
...:¨·.·¨: Welcome to :¨·.·¨:...
...🅂🅃🄾🅁🅈 🄻🄾🄽🄴🄻🅈...
HALLO SEMUANYA💗😰 apa kabar nih???🤺 Baik-baik ya!!! Sebelumnya jangan lupa untuk
➻ Like
➻ Komen
➻ Vote
Yuk follow sosmed Authornya dulu, dan pantengin anak-anak Author🤺🤸🏻♀️ @Lonely_Friend3030 dan @Nous_Official123.
Aku bakalan spoiler di Instagram dan Tik tok!!! Pantengin terus yak🔥🔥🔥
...Salam hangat...
...:¨·.·¨:𝔏𝔬𝔫𝔢𝔩𝔶𝔉𝔯𝔦𝔢𝔫𝔡:¨·.·¨:...
...Happy Reading...
Hari Senin kembali hadir, rasa malas menyelimuti. Namun Senin ini berbeda, Senin awal yang akan menyambut liburan. Jumat besok, hari dimana mereka semua akan mengambil raport mereka.
Cia dan Yoshi berangkat sekolah bersama-sama dengan diantar Yoga tentunya.
"Nanti kalau pulang telefon ayah ya," Ujar Yoga.
"Semangat belajar nya," Sambungnya.
Yoshi dan Cia mengangguk bersamaan. Mereka seperti anak SD yang diantar kedua orang tuanya sekolah. Maklum, mana pernah Cia dam Yoshi merasakan seperti ini ketika SD, ralat Junior School.
Cia dengan tangan yang memegang lengan Yoshi berjalan dengan riang sepanjang lorong. Cia dengan tangan kiri yang memegang blazer OSIS kebanggaan nya.
"Hari ini hari terakhir Cia jadi OSIS," Lirih Cia tampak sedih.
"Di London mana ada OSIS," Ujarnya lagi.
"Kan emang masa nya udah berakhir dek, kamu udah membantu sekolah ini berkembang." Yoshi mengeratkan lengan Cia di lengan miliknya.
"Huh, perasaan cuma ada pentas sama itu doang. Sisanya rapat-rapat, upacara-upacara, dan panitia ini dan itu." Cia melenguh.
"Itu juga udah termasuk pengalaman, jangan sedih gitu." Yoshi mengusap kepala sang kembaran.
Keduanya telah sampai di kelas mereka, Cia langsung mendudukkan bokongnya di sebelah Han. Sedangkan Yoshi berada di depannya dengan Jio di sebelahnya.
"Selamat pagi teman-teman sebangsa dan setanah air." Sapa Jihan semangat tersenyum girang.
"Girang amat lu, kenapa?" Tanya Fariha.
"Ya gimana ya, sekarang kita itu cuma masuk nggak ngapa-ngapain. Kenapa ga libur aja gitu, tapi gapapa. Yang penting liat Setya tadi," Ujar Jihan girang.
Seperti pada cewe umumnya, ketika melihat lelaki yang menjadi 'My Crush' nya, mereka langsung kegirangan, langsung berasa jodoh begitu.
"Si anying,"
...~~~~...
Kini semua OSIS berkumpul di lapangan, rasanyaa begitu berat ketika harus melepas jabatan ini. Noval selaku ketua OSIS tahun ini, dia berjalan maju menuju calon ketua OSIS berikutnya.
Dan ya, seperti itu. Mereka harus melepas ini semua. Karena masanya sudah berakhir, sekarang yang dipikirnya hanya ujian, tri out, dan latihan soal-soal.
Setelah acara selesai, mereka langsung melakukan ajang foto berfoto. Bukan hanya penyerahan jabatan OSIS, ada juga Pramuka dan beberapa organisasi sekolah lainnya.
Cia mengelap peluh yang membasahi wajah cantiknya, diluruskan nya kaki dia.
"Minum Ci,"
"Nih minum,"
Cia menatap kedua orang di depannya, siapa lagi kalau bukan Rey dan Jio. Lelaki yang selalu memenuhi hari-hari nya.
"Nggak deh," Ujarnya menolak.
