
🧞♂️
Beberapa hari kemudian,aku pulang ke rumah Mamy dengan membawa Sera untuk menginap,sekalian menjaganya selama aku masih ada di sini.Misi kami di rumah Sera tidak membuahkan hasil apa apa.
Keluarga Sera awalnya agak ragu Sera aku ajak menginap karena Sera tidak terbiasa terlalu jauh dari ibunya,tapi karena Sera yang mengerti tujuanku mengajaknya menginap,dia membujuk keluarganya sampai diizinkan.
Om jin kelihatan seperti seseorang yang akan kehilangan kesabaran karena dia harus terus membuat dirinya tak bisa dilihat oleh Sera.
Om jin mengatakan kalau itu bukan karena keinginanya sendiri,tapi menyembunyikan diri juga membutuhkan energi dan dia mengatakan kalau sudah lama dia tidak 'makan'.Sesungguhnya aku tidak terlalu mengerti soal 'makan' yang Om jin maksud.
Tapi dengan cukup mengetahuinya,aku menyuruh Om jin untuk pergi mencari makanan di luar sana karena aku tidak tahu apa yang dia makan,tapi Om jin menolak karena katanya bahaya meninggalkan kami berdua di saat seperti ini.
Aku menanyakan kenapa bahaya,biasanya Om jin biasa saja kalau dia pergi.
"Kamu tidak ingat ini malam apa?"Tanya Om jin.
Aku menggeleng,libur sekolah membuatku lupa untuk menghitung hari.
"Sekarang malam jum'at kliwon"kata Om jin.
"Itu mah mitos kali..."sanggahku kurang percaya dengan hal semacam itu.
"Setiap hari itu sama dan biasa,hari yang tidak biasa itu terserah pada kita yang menjalaninya!"kataku.
"Kalau kamu tidak percaya hal seperti ini,berarti kamu juga tidak percaya dengan kekuatan gaib,sedangkan bukti sudah ada di depan wajahmu sendiri!"
Aku terperangah dengan kata-kata Om jin,dia menjadikan dirinya sendiri sebagai contoh hal yang kurang kupercaya itu.
Apa Om jin tidak terlalu berlebihan soal malam ini?
'Kami tidak akan apa-apa,lagi pula kami tidak hanya berdua di rumah ini,masih ada Mamy dan Papahku'
"Tidak,aku akan tetap di sini walaupun kamu menyuruhku pergi"Kata Om jin.
'Memangnya Om jin yakin bisa terus sembunyi kayak gini?Ngak bakalan tiba-tiba kelihatan kan?'Tanyaku,ragu dengan keputusan Om jin.
Wajah Om jin mengerut samar,lalu berkata"Aku yakin!"
Aku mengalah dengan keputusan Om jin,biarlah dia merasakan kelaparan atau apapun itu yang sedang dia rasakan.
Aku kan sudah memperingatinya!Tapi jika begini terus aku takut Sera bisa melihat Om jin lagi dan ketakutan,aku tidak mau tanggung jawab kalau sampai Sera menangis ketakutan.
Sera masih belum tidur,jam dinding sudah menunjukkan pukul 20.00 padahal,apa dia sudah terbiasa seperti ini?Biasanya anak seusianya sudah tidur dijam seperti sekarang.
"Sera,kenapa kok belum tidur?"Tanyaku.
"Tadi sore di jalan Sera sempet liat yang ada belatungnya,kebayang-bayang sampai sekarang.Jadi susah tidur... "Jawabnya.
Liat yang ada belatungnya?pikirku bingung,maksudnya hantu?Aku melirik Om jin dengan tatapan bertanya dan Om jin mengatakan,"Apalagi kalau bukan hantu..."
Aku seketika merinding,Sera bisa tahan melihat itu saat di jalan tanpa kehisterisan,kalau aku...aku tidak yakin aku akan bisa mati berdiri lagi karena saking shocknya.
"Kenapa Sera ngak bilang tadi pas di jalan?"
"Sera takut kak Nala ikutan takut...dan malam jum'at seperti ini mereka bisa semakin menampakkan diri"Kata Sera,diangguki Om jin.
Aku mendelik pada Om jin,Sera melihatku dengan bingung."Ada apa kak,kok matanya gitu?"Tanya Sera.
"Ah tidak,tapi apa mereka-yang seperti itu suka mengganggu?"Tanyaku dengan penasaran dan tegang.
"Bisa saja"
Aku bungkam,maksudnya apa?Mereka suka mengganggu atau tidak?Mereka berbahaya atau tidak?!
"Kamu tidak takut Sera?"Tanyaku.
Om jin melihatku dengan tampang,'kamu bukan siapa-siapa ku,aku tidak kenal penakut sepertimu'
"Sera sudah terbiasa,tapi kalau ada yang beda...Sera ngak kuat nahannya juga,auranya beda..."
"Maksud kamu beda?"
"Bukan hantu,tapi jin atau yang seperti itu lah..."
Otakku langsung menghubungkan perkataan Sera dengan ketakutannya saat melihat Om jin,apa memang benar perbedaannya bisa seperti itu,bukankah itu berarti jin itu lebih berbahaya dan menyeramkan daripada hantu?
"Yang waktu itu kamu bilang ada yang mengikuti kakak itu jin?Seperti apa memang wujudnya?"Tanyaku penasaran,memangnya se menyeramkan apa wujud asli Om jin sampai Sera ketakutan seperti ini?
"Waktunya kalian,para manusia tidur.Ini sudah hampir jam10 malam!"Seru Om jin,sengaja berbicara tepat di samping telingaku.
