
Typo bertebaran dimana-mana
•Tanda baca tidak rapi
•Kalimat yang masih berantakan
•Nggak vote sama like,lira santet:v
...Happy Reading...
...╰꫶ ࿉۟࣪࣪᭝ꔛ⃟⿻ྀ⃕༃ֱ֒ ࿐𖤐 °• ...
Author Back😔❤️ Kangen nggak?? nggak yak?? ya udah. serius gw belum update Ig pemain😔☝🏻 follow dulu yukk
@Alina_anantha
@reygan_gevano
@yocia_gnshputri
@felicia_ganesha
@Jeyden_official
@Yoshi_ganesha
@yovie_gnshmahendra
@yoga_ptramahendra
follow dulu!! sana gih!! baru boleh baca
...••••...
Hari ini SMA Ganesha Sangat ramai karena memang ada pertandingan Antara Tuan rumah, atau lebih tepatnya SMA Ganesha dengan SMA Nusantara. Terlihat dengan jelas keramaian dengan suara teriakan-teriakan masing-masing, dengan cuaca panas, bergerombol, teriak-teriak lompat-lompat, Wah panassss.
...°°°...
pertandingan telah usai, Pemenangnya tentu saja tuan rumah nya, bisa malu kalau kalah, Kini Rey masih berada di lapangan bersama teman-teman nya, dan tentunya tim lawan yang masih kecewa dengan kekalahannya ini.
Rey mengusap keringat nya dengan mengangkat baju Jersey nya,dan sedikit memperlihatkan dada kotak-kotak nya,hal itu membuat kaum hawa terpesona.
"AWWWW"
"REYYYYY"
"ASTAGA!!"
"AWWW KOTAK-KOTAK"
tiba-tiba Reyhan mendekat,lalu menepuk pelan bahu kapten basketnya ini.
"Liat noh cewek lu!! ngambek mampus"Ujar Reyhan
Dengan cepat Reygan matanya mengelilingi lapangan,dan benar saja dia melihat kekasihnya sedang cemberut kearahnya, dengan gemas Rey ingin mendekat kearah kekasihnya itu, namun sebuah suara Peluit membuat dirinya harus berkumpul.
setelah berbincang dengan pelatih dan tim musuh, eh tim lawan, mereka sudah boleh istirahat, tim SMA Ganesha masih duduk di bangku pemain basket.
"Eh tau nggak, gw kaget banget Anjr" ujar Azlan
"apa?"
semua lelaki menengok, sebenarnya di lapangan ini sudah ada Azlan, sebenarnya Azlan bisa cuma dirinya ajah malas berurusan dengan lomba-lomba kayak gini
tim bola basket SMA Ganesha
Reygan
Reyhan
Yoshi
Dion
Septian
"Tadi malem Alluna ke Bar and yah, seperti lontehhhh"Ujar Azlan asal.
"Anjr yang bener monyet" ucap Dion tak percaya
"Iya anjir,tadi ajah gw liat di kelas dia lagi ciuman sama sepupunya sendiri"ujar Azlan jujur
"Astaghfirullah,yang bener" Ujar Reyhan yang masih tidak menyangka.
"gw udh duga"kini Yoshi yang membuka mulutnya
"lah?" heran Azlan
dan benar saja Caramella dengan teman-teman mendekat kearah mereka, Tunggu itu di belakangnya juga ada Cia dkk yang ingin mendekat.
"Rey ini minum buat Lo"Ujar Hani menyodorkan sebuah minuman, Awalnya Rey mau menolak namun demi menghargai jadi di terima lalu di buang.
"makasih"
sedangkan di belakang, Cia masih memanas, bisa-bisa nya lelakinya ini tidak tau bahwa di belakanganya ada ceweknya.
Cia punya trik, dia dkk juga mendekat kearah tim basket, kemudia Cia melewati Rey begitu saja dan memberikan sebuah botol minum kepada Reyhan, yang sepertinya kehausan.
"WAH MAKASIH BOCIL"ujar Han lalu segera meminumnya
"Lah aku nggak di kasih by?"Tanya Rey.
"Jangan mubazir,itu kan di tangan ada botol minum"Ujar Cia acuh.
Hani tersenyum kemenangan,dirinya bisa mendahului Cia yang hendak memberikan botol kepada Rey, namun betapa terkejutnya dia Botol yang tadinya dirinya kasih kepada Rey,di buang begitu saja sama Rey.
"Tuh nggak ada"Ujar Rey pada kekasihnya itu.
"Yakkk, ngapain di buang" Ucap Cia kesal
"maunya dari kamu" ujar Rey manja, lalu menarik Cia kedalam pangkuannya
...posisi duduk...
ada satu kursi di pinggil lapangan, d atas kursi ada Yoshi dan Cia, di bawah Rey, Han, dan Dion, sedangkan Azlan berada di pondasi Sisi Lapangan.
...(bayangin ajah sendiri)...
"minggir nggak!!"Ujar Cia kesal
"Tuh kan mampus,di diemin Cia tujuh hari tujuh malam mampus"Ucap Han memanas-manaskan keadaan.
"Rey,jangan gtuin saudara gw!!"peringat Yoshi agar Rey melepas tangannya dari perut kembaran nya.
"DIEM KALIAN"bentak Rey lalu mengeratkan pelukannya pada kekasihnya itu
perlakuan Rey tak luput dari penglihatan Hani yang kini matanya memanas, tangannya mengepal erat, menandakan dirinya sedang marah.
"Nggak usah bentak!"Ujar Cia kesal karena lelakinya ini membentak saudaranya sendiri.
"Maap, ayok ke kantin, jangan marah Mulu"Ujar Reygan dan berdiri dari duduknya lalu menggendong Cia ala bridal style.
Susana lapangan yang masih ramai karena penontonnya masih ada yang setia duduk di bangku penonton, berteriak keras.
"AWWW"
"SO SWEET BANGET"
"JIWA IRI KI MERONTA-RONTA"
"SKSKSKSKKS"
"REY PEA, KALAU MAU UWUW INGET TEMPAT"ujar Dion kesal,seperti biasanya dia jomblo dia diam saja, Hanya tersirat rasa ingin membunuh Rey yang sering sebar keuwuwan.
...^°°°^...
Kini mereka kembali ke kelas, karena jam olahraga telah usai, kini mereka harus mati-matian berjuang di mapel Matematika.
"Skskksks anjr,ulangan nggak bilang-bilang"Umpat Dion prustasi.
"Shi, Yoshi"
"Rey, Rey"
Semuanya diam seakan-akan tuli dengan panggilan dari temannya itu.
"WAKTU ULANGAN TINGGAL 10 MENIT LAGI!!"ujar guru matematika itu
"Yahh pak,nggak ada tambahan kah??"Tanya Dion prustasi
pasalnya dia belum mengerjakan satupun soal diatas lembar jawaban nya.
"Yang sudah selesai boleh di kumpulkan"
CIA,REY, YOSHI,REYHAN berdiri secara bersamaan,kemudia maju dan segera mengumpulkan ulangan itu, sebelum Yoshi berdiri ia melemparkan kertas kearah Dion
"makasih shi"
...°°°°...
Pulang sekolah akhirnya tiba,mereka menuju kemarkas anak Jeyden, bukannya apa Feli dan yoga sedang pergi, pergi ke rumah nenek nya, karena nenek nya sakit.
...Finish...
capekk authornya, start subuh,baru bisa publish pukul 09.02
next nya tunggu yah