
revia membeli beberapa bungkus sate dan menghampiri anak yang dia lihat itu.anak itu awal nya kelihatan ketakutan tapi revia berusaha tersenyum agar anak itu tidak takut.
"em permisi adek namanya siapa?."revia duduk di sebelah anak itu di pinggir jalan.
"a ... aku dimas kk".anak itu kelihatan takut.
"kenalin kk revia ,jangan takut kk ga jahat kok".revia tersenyum.
"kk cantik ngapain di sini ".dia mulai santai berbicara dengan revia.
"kk mau bawain ini buat kamu dan juga ini."revia memberikan sate dan beberapa lembar uang seratus ribu.
" t tapi kk... kita kan ga kenal kenapa kk ksh aku uang sebanyak ini".
"gpp sekarang kita kan udah kenal . kamu tinggal dimana?".
amanda menghampiri revia.
"re ngapain si".amanda memotong pembicaraan revia.
"ga ada .lagi ngobrol aja sama ade ini". revia tersenyum.
kk davie benar aku harus nya bersyukur . dengan keadaan ku bukan nya mengeluh.revia.
"kalau ada yang tau bisa di liput wartawan tau re".amanda mengingatkan revia.
"trus kenapa?apa salah nya aku berada di sini,manda kita ga boleh bedain tempat elit, sederhana kek. kan ga ada larangan nya kita untuk berada di manapun".
"emm kk .dimas pulang dulu ya". anak itu kelihatan ga enak hati.
"emm dimas nanti kapan-kapan kk ke sini lagi boleh ya?".revia tersenyum pada anak itu.
"boleh kk temen-temen aku pasti seneng kita biasa nya deket jembatan itu kk".dimas menunjuk sebuah tempat.
"oke".
"makasih ya kk ".anak itu langsung pergi .
"kamu ga sakit kan re".amanda menyeringit kan dahi nya.
pletak!
amanda mendapat sebuah sentilan di dahi nya.
"nolong orang itu ,ga ada hubungan nya sama sakit ih ayo kata nya mau nyoba makanan di sini ".revia memberi isyarat pada aldi agar turun.
"ih yaudah gw ambil tas dulu ".amanda kembali ke mobil dan mengambil tas nya.
"eh mau kemana lu".daffa melihat amanda yang baru datang.
"mau ke kutub antartika . ya turun lah pake nanya".
mereka ber4 sedang asik melihat makanan di sana.
sementara itu benar saja ada sekumpulan remaja dengan mobil nya dan mereka memelankan mobil nya melihat revia . mungkin karna pakaian nya dan tempat ini pasti nya mereka heran kenapa orang seperti revia ada di sana.
"re beli bakso yuk".aldi yang baru datang memegang tangan revia.
"ayok".
"aldiiii!!!". para gerombolan remaja itu memanggil aldi. mereka kira-kira ada 8 orang.
"itu siapa si".daffa dan amanda melihat mereka.
salah satu cewe itu turun dan menarik tangan revia dari aldi.
"heh lo siapa si megang-megang tangan prince gw".dia mendorong revia.
"shitt!!! heh lo krg ajar bgt ya".amanda menarik tangan cewe itu.
"ihh lo ini amanda.aaa, sama prince daffa aaaaa ya ampun aku ga nyangka bisa liat kalian dalam 1 tempat".cewe itu kelihatan takjub dan temen-temen nya ikut girang.
sementara itu aldi merangkul revia dan sudah emosi melihat cewe di depan nya ini.
"re km gpp?".aldi memegang pipi re.
"em gpp kok di".
ni cewe pengen gw geprek rasanya . revia belum stabil malah di dorong kalau sekretaris gila itu ada di sini . udah ancur lo.aldi.
"bro dia cantik tapi dari keluarga kelas bawah pasti nya, morotin harta kamu doang. di kasih apa sih lo sampai nempel banget sama cewe itu".
begitulah desas desus yang di tangkap telinga revia.
"diaaaammm!!". berani ngomong yg ga baik tentang sahabat gue!gue matiin lo".daffa memukul salah satu cowo itu. dan tentu saja dia tak membalas karna dia tau siapa daffa amanda dan aldi. namun karna revia baru kembali jadi mereka gatau.
"huuuu cewe murahan".mereka makin meneriaki revia yang menunduk.
"mereka siapa?".revia sepertinya sudah mulai emosi .
"mereka dari sekolahan favorit itu mungkin bakal satu sekolah sama kita ".aldi menatap revia.