Telingaku berdegung tentunya,tapi aku mengabaikannya,sedangkan raut wajah Sera jadi agak suram.
"Dia bertanduk,badannya besar sekali,-"Sera berhenti bicara dan menguap,lalu mendadak tertidur dan terjatuh di pangkuanku.
Aku melongo.
Apa yang terjadi?!apa Om jin yang melakukannya?Aku memelototi Om jin,dia memalingkan wajahnya kearah pintu.
Mamy tiba-tiba masuk dengan membawa banyak snack dan air minum.
"Eh,sudah tidur ya?Mamy kira Seranya masih bangun"Ucapnya.
Mamy membawa kembali snack-snack itu dan menutup pintu,apa aku tidak dianggap penting di sini?Kenapa Mamy membawa makanannya lagi!
"Om jin...Om jin ini kenapa sih?!ada masalah apa sama Sera?"Kataku.
"Tidak ada masalah apa-apa,hanya saja ini sudah hampir lewat waktu tidurnya anak-anak bukan?Bukannya kebiasaan manusia seperti itu?"kata Om jin.
Aku mengepalkan tangan.Aku tahu itu hanya alibinya saja,sebenarnya Om jin hanya tidak ingin Sera mengatakan wujud aslinya di depanku.
"Apa wujud asli Om jin se menyeramkan itu?Punya tanduk,berbadan besar..."
Om jin menghela nafas,"kalau itu memang benar,kenapa?Apa kamu akan jadi seperti Sera?"
Aku menggeleng dan mengatakan tidak papa pada Om jin,padahal hatiku gelisah setelah mengetahui beberapa bagiannya saja,apa yang dikatakan Sera benar?
Aku penasaran dengan semua itu karena dari awal pun aku tidak pernah melihat wujud asli Om jin karena aku bukan indigo,setelah Om jin mengubah wujudnya menjadi seperti Seokjin,baru aku...apa dulu aku tidak keterlaluan ya?
"Om jin ternyata banyak menyembunyikan sesuatu dariku ya..."kataku sambil membenarkan posisi tidur Sera di kasur sebelahku dan aku ikut berbaring dan menyelimuti diri kami.
"Om jin bisa kembali masuk ke dalam botol parfum..."kataku kemudian sembari menunjuk botol parfum yang tergeletak di atas meja rias.
Aku menutup mata setelahnya,mencoba tidur dan mengabaikan hal lainnya.Tapi karena aku mendengar suara menderit jendela terbuka,aku kembali membuka mata.
"Aku akan keluar sebentar"pamitnya lalu menghilang dan jendela pun kembali tertutup.
Apa aku menyakitinya?Batinku,merasa bersalah.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"Semalam apa yang sudah terjadi di sini?!"Mamy berteriak.
Aku dan Sera yang sedang memakan sarapan langsung menghampiri sumber suara sambil mengunyah makanan dalam mulut.
Aku terkejut begitu melihat sendiri kondisi halaman depan rumah kami berantakan,pot-pot tanaman pecah dan kursi yang ada di teras juga terbalik dan patah.
Semalam...Apa yang sudah terjadi?!
"Kok bisa gini?"Tanyaku.
"Mana Mamy tau!"kata Mamy emosi,aku menutup telinga Sera.
"My,jangan bentak-bentak,ada Sera..."kataku.
Mamy langsung diam dan kembali kedalam,aku memandang halaman sekali lagi karena merasa ada yang aneh.
"Kak,kenapa di sini kosong?"Tanya Sera tiba-tiba.
"Kosong?Kosong bagaimananya?"Tanyaku bingung dengan pertanyaan Sera.
"Kemarin masih ada hantu di sini...hampir di setiap penjuru tempat ada hal itu,tapi sekarang mereka tidak ada..."Jelas Sera.
Hantu ada di setiap penjuru tempat?Aku merinding seketika dan memeluk diriku sendiri.
Aduh,Om jin masih belum muncul lagi...
"Kamu yakin?"Tanyaku.
Sera mengangguk,ekspresinya terlihat sedang berpikir,berbanding terbalik dengan ekspresi ketakutanku.
"Bukannya kamu harus bersyukur mereka tidak ada?"kataku.
"Justru karena mereka tidak ada,dan keadaan halaman Kakak kayak gini aku takut..."kata-kata Sera menggantung.
"Takut apa?"Tanyaku penasaran dengan kata-kata menggantung Sera.
"Itu berarti ada yang lebih kuat,jin misalnya..."kata Sera.
APAAAAA?!
Jadi,Om jin pelaku kekacauan ini!
Mamy kembali dengan membawa peralatan kebersihan dan sapu lidi.Dia menyerahkan itu semua padaku,aku menghela nafas.Habislah lemak yang baru kudapat dari sarapan tadi.
Aku menyuruh Sera duduk diam di kursi yang masih selamat sedangkan aku membersihkan halaman,Om jin kemudian mendadak muncul di depanku.Aku mengabaikannya dan tidak berkata apa-apa.
"Maaf"Ucapnya.
Aku mendongak,'Jelaskan setelah aku selesai dengan semua ini!'
👻
...❤CHAPTER INI TELAH SAYA REVISI,SEMOGA ITU BISA MENINGKATKAN KUALITAS DARI NOVEL INI....
...OKEY,SEE YOU ON NEXT CHAPTER AND DON'T FORGET TO GIVE ME A LIKE👍AND COMENT💬!...
...👋👋...