"Nggak boleh minum es sama Ayah, Bunda." Final Cia.
Rey dan Jio tertegun, ternyata keduanya salah. "Makanya, jangan sok tau." Han datang dengan Tupperware kesayangan emak-emak Indonesia di tangannya.
Cia menerima Tupperware itu dengan antusias, dia langsung meminum air yang dia bawa sendiri.
"Kamu itu sakit apa sih Ci? kok nggak sembuh-sembuh." Tanya Rey bingung.
Semuanya diam, Cia menggeleng pelan sambil tersenyum getir.
"Rey, kita beli batagor kuy. Lu kan udah lama nggak beli batagornya mang asep noh," ajak Jio sambil menunjuk penjual batagor.
"So tau, gw baru beli kemarin sore." Rey menolak, dia masih menunggu jawaban dari Mantan kekasihnya dulu.
"Kalian jangan iri, sekarang Rey jadi kekasih Author nya🥰" -Author.
"Gapapa kalau Cia ga mau jawab, cepet sembuh cantik. Biar nanti pas nikah bisa sehat." Ucap Rey tersenyum sambil mengedipkan salah satu matanya.
"Lu gitu lagi, gw tonjok juga lu!!" Geram Jio ingin memukul Rey hingga keluar angkasa.
Entah apa yang membuat Rey berubah seperti ini, siapa pun jangan tertipu dengan sikap dingin Rey yang sangat tidak bermutu itu.
Cia mengacuhkan semuanya, dia cukup terhibur dengan gurauan ini. Lagi pula, hidupnya sudah tidak lama bukan?.
Cia sudah tidak berminat dengan pencintaan, tidak berminat dengan liburan, tidak berminat dengan obat-obatan dan bau rumah sakit itu kembali.
Semakin hari rasa sakit menyeruak menjadi-jadi, rasanyaa dia sudah begitu enggan untuk bertahan.
Cia hanya ingin menghabiskan sisa nafasnya dengan keluarganya, dengan sedikit harapan dan sedikit bantuan obat-obatan.
Cia bersender kepada bahu sang kembaran, kini mereka ada didalam kantin. Setelah dijemur seperti tadi, memang enaknya tuh minum es sambil makan kebab. Begitu kata Dion.
"Mbak, mas mau pesan apa?" Tanya Dion seolah-olah dia itu pelayan di kantin ini.
"Udah bangkrut ya mas? kok jadi pelayan?" ejek Azlan tertawa renyah.
"Taik! buruan mau pesen apa?" Tanya Dion kesal.
Mereka memesan makanan nitip kepada Dion. Kini sudah selesai bukan? Iya, masa kelas Xll mereka yang penuh cerita.
Orang bilang, masa putih abu-abu adalah masa terindah sepanjang hidup. Bagi Cia, masa putih abu-abu nya itu, benar-benar abu-abu. Ketika semua senang mengikuti alur hari, dirinya harus mengikuti alur itu dengan menyeret obat dan asma.
"Aku ga sekuat itu!!"
...•••...
Cia dan Yoshi duduk di Halte depan sekolah, mereka pulang lebih awal karena memang sudah tidak ada apa-apa di sekolah.
Mereka pulang sekitar pukul 10.45, masih cukup siang memang. Yoshi sudah meminta Yoga menjemputnya.
Yoshi dan Cia sibuk dengan hp masing-masing. Sampai akhirnya Yoga datang. Yoga memutuskan bekerja dari rumah, lagian juga belum ada proyek yang mengharuskan dia banting jadwal sana sini.
...~...
...Finish...
Masih termasuk sedikit? Happy 90 episode Nous🥰🤟🏻 Terimakasih atas partisipasi dan dukungan dari kalian. I love you so much 🙏🏻 Like nya jangan lupa ya🌜
Hallo gess, I'm comeback. How are you today? Semoga good ya.
Tandai jika ada typo atau penggunaan tanda baca yang salah(θ‿θ)
Spam next untuk part selanjutnya »
Beberapa part menuju ending!!
Tim Happy Ending»»
Tim sad ending*»»
Like dan komennya ya kak(•‿•)