
...:¨·.·¨: Welcome to:¨·.·¨:...
...🅂🅃🄾🅁🅈 🄻🄾🄽🄴🄻🅈...
HALLO SEMUANYA💗😰 apa kabar nih???🤺 Baik-baik ya!!! Sebelumnya jangan lupa untuk
➻ Like
➻ Komen
➻ Vote
Yuk follow sosmed Authornya dulu, dan pantengin anak-anak Author🤺 @Lonely_Friend3030 dan @Nous_Official123.
Aku bakalan spoiler di Instagram dan Tik tok!!! Pantengin terus yak🔥🔥🔥
...Salam hangat...
...:¨·.·¨:𝔏𝔬𝔫𝔢𝔩𝔶𝔉𝔯𝔦𝔢𝔫𝔡:¨·.·¨:...
...Happy Reading...
Setelah terjadi keributan kecil di kantin. Kini mereka sudah masuk kembali ke kelas. Cia baru mengingat bahwa besok dia harus konsultasi dan harus meninggalkan rapat OSIS besok.
"Ga bisa ikut rapat OSIS dong," Ujar Cia meletakan kepalanya di atas lipatan tangan miliknya.
"Gapapa kali, izin dulu. Lagian emang ga cape ngurus ini itu?" Tanya Han mengelus rambut Cia pelan.
"Gatau, Cia bingung sendiri." Cia mengacuhkan bahunya.
"Kenapa ke rumah sakitnya harus dua kali seminggu sih," Ujar Cia pelan.
"Kan biar cepet sembuh, udah jangan sedih. Kata Lira nanti katanya mau jalan-jalan, harus happy dong." Han memberi sedikit semangat untuk Cia.
"Eh iya, aduh belum siapin baju lagi. Jam berapa ya, kangen banget sama mereka... Huaaaa," Teriak Cia lebay.
"Alay"
...•••••...
Bell pulang sekolah sudah berbunyi, terdengar dengan jelas suara sepatu yang bertabrakan dengan lantai sehingga menimbulkan suara dentuman keras.
"Cia pulang sama siapa ya??" Pikir Cia ketika I depan nya ada Yoshi, Han, dan Jio yang sedari tadi menunggu jawaban dari Cia.
"Sama bang Yoshi aja lah, Jio sama Han maaf ya. Cia ngga mau repotin kalian, mau repotin bang Yoshi aja, xixixi." Cia tertawa pelan.
"Gapapa kok, duluan ya gess." Jio pergi berlalu.
"Eh, Gendis mau bareng ga?" Tawar Han pada Gendis yang seperti sedang menunggu.
"eum, ga usah. Udah pesen grab, ini juga bentar lagi sampai," Ujarnya sambil tersenyum.
"Mau nya dia, kenapa harus dia sih!" Batin dia kesal.
"Gendis kita duluan ya," Ujar Cia tersenyum manis.
Sedangkan Gendis hanya mengangguk-anggukan kepalanya sebagai jawaban.
...SKIP...
Cia sudah masuk kedalam kamar nya, rumah nya cukup sepi karena tidak ada siapa-siapa dan hanya ada dirinya dan Yoshi di rumah.
"Cia, mau makan siang pakai apa?" Tanya Yoshi sambil masuk kedalam kamar Cia.
"Ketuk pintu dulu kek, Cia mau makan sama Stella sama Lira," Ujar Cia sembari duduk di sofa kamar nya.
"Oalah, terus Abang?" Tanya Yoshi menanyakan dirinya.
"Abang mau Cia masakin? atau mau makan di luar?" Tanya Cia balik.
"Kalau i~"
"Ga boleh ikut, ini itu khusus cewek-cewek cantik. Abang kan Cowok," Ujar Cia melarang sebelum Yoshi menyelesaikan kalimatnya.
"Iya-iya, nanti abang ajak cewek abang aja." Yoshi terkekeh pelan.
"Yaudin sana." Cia sebal dan langsung mendorong Yoshi keluar kamar.
"Bercanda, cewek nya Abang kan kamu." Yoshi menoel hidung mancung milik Cia.
"Abang bikin Pasta aja, nanti kalau pulang Abang nitip makanan ya," Ujar Yoshi sebelum pergi meninggalkan kamar Cia.
"Abang nanti sendirian, panggil aja temen-temen Abang suruh main." Teriak Cia.
Yoshi mengangguk lalu menoleh ke Cia dan tersenyum manis sebelum masuk kamar miliknya sendiri.
...~~~...
Cia menuruni tangga ketika Stella mengabarinya jika sudah sampai di depan rumah Cia.
"AAAAA KANGENNN!!!" teriak Cia sambil berlari kecil menuruni tangga. Padahal. Lira dan Stella masih di luar gerbang rumah, dia sudah berteriak terlebih dahulu.
