
sekarang adalah jadwal revia sekolah .Sekarang ia sudah bisa berjalan meski perlahan. revia masih di rumah opa nya karna tidak ingin menemui mama nya untuk sementara waktu. dan davie juga ke kantor dan pulang nya pun ke rumah opa nya namun tidak dengan gavin karna om andika baru saja memberikan rumah padanya jadi,hanya kadang-kadang ia ke rumah opa nya melihat keadan revia .
untuk baju sekolah opa revia tentu bisa menyediakan karna itu hanya hal kecil.
"baik sudah selesai".
revia selesai berdandan dan keluar dari kamar untuk sarapan.
saat ingin keluar kamar revia kaget melihat seseorang di depan kamarnya.
"hah astaga!!!".
revia menatap pria tersebut.sementara ia hanya memberikan tatapan dingin dari sorot matanya itu.
"hai".
kenzo menyapa revia.
"apa yang kau lakukan di sini".
"tentu saja menemui mu".
"kau tau kan aku sudah punya tunangan".
"jangan bahas di depan ku ,belum tentu dia jodoh mu".
kenzo menatap revia.
"terserah.aku tidak punya waktu untuk ini aku harus ke sekolah".revia tidak mood sarapan dan langsung berlari menuju mobil nya .
"hei tunggu".
kenzo memegang tangan revia.
"biar aku yang mengantar kan mu.ku mohon,aku ada sedikit urusan di sekolah mu aku janji tidak akan mengganggu".
"baiklah ".
revia setuju karna tak ingin berdebat.
"silahkan naik nona".
kenzo senang revia mau ikut dengannya.sementara opa revia sudah sibuk di kantor nya.tapi ia sudah mengetahui kenzo akan datang karna ia meminta izin pada opa revia.
setelah sampai di sekolah kenzo membuka kaan pintu untuk revia tentu saja itu menimbulkan isu dan gosip orang yang melihat.
"ah itu bukan kah cowo terkaya di negara x itu,dia tampan sekali ....ei kenapa ini revia dengannya".
berita itu sampai di telinga aldi tentu saja mematik kemarahan nya.
"terimakasih dan jangan menganggu ku mulai sekarang".
revia turun dari mobil kenzo dan kenzo mengikuti revia.
"omg!bukan kah anda punya urusan di sini kenapa malah mengikut saya wahai tuan addi kenzo Julian".
aldi yang melihat itu segera menghampiri revia.
"ehem! sebaiknya jangan mengusik apa yang telah menjadi milik orang lain ,pecundang!".
aldi merangkul revia kedalam kelas .
"tetapi aku telah menandai nya sebagai milikk ku".
kenzo keruang guru dan ia berniat sekolah di sini sebelum nya ia tak pernah pergi kesekolah karna ia membayar agar guru khusus yang mendatangi nya .
aldi membawa revia ke kelas dan menatap revia dengan tajam.
"apa?kenapa menatap ku begitu".
"apa kau tidak menganggap ku sebagai tunangan mu?kenapa kau masih dekat dengan nya".
"ei bukan begitu dia yang datang ke rumah dan memaksa ku . aldi jangan cemburu percayalah aku tidak mudah berpaling. ini adalah tanda bahwa aku hanya milikmu".
revia memperlihatkan cincin pertunangan mereka.
"baiklah,tolong jaga jarak dengan nya . aku tidak mau sampai memperlakukan nya dengan tidak baik".
aldi mengusap kepala revia .
"baiklah. ke kantin yuk aku lapar... belum bel kan".
aldi menggenggam tangan revia dan menemani nya makan.
sesampainya di kantin aldi memesan 2 nasi goreng dan jus mangga untuk nya dan revia.
"bawa obat?".
"bawa ada di tas nanti aja di kelas minumnya".
revia sibuk dengan makanan nya.
aldi mengambil air mineral untuk revia nanti ia ingin wanita nya ini cepat sembuh.
kenzo yang iseng ke kantin karna lupa sarapan melihat revia sedang makan dan aldi menyadari hal itu langsung duduk di dekat revia.memberikan tanda bahwa kenzo tidak diizinkan mendekati milik nya.
"aldi kamu juga makan dong".
revia memegang tangan aldi.
"ahh ya ,baik aku makan ,suapin yah".
aldi melirik kenzo yang sedang memesan dan sengaja membuat nya iri.
"oke, buka mulut ".
revia menyuapi aldi dan aldi tersenyum puas melihat kenzo cemburu.
"ehem boleh gabung ga?".
kenzo menatap revia.
"em kenzo?kau masih di sini rupanya".
"ya aku akan sekolah di sini".
"uhuk-uhuk".
aldi tersedak mendengar nya.
"eh aldi ".
revia mengambil kan minum untuk aldi dan menepuk-nepuk pundak aldi.
"sudah?hati-hati yah makan nya".
"ah iya,kau pergilah jangan mengganggu kami".
aldi menatap kenzo dengan sinis.
"aldi biarkan dia hanya sarapan,duduklah".
revia senyum.
"terimakasih".
"haiss...mengganggu saja".
aldi kesal dengan nya.
"kalau merasa begitu silahkan pergi ,aku hanya membutuhkan revia bukan diri mu".
kenzo menatap dingin aldi.
"dia milikku hanya aku yang boleh bersama nya!jelas!".
aldi menarik revia saat baru menyelesaikan makan nya.
"sayang pelan-pelan aku masih belum sehat lho".
" huft..maaf-maaf kan aku".
aldi merangkul lembut revia.
"nanti pulang sekolah ke rumah ku yah".
"mau apa?".
"mau memperlihatkan sesuatu".
aldi tersenyum.