
...:¨·.·¨: Welcome to :¨·.·¨:...
...🅂🅃🄾🅁🅈 🄻🄾🄽🄴🄻🅈...
HALLO SEMUANYA💗😰 apa kabar nih???🤺 Baik-baik ya!!! Sebelumnya jangan lupa untuk
➻ Like
➻ Komen
➻ Vote
Yuk follow sosmed Authornya dulu, dan pantengin anak-anak Author🤺🤸🏻♀️ @Lonely_Friend3030 dan @Nous_Official123.
Aku bakalan spoiler di Instagram dan Tik tok!!! Pantengin terus yak🔥🔥🔥
...Salam hangat...
...:¨·.·¨:𝔏𝔬𝔫𝔢𝔩𝔶𝔉𝔯𝔦𝔢𝔫𝔡:¨·.·¨:...
...Happy Reading...
Setelah kejadian waktu itu, kini Cia kembali fokus kepada kesehatan nya di dampingi Yovie dan Yoshi. Jika tidak, Cia akan lupa begitu saja dengan obat-obatan yang kini hidup Cia bergantung pada obat.
"obatnya jangan lupa oke," Ujar Yovie saat mereka selesai sarapan bersama.
"dari bangun, sampai ini. Abang udah bilang 5 kali tau bang." Cia memutar bola matanya malas.
"Cia nggak boleh gitu, Cia harus sembuh oke. Nanti kalau Cia udah bener-bener sembuh, kita semua ke Raja Ampat," Ucap Feli sedikit memberi semangat pada Cia.
"udah nggak minat, Cia udah kenyang." Cia mengelus perutnya.
"makan roti dua aja kenyang dek, biasanya juga beli bubur langganan," ujar Yoshi terkekeh.
"bukan itu, Cia udah kenyang makan obat. Udah nggak mau ke Raja Ampat," Ujar Cia malas.
"terus Cia mau kemana? mau keliling dunia jiga bakalan kita kabulin," Ucap Yoga.
"ga kemana-mana, disini aja. maunya Cia ranking satu di kelas." Cia mengambil ponsel miliknya dan mengscroll beranda chatnya.
"yaudah, gampang itu mah. Nanti~"
"ayah nggak usah macem-macem ya, Cia mau usaha Cia sendiri. Ayah pokonya jangan ngapa-ngapain, diem aja!! tunggu hasil Cia sendiri. Abang juga sama, jangan ngapa-ngapain!! Abang kerjain yang kayak biasanya aja," Ucap Cia panjang lebar.
"udah-udah, udah siang nih. Sana berangkat, nanti terlambat loh," ucap Feli melerai.
"Cia berangkat dulu, dadah ayah, bunda," Ujar Cia lalu keluar sambil melompat-lompat kecil.
"kita juga berangkat ya, bund, yah," ucap Yovie bersalaman dengan kedua orang tuanya.
Hari ini Yoga libur bekerja, Feli dan Yoga akan di rumah saja. Semenjak kejadian itu, Cia dan Yoshi selalu di antar oleh Yovie ke sekolah. Dan, akan di jemput oleh Yoga atau Yogie. Namun, karena Yoga libur mungkin nanti akan di jemput oleh Yoga.
...****...
Cia dan Yoshi turun bersamaan dari mobil milik Yovie. "Sampai jumpa Abang, jangan ngebut-ngebut ya." Peringat Cia.
"iya, ulangan terkahir harus semangat!!" Yovie tersenyum manis.
"Pasti dong," Ujarnya.
Hari ini memang hari terkahir ulangan, setelah berjuang satu Minggu lebih. Tiba juga mereka akan naik ke kelas terkahir atau puncak pendidikan.
"Selamat pagi semuanya," Sapa Cia saat kakinya masuk kedalam kelas.
"Selamat pagi juga cantik," balas Joo tersenyum.
"selamat pagi juga,"
"Hari terakhir ulangan ges, setelah ini kita party." Jihan bersorak gembira.
"sampai bawah, sampai bawah, sampai bawah." Dion menyaut.
"bocah tiketok ya begini," Ujar Azlan.
"Gess, sebelum masanya abis. Kita fotbar dulu yuk." Ajak salah satu teman kelas Cia.
"gimana bapak ketua?" tanya Fariha kepada Jio.
"oke, nanti pas istirahat ya!!" Jio menyetujui dan akan usul kepada wali kelasnya.
"Sip lah, semangat ges!! Terkahir!!" Teriak Jihan kembali.
Mapel terkahir adalah kelas seni, tentang musik, tari, makanan daerah, intinya tentang hal-hal yang berhubungan dengan seni dan kedaerahan.
Cia suka dengan musik, tentu ini cukup mudah untuk dirinya. Ia tak menyepelekan pelajaran ini, hanya saja, Cia yakin ia akan bisa disini.
...***...
Setelah jam pertama atau lebih tepatnya mapel terkahir ulangan berakhir, Cia bernafas lega. Untung saja dia tidak ada hutang selama ulangan ini, mengingat dia mempunyai penyakit yang bisa kambuh kapan saja.
"SELESAI WOI!!!" sorak beberapa siswa kala pengawas ulangan keluar dari kelas.