"kalian ga akan 1 sekolah sama gw karna gw gamau ada orang macem kalian!!!".revia menarik cewe yang dari tadi bicara tanpa henti itu.
"ohh jadi ini siapa?apa! kamu tau saya siapa".revia memelintir tangan cewe itu dan menarik rambut nya.
"woyy lepasin temen kita". cewe - cewe lainnya meneriaki revia.
mereka ga nyentuh revia karna ada amanda aldi dan daffa. tapi tatapan mereka seakan jijik dengan revia.
tiba-tiba vino datang dan mendorong cewe itu menjauhi revia.
"jangan dekati nona kami. kau tidak pantas berada sedekat itu dengan nya.aku mengawasi mu dari tadi . jaga batasan mu! dengan siapa kalian bicara . ini adalah revia ravindra Stevani . kalian yakin akan selamat setelah ini?".
mereka sangat terkejut dan wajah mereka langsung berubah. karna mereka pasti tau betapa keluarga ravindra sangat menyayangi putri tunggal nya yang hilang.
"tinggal kan tempat ini!!!!kalian tidak pantas berada 1 tempat dengan tuan dan nona kami dan kau !aku tau kau anak siapa dan ingat orang tua mu bekerja dimana".
mereka buru-buru pergi karna tidak ingin vino menandai wajah mereka tapi tentu saja vino sudah tau mereka karna untuk hal sekecil itu bukan hal yang sulit.
"nona anda tidak apa-apa".vino menatap intens revia.
"gpp . lagian aku bisa ngadepin mereka".
"saya tau tapi mereka tidak boleh menyentuh nona dan tuan atau pun berkata yang tidak baik . karna aku tidak akan memaafkan itu".
tangan revia kembali mengeluarkan darah mungkin karna terlalu kuat memegang tangan perempuan tadi . tapi dia menyembunyikan nya.
"maafin aku ya re".aldi merasa bersalah karna cewe itu datang kesini karna mengenal aldi.
"udah gpp ayo manda kita makan".revia mengalihkan pembicaraan dan menggandeng amanda.
"nona sebaik nya obati tangan anda sekarang supaya nanti anda juga bisa menyembunyikan nya dari tuan davie dan nyonya besar". vino tersenyum miring dan langsung pergi.
"apa yang dia katakan".daffa melihat tangan revia.
"darah ohh ya ampun".daffa tidak suka melihat sahabat nya terluka apa lagi untuk hal tidak berguna seperti tadi.
awasss kauuuuu.aldi.
semua jadi berantakan karna cewe itu momen mereka ga berjalan lancar. revia di bawa pulang dan tentu saja tuan davie tau tentang kejadian itu dan langsung memberi peringatan pada orang tua dari anak-anak tadi.revia sebenarnya tidak suka terlalu di jaga dengan ketat tapi apa boleh buat . setelah kejadian yang membuat diri nya hilang. revia tidak ingin di rendahkan oleh siapapun.
sekarang revia sedang menerima berbagai baju sekolah ,sepatu,tas,dan alat lainnya .dan sekarang cuma ada aldi du rumah revia karna amanda dan daffa pulang ke rumah tentu saja orang tua mereka merindukan nya. sementara aldi.dia masih ingin bersama revia.
"nona kalau ada keperluan anda yang kurang .saya bisa mencarikan nya untuk anda".vino tersenyum .
"kurang?ini aja udah banyak banget ".revia melihat para pekerja dan pengawal menyusun barang revia di dalam ruangan yang diddalam nya adalah keperluan revia yang selalu bertukar setiap bulan bahkan minggu.
"baik nona".revia memperhatikan aldi yang tengah tertidur di sofa . sepertinya habis main hp.
"malah tidur baru juga jam 7 ckckck".revia mulai iseng dan mendekati aldi.
dulu bunda nya ngidam apa ya sampai bulu mata dan alis nya se tebal dan sebagus ini.
revia.
revia awal nya cuma memainkan alis mata aldi sekarang sudah iseng memoleskan lipstik di bibir aldi.
pembantu revia hanya tersenyum dan geleng-geleng kepala. krna jika bukan revia aldi tentu akan marah besar jika tau wajah nya seperti itu.
"hmggghhh".aldi membuka mata nya dan memegang tangan revia yang mau kabur.
"reviaaaaaaaaa". aldi dari tadi tidak tidur dan dia menahan tawa melihat tingkah revia.
"wlekkk selamat malam". revia berlari menuju kamar nya dan mengunci nya.
besok adalah haru pertama aku sekolah lagi . semoga semua nya Lancar. revia