NOUS

NOUS
Nous 62



Tahu kembali Permisah!!! Tahu hari Jum'at free yak😋 Jadi mau kasih sedikit penjelasan tentang kamar mandi yang gelap tapi ada lampunya, jadi kalian tahu model kamar mandi sekolah kan? yang memang berhadapan dan berjejeran dan pasti ada jalan nya nah itu yang gelap, sedangkan di kamar mandinya ada lampunya gitu.


...Happy Reading...


"CIAA LO DI DALAM?" teriak Han panik sambil mendobrak satu persatu kamar mandi yang ada.


"CIAAA" Kini Jio ikut panik.


Jio adalah sosok lelaki yang selama ini tak pernah berani dekat dengan Cia, hanya karena Cia sudah milik Rey. Namun saat dirinya mendengar Rey dan Cia entah kenapa dia sangat senang, bukan kah ini peluang untuknya supaya dekat dengan Cia?.


"HANN!! KAYAKNYA DISINI HAN!!!" teriak Jio memanggil Han.


Han dengan cepat berlari menuju kamar mandi yang ada Jio nya. "INI?"


"CI LO DI DALAM?" Teriak Han mencoba mendorong pintu itu.


"Di kunci Han!!" Jio semakin di buat panik karena ini.


"LARI CARI PENJAGA SEKOLAH!!" teriak Han ikut panik dan menyuruh Jio mencari penjaga sekolah.


dengan cepat Jio berlari mencari keberadaan penjaga sekolah. Han mencoba mendobrak pintu itu dengan sekuat tenaganya.


Han mengintip dari bawah, mata dia membulat ketika melihat kaki seseorang yang sepertinya berbaring di kamar mandi yang sempit itu.


...*BRUK...


...DUGH*...


Han berhasil membuka pintu kamar mandi itu, benar saja dugaannya, Cia terbaring lemah dengan kepala bersender di WC duduk itu.


"Ciaaa!!!" Han segera menangkup wajah cantik Cia.


"Ci, bangun ci!!"


"HANNN INI PENJAGA SEKOLAH!!" Teriak Jio berlari bersama pak Ilham, yang tak lain penjaga sekolah Ganesha ini.


"Udah?" Jio berhenti di tempat sambil menatap Han yang masih sibuk menepuk-nepuk pipi Cia.


"Yasudah pak, Saya minta bantuannya pak ayok ambil ranjang UKS!!" Jio langsung menarik tangan pak Ilham menuju ke kamar UKS.


"Gw harus telefon ambulans," ujar Han mengotak-atik ponselnya dan menelfon rumah sakit langganan Cia.


...•••...


Jio dan pak Ilham bersama-sama menarik ranjang UKS, banyak siswa yang bertanya-tanya dengan Jio yang membawa ranjang rumah sakit.


"Den!!! perut saya sakit!" Ujar Pak Ilham memelankan langkah kakinya.


"Astaga pak! ingat Cia sudah terbaring lemah pak!!" Ucap Jio panik.


"Duluan ajah den, saya mau narik nafas dulu." Pak Ilham melepas sisi ranjang kemudia menarik nafasnya dalam-dalam dan menghembuskan nya.


"Ada apa pak? kok Jio bawa-bawa ranjang UKS?" Tanya pak Adit tiba-tiba.


"eh ayam, bebek, unggas"


"Astaghfirullah pak, itu loh neng Cia pingsan di kamar mandi pak!!" Ucap pak Ilham.


"Yocia sepupu saya?" tanya Adit memastikan.


"Iya pewaris sekolah ini, adiknya Den Yovie, kembaran nya den Yoshi pak," jelas Pak Ilham.


"Saya juga tau, kalau begitu dimana dia?" pak Adit bertanya-tanya.


"Di kamar mandi dekat OSIS, sepertinya ada yang sengaja mengunci pintu kamar mandinya pak," Jelas Pak Ilham.


