
Maaf guys! aku baru sempet UP! ketemu lagi di malam Rabu, para jomblo mending baca cerita ku ajah yuk!
...•••••...
...Happy Reading...
...•••••...
Cia dan Yoshi telah sampai di rumah mereka, sepertinya Yovie belum pulang, oleh karena itu mereka langsung menuju ke kamar masing-masing.
...CIA POV...
"haduh, capek" Cia merebahkan tubuhnya diatas ranjang miliknya.
"Mandi dulu deh, habis itu baca novel" Ucap Cia lalu berdiri dari duduknya.
lima belas menit telah berlalu, hari juga semakin larut malam, Cia baru saja selesai mandi, dan sedang bercermin sambil menyisir rambutnya. Namun suara notifikasi hp membuat Cia mengerutkan keningnya.
...083×××××××××...
'P'
^^^Cia^^^
^^^'Waalaikumsalam'^^^
'Maaf, Assalamualaikum'
'ini benar Cia?"
^^^Cia^^^
^^^'Iya, ini siapa?'^^^
'Save yah'
'Jessi'
^^^Cia^^^
^^^'Oke'^^^
'Mau nanya boleh?"
Cia Sebenarnya ingin menjauh dari Jessi, karena perintah Rey dan Yoshi, namun Jessi malah mendekatinya.
^^^Cia^^^
^^^'Sok, mangga'^^^
'Kamu sama Rey pacaran udah berapa lama?'
Cia kembali mengerutkan keningnya, ada apa dengan Jessi?
^^^Cia^^^
^^^'Berapa yak, lupa gw. Baru beberapa bulan sih'^^^
'Hebat yak lu, bisa ambil Hati Rey, nyesel gw dulu nggak nerima Rey'
Cia kembali dibuat bingung oleh pesan yang dikirim Jessi barusan.
^^^Cia^^^
^^^'Maksudnya?'^^^
'Iya dulu, Rey pernah suka sama gw! tapi malah gw sia-siakan'
^^^Cia^^^
^^^'Jadi lu masa lalu Rey?'^^^
'Iya'
^^^Cia^^^
^^^'kok Rey nggak bilang yak'^^^
'Nggak penting kali'
^^^Cia^^^
Pesan terakhir dari Cia untuk Jessi, sebelum itu Cia mematikan Data di ponselnya kemudian menaruh ponselnya itu diatas nakas.
"Apa ini sebab kenapa Rey nggak ngebolehin aku Deket sama Jessi yak? karena dia masa lalunya" Gumam Cia.
"Rey kira-kira masih punya rasa nggak yak sama Jessi?" Cia kembali dibuat Overthinking.
"Nggak Cia! Sekarang kan Rey punya Lo" Ucap nya lalu berdiri dari duduknya, walaupun masih kurang yakin dengan Kenyataannya. Cia mencoba untuk tidak terlalu memikirkannya.
Cia berjalan menuruni tangga, menuju ke arah dapur, namun betapa terkejutnya dia melihat banyak teman nya sedang duduk diruang tamu ada juga bang Yovie.
"Lah, kalian kapan sampai?" Tanya Cia.
"Baru beberapa menit yang lalu Ci" Jawab Azlan.
"Oalah, kenapa nggak manggil?" Tanya Cia
"Udah dipanggil juga, kayak nya kamu habis mandi deh by" Kini Rey yang menjawab pertanyaan Cia, sedangkan Cia hanya mengangguk-anggukan kepalanya.
"Abang ganti baju dulu yak, capek nih" Yovie berdiri dari duduknya dan berjalan menaiki tangga untuk menuju ke kamarnya.
"Gw mau main Game, ayok shi" Ajak Azlan pada Yoshi.
"Hm" jawab nya acuh
"Ya udah, Cia masak dulu, pasti kalian kesini mau numpang makan kan? aku tahu itu" Ucap Cia sambil tersenyum.
"Tau ae Ci, gw belum makan, yang enak yah" nggak punya malu emang, Dion selain beban keluarga dia juga beban teman yang kawand.
Cia sibuk memasak di temanin dengan Rey yang ikut membantu nya.
"By, Jessi mantan kamu kan?" Tanya Cia tiba-tiba.
Bagai ada petir di siang bolong, Rey langsung menatap Cia yang sibuk mengaduk-aduk masakan nya.
"Tau darimana?" Tanya Rey.
"nggak usah kaget, Jessi yang bilang, dulu kamu suka sama Jessi" Ucap Cia masih sibuk mengaduk-aduk masakan nya.
"By, itu dulu. Sekarang aku ada kamu" Ucap Rey lalu memeluk Cia dari belakang.
"Lebay, Aku cuma nanya, Bukan lagi ngapa-ngapain" Ucap Cia.
"Aku pikir aku nggak kasih tau kamu, karena itu nggak penting sih by, itu kan masa lalu" Ucap Rey lalu melepas pelukannya.
"yah k~"
"CIELAH! MASAK AJAH BUCIN-BUCINAN, YANG ADA MASAKAN JADI ASIN NOH" Ucap Dion yang kebetulan ke dapur untuk mengambil minum.
"Anda iri? saya puas," Ujar Rey melanjutkan Memotong sayurnya.
"Saya? Iri? hidih" Dion tampak mengalihkan pandangannya ke samping.
"Dikit sih," Lanjutnya membuka kulkas di dapur.
"Sana-sana buruan pergi!!! ganggu orang uwuw-uwuw lu" Ucap Rey mengusir Dion.
"Ya tuan, nyonya, silahkan dilanjutkan uwuw-uwuw setannya," Ujar Dion lalu keluar dari dapur.
"By, Ceritain dong, kok kamu bisa suka sama Jessi?" Tanya Cia tiba-tiba.
"Cukup by, aku nggak mau bahas masa lalu plis" Ujar Rey.
"Aku udah nemuin orang yang tepat, yaitu kamu. Kamu itu bandel, bisa-bisanya nyuri-nyuri hati aku," Tambah Rey.
"BYYYY IH!!!! SALTING NIHHHH" Cia memukul pelan lengan Rey.
"Awww sakit ayang, ayang jahattt" Drama pun di mulai.
...••••...
Setelah beberapa menit mereka memasak, akhirnya masakan selesai. Cia mulai ngatur makanan di atas meja makan.
"HEYYY ANAK JEYDEN, AYOK MAKAN!!!" Teriakan Cia terdengar di seluruh penjuru pelosok rumah. Cia dan Feli itu satu turunan, memang buah jatuh tak jauh dari pohonnya.
...Finish...
ucapan maaf
Maaf yak, Author sering ghosting sama kalian, semenjak daring, tugas jadi banyak😭 Semoga suka, Konflik nya yang ringan-ringan dulu. Pasti kalian belum Nemu titik arti Nous yak kan? ayo bantu promosi!