidak mempunyai sosok seorang ayah.


"ohh nak davie. " ibu tersenyum.


Vino menjelaskan maksud kedatangan nya dan ucapan terimakasih dari kk davie dan aldi. Dan mereka akan menanggung biaya hidup ibu bahkan melebihi itu.


" tapi apa itu tidak berlebihan". Ibu mengetahui bahwa kk davie dan aldi adalah ceo perusahaan ternama siapa yang tidak tau perusahaan ravindra group dan sanjaya group.


"tidak sama sekali karna saya sangat berterima kasih pada anda bolehkah saya menganggap anda seperti ibu saya sendiri".


Kk davie tersenyum pada ibu.


Ibu mengangguk dan sangat senang. Revia tau ibu tidak megharap kan imbalan apa-apa. Tapi kk davie tetaplah kk davie. Dia akan membalas orang yang berbuat baik pada nya.


Revia tengah duduk sambil merangkul keisya.


" ibu? Kei? Lusa nanti revia akan kembali ke kota sama kk davie. Revia mw ketemu bunda. Re pasti kangen banget sama ibu sama kei. Re mau pamit sama ibu dan doain re di sana ".


Mata revia mulai berkaca-kaca karna ada rasa yang menggaanjal bagi nya.


" kk mau ninggalin keisya ya? ". Keisya menunduk mendengar revia.


" kk ga ninggalin keisya kok tapi kk mau ketemu sama mama kandung kk di sana. Nanti keisya boleh hubungi kk nanti kita pasti ketemu lagi. Nanti keisya kuliah di sana aja kan kampus nya punya kk jadi ga ada yang berani bully kei di sana ".


" tapi kk janji ga bakal ninggalin kei ". Keisya mulai menangis.


" ssst ga gitu sayang. Gini aja keisya bentar lagi kan mau smp jadi sekolah nya di kota aja nanti ibu sama kei tinggal sama kk aja,boleh kan kk davie".


Revia menatap kk nya.


"boleh jadi kei bisa main sama kk davie juga".


"nanti ga ada yang meluk kei lagi kalau tidur". Keisya cemberut.


"hehehe kan ada ibu sayang nanti kk davie cemburu loh klo kk meluk keisya terus". Revia melirik kk nya yang tertawa.


"ibu mau ya nanti tinggal sama re?"


"ibu ga enak sama keluarga kamu sayang".


Ibu orang yang sederhana dan tidak suka berlebihan.


"atau ibu di carikan rumah baru oleh tuan davie nanti yang jarak nya tidak jauh dari kediaman keluarga ravindra". Vino memberikan solusi.


Setelah mengunjungi ibu dan ibu setuju alias di bujuk kk davie dan aldi agar mau memberikan kesempatan bagi mereka untuk membalas jasa ibu.


"kk pulang dulu ya keisya baik - baik di sini ". Revia jongkok dan memeluk adik nya.


" kk janji ya ga bakak lupa sama keisya". Keisya ya sama seperti nama nya dia cowo imut dan manis juga lembut.


"ga bakalan sayang setelah lulus nanti kk bakal suruh om vino ini buat jemput kei ".


" hei kan cowo ga boleh sedih dong kan nanti ketemu lagi sama kk re nya, km sekolah yang rajin dulu cepet gede. Biar kamu bisa lindungin kk revia km ini lagi".


Aldi mengacak-acak rambut kei.


"iya kei akan lindungin kk. Kei ga bakal sedih kok".


Setelah membujuk keisya revia kembali dan mengabarkan lewar chat pada raffa dan laras kalau dia akann kembali ke kota.


Chat on


"fa? Makasi ya buat semuanya. Km udah jadi sahabat aku di sini juga laras. Aku ga akan lupain kalian aku janji. Kalian akan sering lihat aku nanti".


"loh mw kemana lo res".


"mau balik kan aku kangen sama ortu aku harap km ngerti ya".


"yahh di tinggalin deh gue ".


" hehehe nanti kuliah di sini aja pokok nya kita haris 1 kampus lagi".


"kan di sana kampus elit mana bisa".


"eits tenang liat aja nanti".


"ya deh anak sultan mah bebas hati-hati di sana ya gue sayang lu re mwuah".


Begitu lah pesan revia pada raffa. Revia benar-benar kangen pada ortu nya. Meski harus berpisah dengan teman-teman nya tapi revia memahaminya hidup memang di penuhi pertemuan dan perpisahan. Yang harus di ikhlaskan dan menerima hal baru dalam hidup.


Hari hari berikutnya


-


-


Revia bengong di meja makan menatap buah yang akan di santap nya.


"knapa princess kk nih kok bengong? ".


Revia sudah sampai di rumah dan sekarang para pengawal sedang mengemasi barang - barang. Menyiapkan keberangkatan.


" engga apa-apa".


"tenang nona anda tidak perlu sedih karna meninggalkan teman dan ibu beserta adik kesayangan anda . Saya akan buat kalian berkumpul lagi". Vino tersenyum pada revia.


"iya re lagian di sana nanti kamu harus lebih tegar lagi kamu akan sering jadi sorotan publik. Kamu yang akan jadi penerus perusahaan selanjutnya akan ada banyak pengawal yang lebib tegas dari vino nanti dan mungkin vino akan lebib menyeramkan di sanna hehehehe". Aldi mengejek vino.


"hmm tapi aku ga suka jadi pusat perhatian".


"vino urus semua kau dengarkan adikku tidak suka ada wartawan nanti saat kami kembali ".


" baik tuan saya akan pastikan semua berjalan lancar di sekitar nona muda. "


Pangilan macam apa lagi itu huft tidak bisakah panggil nama ku saja. Revia.


" apakah kamar ku masih seperti dulu ". Revia iseng menanyakan pada vino.


" masih nona muda tidak ada yang berani menyentuh barang anda sesuai perintah tuan besar ravindra, kecuali pembantu yang mengganti sprei dan membersihkan selain itu tidak ada. "


" hmm papa aku sangat merindukan nya".


Kata kata revia itu membuat davie tidak tenang bagaimana bisa menghadirkan sosok seorang ravindra. Papa yang dirindukkan revia.


Andai papa hanya keluar negeri pasti dia akan pulang untuk mu detik ini juga sayang. Dia akan meninggalkan apapun itu demi anak nya karna papa tidak mau anak-anak nya kekurangan kasih sayang meski pun bisnis nya banyak. Tapi sayang nya dia tidak akan pulang walau dia ingin itu tidak akan bisa terjadi. Davie.


"tuan semua sudah di siap kan untuk keberangkatan anda ke kota ".


Seorang pengawal memberi tahu kk itu artinya aku akan berangkat.