Queen January

Queen January
hari kelulusan part (79)



Hari, bulan dan tahun berlalu tak terasa sekarang adalah hari kelulusan mereka ber-4. Ya siapa lagi kalau bukan revia, Aldi, amanda serta daffa.sekarang


Mereka sedang mengikuti acara kelulusan.


"Duh masih lama ga sih, gue udah bosen ".


Ucap amanda pelan sambil meringis.


" sabar man, bentar lagi juga selesai kok".


Ucap revia menenangkan amanda.


"Mana gerah lagi ahh".


Gerutu amanda sambil mendesah pelan.


*


*


*


Sekitar tiga jam mereka mengikuti acara demi acara. Sekarang adalah sesi foto mereka mengabadikan momen kebersamaan mereka untuk terakhir kalinya, karna setelah hari ini mereka akan menjemput takdir mereka masing masing.


Daffa dan aldi tidak mau tinggal diam tentu saja mereka menyiapkan hal romantis untuk kedua kekasih nya.


aldi berjalan mendekati revia yang sedang bersama amanda.


" ekhem for you".


Aldi memberikan sebuah buket bunga cantik pada revia.



Disisi lain daffa juga memberi kan bunga kepada amanda.


"Ini untuk kamu sayang".


Daffa menyerahkan bunga kepada amanda



Setelah itu aldi berfoto bersama revia.


Dan daffa bersama amanda.


mereka tampak menghabiskan waktu dengan sesi foto.


*


*


*


Rangkaian acara telah selesai hari sudah mulai gelap dan mereka memutuskan untuk pulang, sesampainya dirumah revia langsung merebahkan diri diatas kasur nya.


" huft capek banget".


Keluh revia.


"Udah balik? ".


Tanya davie yang tiba-tiba saja masuk kekamar revia.


" ih main masuk aja ketuk dulu kek, dasar kakak tidak ramah bintang 1".


Revia langsung duduk melihat kedatangan kakak nya itu.


"Biarin, eh kakak mau nanya nih re, kamu nikah sama aldi yakin sama dia? ".


Davie duduk dengan tatapan serius.


" yakin. Kenapa emang? ".


Tanya revia.


" tapi kalau calon aku belum yakin gimana? ".


Tanya davie.


" sabar kak, orang burik emang gitu nasib nya jadi jangan ngeluh".


Itu membuat ia berhasil mendapatkan tatapan horor dari davie.


"Kayaknya kamu perlu diperiksa kedokter mata ya".


Ucap davie.


" orang mata aku sehat, bukti nya aku bisa melihat penuaan, dan kejelekan diwajah kakak".


Ucap revia sebelum ia pergi secepat kilat dari hadapan davie.


"Re!!!!!! Sini kamu".


Davie mengajar revia.


Bodyguard dan para maid dirumah itu pun kaget melihat tuan dan nona mereka berlarian dari lantai atas ke bawah.


" re.... Berhenti ga".


Ucap davie sambil berlari.


"Jangan harap dasar tuaaa".


Revia berlari kearah Vino yang tengah berdiri dibawah berbicara serius dengan para bodyguard.


" awas kamu ya".


Davie hampir menangkap revia tapi ia berhasil bersembunyi dibelakang Vino.


"Help me kak Vino jauhin si tua bangka itu dari aku".


Revia tertawa puas melihat raut wajah kakak nya ketika ia mengatakan kakak nya tua.


" Vino minggir lo! ".


Bentak davie.


Yatuhan selamat kan hamba dari drama yang memalukan ini.


Batin Vino.


Vino pusing melihat dua kakak beradik ini terus berlari memutari tubuh nya.


Revia terus berlari memutari tubuh Vino sehingga Vino kehilangan keseimbangan dan mereka berdua terjatuh.


" awwwhhhh pinggang gue".


Vino meringis kesakitan karna ditimpa tubuh revia secara tiba-tiba.


"Hahahaha rasain lo di bilang minggir malah gamau, kena azab kan".


Kekeh davie.


Revia segera berdiri dan membantu Vino berdiri.


" makanya kalian itu udah tua makanya tulang nya pada lemah semua ".


Ucap revia.


" apa!? ".


Vino kesal mendengar ucapan revia.


" wkwkww peace ✌(◕‿-)✌ ".


Revia segera kabur kekamar nya.


tanpa menghiraukan kedua orang yang tengah kesal itu.


" reviaaaaaaaa".


teriak davie dan Vino berbarengan.


sesampainya dikamar revia menarik nafas panjang.


"huftttt akhirnya selamat dari para jomblo yang horor itu".


kekeh revia.