
revia terbangun dan ia mandi sekarang ia telah memakai celana jeans dengan baju lengan panjang berwarna putih. sementara para orang tua telah kambali karna bisnis mereka. termasuk davie tentu nya tapi davie telah mengutus bodyguard profesional untuk mengawasi revia,tanpa ia ketahui keberadaan bodyguard itu.
"selamat pagi nona,apa anda mau sarapan sekarang!".
seorang bodyguard cowo itu menunduk.
"tidak emm mana aldi?".
revia sekarang lemas namun ia bosan berada di kamar terus.
"ia sedang ada di kamar nya mungkin mengerjakan tugas kantor".
jawab pelayan itu.
"aku mau keluar boleh kah".
revia bertanya siapa tau aldi membuat peraturan baru.
"boleh tapi di temani sopir ".
pelayan itu menatap revia.
"emm.. baiklah aku keluar sebentar beli cemilan".
"biar pengawal ajaa nona,lagian disini ada cemilan".
"emm ga aku sekalian mau beli sesuatu".
revia tersenyum ramah.
"baiklah hati-hati nona".
pengawal itu tersenyum.
nona revia emang beda banget sama selly. kalau dia selalu marah-marah padahal bukan siapa-siapa. nona revia udah cantik baik lagi .pengawal.
revia pergi ke mall dimana ia di tolong wanita bernama clara. revia sampai disana dan ia mulai masuk.
"nona,saya ikut atau tunggu di mobil?".
kata supir itu.
"emm ikut aja gapapa ".
revia tau kalau sopirnya tidak ingin lalai menjaga nya ,untuk tidak menyulitkan revia membawa sopir nya masuk.
meski sopir,tapi kalau ketampanan mah sopir revia ini cukup tampan masih muda dan tentu nya berbadan atletis namanya hans.
"eh ketemu lagi".
clara yang baru datang menyapa revia.
"hai kak".
revia memeluk clara.
"emm nona tolong jaga jarak dengan nona muda revia".
hans setia berdiri tegap di samping revia.
"ini siapa?ouhh pengawal kamu ".
tebak Clara.
"wwkkwwk ya gitu deh ".
"pasti kakak kamu itu yang nyuruh dia kan".
"iya kak . oh ya kak clara re boleh nanya?".
revia tersenyum.
aduhh nona kenapa anda membuang waktu dengan orang yang tidak selevel dengan anda. satu lagi anda terlalu baik pada orang sekitar . hans .
"nanya apa?".
"kakak,udah punya pacar atau menikah?".
selidik revia.
"hah?hahahaa re kakak masih single ,ga ada pacar dan belum menikah".
"pas banget".
jawab revia.
"pas apanya".
"hehehe ada deh".
revia terkekeh.
"eh oh ya kamu kesini mau belanja?di lanjutin aja ,lain waktu kita ngobrol lagi oke".
clara melangkah ke ruangan nya dan revia mengangguk.
revia kembali membeli snack ,mie dan beberapa minuman,tapi revia tampak berkeringat padahal baru berkeliling sebentar.
"nona anda sepertinya pucat, anda baik-baik saja atau kita kembali saja ke hotel".
"emmm hufttt dingin".
revia berkeringat tapi ia merasakan dingin dan tubuh nya panas.
"sebentar nona ".
hans dengan sigap ke mobil mengambil jaket revia dan memasang kan nya.
"emmghhh".
dear aku lagi diluar mall nih,kamu udah selesai belanjanya
begitulah isi pesan aldi.
revia melangkah keluar dengan hans bersama nya.
"sayang kenapa?kok pucat gitu".
aldi meletakkan tangannya di dahi revia.
"aku gapapa cuman cape aja".
revia memeluk aldi.
"emmm hey manja ya sekarang".
entah kenapa revia merasa ia tidak ingin jauh dari aldi.
"hans kamu boleh pulang re biar sama aku".
"baik tuan muda".
hans meletakkan belanjaan revia di kursi belakang mobil aldi.
"makasih ya hans udah jagain re".
aldi tersenyum.
"itu sudah tugas saya tuan,saya permisi".
hans menunduk dan pergi sekarang ia kekantor untuk bertemu vino.
aldi membukakan pintu untuk revia dan aldi duduk di sebelahnya dan mulai menjalankan mobil nya.
"re kamu sakit?,kita ke dokter aja ya".
"ga".
revia merasa baik-baik saja tapi perasaan nya aneh .dia benar-benar tidak ingin kehilangan aldi. tapi kali ini berbeda rasa nya ada yang menganjal di hatinya dan revia tiba-tiba saja,menangis.
"sayang?!".
aldi memberhentikan mobil nya.
"oke,kamu gamau kedokter gapapa,maafin aku ya . aku ngomong nya maksa ya?".
aldi menarik revia kepelukkan nya.
revia menggeleng.
"sssttt. jangan nangis sayang aku disini oke".
aldi mengelus kepala revia dan mengecup nya.
"aku cuman mau sama kamu".
revia memeluk aldi erat. biasanya aldi yang nempel pada revia. tapi sekarang ke balik kan nya.
"iya aku disini dan selalu buat kamu ,kenapa nangis?ayo cerita".
aldi masih nemeluk re.
"gatau tiba-tiba nyesek aja gitu. pengen nya kamu disini terus".
revia merengek.
"siap tuan Putri".
aldi malah senang revia bermanja-manja kepadanya.
lama kelamaan revia tertidur di pelukkan aldi.
"mmhhh".
revia mulai tidur dengan nyenyak.
"aku mau kamu gini terus re. kamu cuman buat aku,ga boleh yang lain. cuman aku ".
aldi menyender kan kepala revia dengan hati-hati ke kursi mobil.
aldi menatap wajah tenang kekasih nya itu dan aldi teringat pada reza. reza yang lancang mencium revia.
revia kamu cuman milik aku. aku gamau rasa kecemburuan aku akan lebih dari biasanya. aku akan nikahin kamu secepatnya kalau bisa tamat SMA. aldi.
aldi mengelus pipi revia dan mengecup pipi nya.
cuman aku yang berhak sama kamu.
aldi .
sementara di sisi lain amanda dan daffa tengah berjalan-jalan disekitar taman.
"raff,gua mau ice cream".
kata amanda.
"yaudah beli aja sendiri ".
raffa masih dingin pada amanda. tidak seperti aldi dan revia yang memang sudah saling mencintai.
"ihhh yaudah".
amanda menyebrang jalan tanpa liat-liat dan dari sisi kanan nya ada motor yang sedang melaju.
brukkk!!!