Jihan mengambil ponselnya dan menyalakan kamera miliknya.
"Hallo gess, hari ini hari terakhir kita ulangan dong. Jadi gimana bapak ketua kelas rasanya?" Tanya Jihan seolah-olah dia wartawan.
"Cukup tenang dong, buat kalian yang lagi ulangan. Semangat!! Semangat dalam berpusing ria maksudnya," Ucapnya menanggapi.
"Lanjut, kepada bapak wakil ketua kelas gimana?"
Semuanya Jihan tanya, Cia menatap Jihan dengan gelengan kepalanya.
"Ada-ada aja," ujarnya.
"Gimana ulang tahun lu ndis? jadi nggak nih?" tanya Fariha kepada Gendis.
"Jadi dong, ultah gw setelah pembagian rapot. Kata mama gw sih biar sekalian ngerayain gitu lah," Jelas Gendis.
"JIO!! KATANYA MAU FOTO!!" teriak salah satu teman kelas.
"OH IYA, KALIAN TATA TEMPATNYA. GW MANGGIL BU ROSSA," ujar Jio lalu pergi meninggalkan kelas.
Jelas mereka sangat antusias, karena sebentar lagi masanya akan berkahir. Mengingat nanti kelas 12 tidak akan memikirkan foto bersama, melainkan ujian, ujian, dan ujian.
Ujian Number one.
Setelah sekitar 15 menit, kini sudah tertata kursinya.
Bu Rossa dan Jio datang bersamaan, akhirnya sesi foto berfoto untuk kenang-kenangan pun di ambil.
...(Pict from Pinterest)...
Setelah sesi berfoto, kini Semuanya langsung ke kantin mengisi kekosongan perut mereka.
"Hari Senin ada rapat OSIS ya," Ujar Cia bertanya pada Jio.
"iya, kan sekalian penyerahan jabatan." Jelas Jio.
"perasaan baru sebentar jadi OSIS, pasti ini bakalan jadi kenangan banget," Ujar Cia.
"setidaknya ada pengalaman jadi OSIS, dan bisa di ceritakan di masa tua nanti." Jio mengelus rambut Cia.
"lu sentuh adik gw lagi, awas aja lu!!" peringat Yoshi.
"Ampun tuan,"
...••••...
Bell pulang sekolah berbunyi, Cia dan Yoshi sedang menunggu di tempat tunggu seperti halte sekolah Ganesha.
"Telefon ayah bang, Cia pegel." Cia memijat kakinya.
"Sini duduk, Abang pijitin." Yoshi duduk dan menarik kaki Cia.
"jangan bang, Malu dilihat orang." Cia menolak.
Cia dan Yoshi kembali duduk bersebelahan menunggu Yoga, sebenarnya Yoshi sudah memberitahu Yoga kalau dia dan Cia sudah keluar kelas.
"Panas ish, mau es jeruk bang." Cia menunjuk gerobak tukang es jeruk.
"nggak, itu nggak baik dan nggak sehat buat kesehatan. Nanti pas pulang abang buatin deh," ujar Yoshi menolak.
"ish, kan harusnya sekarang." Cia cemberut sambil menendang-nendang kerikil kecil di depannya.
"abang beliin air mineral aja ya," bujuknya.
"ga mau~"
"WOI!! ITU CEWEK GW CEMBERUT GARA-GARA APA?" teriak Jio baru keluar sekolah.
"ADEK GW!!" teriak Yoshi tak terima.
"CEWEK GW KAN EMANG ADEK LU WOI," teriak Jio kembali.
"DI TOLAK AJA MASIH NGEJAR-NGEJAR LU BOCAH." Yoshi yang sudah emosi apalagi suasana nya sangat panas membuat dia sensi.
"Atit ati gw dengernya, jahat Abang mah." Jio kembali membangun dramanya.
"Jijiq gw liatnya," Yoshi berdiri kala melihat mobil milik ayahnya.
"Ayok dek." Ajak Yoshi berdiri.
"Jio maafin bang Yoshi ya, tapi dia ada benernya kok." Cia berlalu tersenyum manis.
"lemes dek, abang lemes." Jio mengusap dadanya.
Memang hidupnya tidak pernah padu dengan kenyataan.
...••••...
"Gimana sekolahnya?" tanya Yoga menjalankan mobilnya.
"Susah ulangannya?" tanya Yoga kembali.
"ya gitu yah, gimana ya." Cia menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
Sebelumnya Yoga tidak pernah menanyakan hal seperti ini, ini memang bukan perdana bagi Cia dan Yoshi. Terkahir Yoga bertanya seperti ini waktu Cia dan Yoshi sekolah di Junior School di London.
"Masih haus?" tanya Yoshi saat melihat adiknya dari spion meneguk ludahnya.
"ayah, mampir ke indoJuni dong." Cia memohon kepada ayahnya.
"iya-iya."
...Finish...
Hallo gess, I'm comeback. How are you today? Semoga good ya.
Tandai jika ada typo atau penggunaan tanda baca yang salah(θ‿θ)
Spam next untuk part selanjutnya »
Beberapa part menuju ending!!
*Tim Happy Ending»»
Tim sad ending*»»
Like dan komennya ya kak(•‿•)