"Kangen Kita?" Tanya Dion tampak PD ketika dirinya baru sampai dan hendak duduk.
Cia mengacuhkan nya, dia tetap berlari dan hendak membuka pintu untuk keluar.
"Jangan kepedean lain kali Yon, ga baik." Azlan merangkul Dion.
"Diem deh kalian!"
"Siapa sih yang di luar, kepo..." Dion keluar dan di ikuti oleh Rey, Azlan, Han, dan Yoshi di belakang nya.
"Wish, cecan doang Woi!! Yang pake jaket biru cantik tuh," Ujar Dion tak henti-hentinya memandang mereka.
"HEH!! Cewek gw itu!! mau gw pukul lu," Ujar Han ganas seperti ingin memangsa Dion.
"Lah? baru tau lu suka sama cewe, kirain g*y," Ujar Dion menutup mulutnya.
"Mulut lu nggak pernah di sekolahin ya, miskin amat." ucap Han tampak kesal.
"SAYANG!!" panggil Han tanpa ragu, membuat mereka semua menengok kedalam area rumah.
Stella, Lira dan Cia akhirnya masuk ke halaman hanya untuk menyapa.
"Hello Mr. Yoshi," Sapa Stella dengan senyum manis nya kepada Yoshi.
"Halah, bahasa Inggris gw merah anjir. Tapi gw tau, lu nyapa Yoshi kan?" Tanya Dion sok kenal dengan Stella.
Han menarik Lira dan memeluknya pelan, sungguh dia sangat rindu wanitanya ini. Wanita yang akan dia nikahi setelah lulus nanti.
"Njwing, posesif amat banh." Azlan berucap sambil merangkul Dion.
"Iya tau lu jomblo, makanya ngerangkul gw kan?" Tanya Dion pada Azlan.
"Yang gamon udah semester, jangan sok keras deh!!" Azlan menimpali Dion.
"Gapapa gamon, setidaknya nggak nyakitin pihak lain kali," Ujar Dion main asal.
"Heh!"
"Lepasin!! Hallo semua nya perkenalkan saya Elira."
"Girlfriend Gw!" Saut Han.
"IYA TAU!!!" teriak Azlan, Dion, Rey dan Cia bersamaan.
"Berisik Baen!!"
"Hallo semuanya, perkenalankan nama saya Stella," Ujar Stella mengenalkan dirinya.
"Yang ini belum berpawang kan?? kenalin Dion cakep," Ucap Dion mengulurkan tangannya dan di sambut hangat oleh Stella.
"Udah ish, kenalan nya nanti aja. Ayok kita pergi!!" Ujar Cia senang lalu jalan duluan keluar rumah.
"Pamit ya, see you gess!!"
Cia tampak senang ketika dia berbelanja bersama teman-teman jauh nya, Rindu nya telah tergantikan dengan rasa senang ini.
Rasanya sudah mau satu tahun mereka tidak bertemu dan hanya bisa saling telefon saja.
Mereka menikmati sore ini bersama dengan berkeliling Mall, menonton, makan, bermain di Time Zone.
Sebelum pulang, Cia membeli beberapa makanan berat karena mengingat pesanan abangnya tadi. Cia membeli Pizza dan burger untuk dirinya, jangan lupa Cia juga berbelanja sayuran untuk besok dan nanti malam.
Menurut GM Family, makanan yang sehat dan bervitamin adalah makanan buatan rumahan sendiri.
"Besok kalian mau keman?" Tanya Ciae kepada kedua teman nya.
"Ga kemana-mana, paling cuma di Apartemen. Eh besok kita akan berenang, mau ikut?" Tawar Stella.
"Yah, ga bisa." Cia tampak menunduk merasa kecewa.
"Sekolah ya?" Tanya Lira.
"Besok ambil libur aku, Besok ada acara sama bang Yovie." Cia menatap kedua teman nya.
"Gapapa, toh di rumah kamu ada kolam renang, kamu bisa berenang kapan saja," Ucap Lira mengelus bahu Cia.
"Heheheh, kan aku ga bisa berenang" Cia menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
"Ha? seriusan?" Tanya Stella.
Cia mengangguk sambil tersenyum kaku, Karana pada dasarnya dia memang tidak bisa berenang.
...`````...
Cia turun dari mobil milik Stella, Stella memang membawa mobil nya ke Indonesia. Sebelum masuk kedalam rumahnya cia melambaikan tangannya.
Waktu sudah Maghrib, tapi motor teman-teman abangnya masih ada disana. Berarti semuanya masih mengumpul bersama.
"Cia pulang," Ujar Cia sambil memasuki rumahnya.
"Ini Pizza buat mengganjal lapar, Cia masak dulu, Xixixi." Cia berlalu untuk ke kamar bersih-bersih dan di lanjutkan masak makan malam.
...Finish...