"Jadi saya teh tadi lagi nyapu di halaman belakang, tiba-tiba Den Jio lari-lari sambil minta kunci kamar mandi itu pak ~~~" Pak Ilham menjelaskan semuanya. Namun, saat dirinya menengok Pak Adit sudah tidak ada disana.


"Meh buang-buang waktu saya! mening teh saya bilang sama semua guru," ujar pak Ilham lalu pergi keruang guru.


...•••...


Adit berjalan tergesa-gesa sambil mencoba menelfon sepupunya Yovie_


"Hallo??"


"Siapa?"


"nanya nya nanti, mending ke rumah sakit biasa, sepertinya Cia kambuh lagi sesak nafas dan phobianya." Jelas Adit di sambungan telefon nya.


"Iya-iya otw nih." Yovie mematikan telefonnya.


Saat Adit sampai di kamar mandi yang di tujunya, dia sudah melihat Cia yang terbaring lemah dengan baju yang basah, tidak memakai sepatu dan ada sedikit luka memar di kening miliknya.


"HAN CIA KENAPA?" Tanya Adit khawatir saat melihat kondisi sepupunya.


"Diem dulu itu ambulans udah dateng bang, mending ayok ke rumah sakit sekarang, nanti Jio yang bakal jelasin," ujar Han mendorong ranjang itu di bantu Jio yang mendorong dari belakang.


Mereka menjadi pusat perhatian pada anak-anak yang tengah duduk-duduk di depan kelas, Mereka bertanya-tanya kenapa dengan Cia?


Siapa sih yang nggak kenal dengan Cia? bahkan hampir satu sekolah tau dirinya hanya karena kecantikannya, dan juga dia pernah ikut lomba nyanyi waktu itu.


"BANG YOSHI!!" Teriak Angel salah satu adik kelas Cia dan Yoshi.


Yoshi hanya menari alisnya satu mengisyaratkan "Ada apa?"


"KAK CIA DI BAWA RANJANG UKS, MENUJU AMBULANS DEPAN BANG!!" Teriak Angel membuat seluruh kantin menatapnya serius.


"YANG BENER??" Yoshi mulai panik.


"Yang bener njel?" Jihan ikut terkejut mendengar berita dari adik kelasnya.


"Beneran kak, itu di parkiran!! makannya ayok!!" Angel berjalan menuju keluar sekolah.


Mereka mengikutinya dari belakang dan mencoba berpositif thinking.


"CIA!!" Yoshi berteriak membuat semua perhatian siswa menatapnya.


"ups, ****.. gw harus kesana!" dengan cepat Yoshi mengambil mobil nya dan mengikuti ambulans yang kini berada tak jauh di depan matanya.


"GW IKUT SHI!!" Teriak Jihan mencoba masuk kedalam Mobil.


"GW JUGA!"


"GW HARUS DONG!"


Akhirnya mereka bersama-sama mengikut ambulans nya.


...•••...


Di ambulans hanya ada Jio dan Han yang masih mencoba memberikan kehangatan pada Cia, nafasnya melemah.


"Ci, bangun dong Ci! beritahu gw siapa yang bikin Lo kayak gini." Han mencoba mengusap-usap tangan milik Cia yang begitu dingin.


"masa hari pertama lu comeback gini sih, bukankah seharusnya ini menjadi hari terindah Lo?"


Han mencoba mengajak Cia berinteraksi, dengan mengajaknya mengobrol!


"Han, cia punya asma?" tanya Jio ragu-ragu.


"Belum tahu, namun setiap phobianya kambuh dia sesak napas," jelas Han pada Jio.


"Kasihan gw,"


...Finish...


Kayaknya novel ini nggak sampai 100+ episode ಥ‿ಥ Mau tim Sad end, atau Happy End sih? masa cerita nya tahu semuanya happy ending, pengen sekali-kali bikin sad end, tapi kita liat saja nanti.


Like!!!


Vote!!!


komen spam!!


next!!!


kirim tips dong! eh ngemis-ngemis maaf 🙏


...Semoga Kalian tidak kecewa sama CERITANYA...