NOUS

NOUS
Nous 19



Yoshi masih menunduk termenung,masih meresapi masalah yang iya buat


"Huft" desisan nafas Yoshi terdengar cukup keras,Air mata nya sudah berhenti,hanya saja mata nya merah,mungkin karena dia menahan air mata nya.


"Bang Yoshi"


panggilan itu membuat Yoshi langsung menoleh ke sumber suara, terlihat adik alias kembaran nya yang terbaring dengan mata yang sudah terbuka.


dengan cepat Yoshi mendekat dan duduk di kursi tunggu di sebelah ranjang


"Dek,maafin Abang,Abang nggak tau kalau kamu di rumah sendirian,Abang pikir kamu sama bang Yovie,Abang minta maaf nggak jawab telefon kamu,dada kamu pasti sakit yak??,mana yang sakit?? ini?? atau ini? dek Abang minta maaf yak"


"Abang memang Abang sekaligus kembaran terburuk"Ujar Yoshi panjang lebar kek rumus volume balok


"Abang sehat??"Tanya cia ngelantur


"Ha?? sehat lah,yang nggak sehat itu kamu"Ujar nya


"sepertinya Abang sudah kerasukan setan materi ini mah,makanya otak nya, yayayaya"Ujar cia bersenandung


"udah itu bodo amat, sekarang kamu mau apa hm?"Tawar Yoshi


"Emmm,Cia mau Es Avocado cokelat,Sama Permen,tapi cia mau Salmon bakar sama sambal hijau"Ujar cia dengan mata berbinar binar


"Nggak boleh makan pedes kan cia lagi sakit"Ujar Yoshi lembut


dan lagi-lagi membuat Yocia di buat cenganga oleh Abang plus Kembaran nya ini


"Bang perlu Cia panggilkan dokter??,Atau suster??"Tawar cia


"kenapa??"Tanya Yoshi heran


"kek nya Abang beneran gangguan jiwa,udah ish sanaaa beliin cia Es sama salmon bakalr sambel ijoo"Ujar cia


"ish, iya-iya adek Abang yang bawel,di sini ajah yak jangan kemana-mana,tunggu!!"Ujar Yoshi lalu pergi meninggalkan ruangan itu


"Iya jangan lama-lama yak bang"Teriak cia


"nggak lama kok,di depan rumah sakit juga ada"Pungkas Yoshi sebelum kaki nya keluar dari pintu


Cia menatap punggung Abang bin kembaran nya itu yang perlahan menghilang dari pandangan nya,Tangan cia terulur untuk mengambil hp nya di atas nakas


"mending gw tik tok an"Ujar cia


ting!!


"Kuota anda sudah abis, silahkan lakukan pembayaran tarif normal"


"Lah si anjir,kuota gw abis,mana nggak ada WiFi"Lirih cia


"oh iya"


"SUSTER!!!"


"SUSTER!!!"


"SUSTER! TOLONG SEGERA SUSTER"teriak cia


dengan cepat pintu terbuka menampilkan 2 suster


"Iya non"


"non kenapa??"


"Ada yang sakit?"


"ada yang bisa di bantu??"


ujar Dua suster itu bergiliran


"Nggak sus,cuma mau nanya password WiFi"Ucap cia cengengesan


"Ya Allah, password nya 'MariKitaCoba' "ujar suster itu sambil menirukan suara Sisca Kohl


"Mari kita coba"


"Nggak tersambung sus, Gimana sih?? jangan-jangan Pake password anak Rp lagi"ujar CIA kesal


"nggak non,Mari kita coba tulisan nya di gabungkan semua"Ucap nya


cia langsung mengetik dan tersambung


"gitu doang?? ya sudah saya mau kembali bekerja"


kedua suster itu pergi meninggalkan ruangan rawat inap Yocia


...YOSHI POV...


Yoshi baru saja keluar dari area rumah sakit untuk mencari apa yang tadi adek nya pesan,perut nya juga lapar,namun saat hendak menyebrang matanya menangkap sosok yang sangat,ia kenal.


siapa dia??


"Alluna"Panggil Yoshi


yaps dia adalah Alluna,Alluna baru saja keluar dari Sebuah toko buku di sebelah rumah sakit


Alluna yang merasa namanya di panggil menoleh,dan mendapati sosok Yoshi yang berdiri sambil melambai kan tangan nya, mengisyaratkan agar mendekat kepada nya


kaki kecil milik Alluna melangkah mendekat ke Yoshi,matanya yang cantik menggunakan gaun Berwarna ungu itu membuat serasi dengan sepatu yang ia kenakan, apalagi sekarang Alluna tidak memakai kacamata bulat milik nya,menambah kesan yang aestetic


"Mau kemana??"Tanya Yoshi kagum


"m-mau pulang"Ujar Alluna gugup


"Ayok gw anter,lagian udah malem,nggak bakal ada bis/ angkutan umum,anak cewek nggak baik keluar malem-malem sendirian"Ujar Yoshi


"ha?? ehm??"Suasana menjadi gugup


"a-apa nggak ngerepotin??"Tanya Alluna


"nggak kok,gw juga lagi nggak ngapa-ngapain,ya udah ayok,gw ambil motor dulu"Ajak Yoshi lalu mengambil motornya yang memang dekat dengan posisi nya saat ini


...YOCIA POV...


Sudah 30 menit yocia menunggu Abang nya pulang,perut nya kini kembali berbunyi,karena tadi hanya makan bubur itu tidak bisa membuat perut nya kenyang,saat ini dia butuh Salmon bakar sambel ijo yang memang benar-benar cia inginkan.


pintu rawat inap nya kini kembali terbuka, menampilkan sosok Lelaki,ets seperti nya cia kege-er an,dia pikir itu kembaran nya,ternyata itu Reygan yang terduduk di kursi roda dan di dorong oleh sepupunya_Emilio


"Gimana keadaan lu ci?"Tanya Reygan


"udah mendingan kok Rey"Jawab nya


"eh iya, kembaran lu mana??"Tanya Emil


"Lagi beliin cia salmon bakar sambel ijo,cia laper bang,beliin gih,bang Yoshi lama"Ujar nya


"Padahal udah 30 menit yang lalu,dia bilang di depan rumah sakit ada penjual nya"Ujar cia memanyunkan bibirnya


"Kemana lagi itu bocah,pengen. di hih"kesal Emil


"Rey lu sini ajah,gw titip cia,mau nyari salmon bakar sambel.ijo dulu buat bayi gw"Ujar Emil


"MAKASIH BANG EMIL,CIA SAYANG BANG EMIL"teriak cia


"sayang Emil doang? gw nggak??"Tanya Rey


"Lu Syapa??"Cia balik tanya


"Gw calon ayah dari anak-anak Lo"lirih Rey menatap wajah cia di atas ranjang


Plisss jantung cia sudah tidak aman.


"Gw ogah punya ayah tiri,ya kali bunda gw nikah sama lu"Ujar cia ngelantur untuk mengurangi rasa salting nya


"apa harus bunda nya?? kalau putri bungsu nya ajah gimana??"Tanya Rey sambil mengeluarkan Senyum devil nya


"Ishhh Rey bego,minggir!! Rey ngeselin"Ujar cia lalu menutupi wajah nya dengan Selimut


Kenapa saat ini rasanya Rey ingin memperjuangkan wanita di depan nya, Apakah salah jika Rey maju selangkah lagi untuk dekat dengan Cia??


...YUHUU GUYS??...


...GIMANA PART KALI INI??...


...JADI-JADI??...


...KESEL NGGAK NIH SAMA YOSHI??...


...YOSHI MO BUAT MASALAH APA LAGI INI??...