
Cia duduk di depan kursi pasien setelah dia membersihkan luka dan memperban nya,Cia masih punya rasa bersalah air matanya turun sedari tadi,deras sekali bagai hujan yang turun
hari ini memang mereka bisa bekerjasama dengan baik dan mendapatkan piala untuk sekolah,karena telah menang di lomba seni,tapi itu tidak bisa membuat Cia senang, bagaimana bisa di senang di saat partner nya sedang kesakitan di dalam sana
"Hiks bego banget sih Pake nolongin gw"Isak cia
Cia belum mengabari siapa-siapa bahkan Abang nya dan teman-teman nya belum tahu,guru saja belum cia kasih tau
Tiba-tiba tangan Reygan bergerak menandakan sang empunya mulai sadar dari pingsan nya
"Rey, Raygan"Ucap cia menghapus air mata nya
perlahan mata Reygan membuka,orang yang pertama ia lihat adalah cia
"Ci"Panggil Reygan
"Iya kenapa?? ada yang sakit?? kepala?? kaki?? tangan?? lengan?? atau dada"Tanya cia khawatir
"gw pengen minum"Ujar Reygan,dengan cepat cia mengambil air di samping nakas sebelah ranjang Reygan
"Lu kenapa sih,bego banget Pake nolongin gw,lu tau jantung gw hampir copot,coba ajah kalau lu nggak nolongin gw pasti gw yang bakal di ranjang ini,bukan lu dan gw yang bakal ke~" belum sempat cia menyelesaikan kalimatnya Reygan menaruh jari telunjuk na di bibir milik cia agar cia berhenti bicara
bagaimana pun ini hari Selasa bukan Jumat yang harus mendengarkan khotbah dari cewek bawel di depan nya ini
"Bawel banget sih Lo,kan gw yang sakit kenapa mata lu yang tembem? kenapa nangis hm? lu khawatir yak Ama gw??"Tanya Reygan
"Ish gimana nggak khawatir coba,hiks-hiks-hiks lu tau,karena gw nyawa lu yang jadi korban hiks"Tangis cia pecah
kan sudah di bilang cia itu orang nya Cengeng,dulu waktu sekolah di high school London aja bestie nya kena pisau karena cia yang naro pisau sembarangan tempat cia nangis Padahal bestie nya biasa-biasa ajah
Cia itu orang yang nggak mau orang sekitar nya kenapa-kenapa hanya karena dirinya,atau karena keteledoran nya
"Hus udah jangan nangis,kenapa malah nangis sih lu"Ucap Reygan lalu menarik cia kedalam pelukannya
"Hiks gw nggak mau orang di s-sekitar G-gw kenapa-kenapa hanya k-karena g-gw"Tangis cia kembali
Reygan kembali memeluk erat cia,kalian tahu kenapa wanita kalau sedang menangis lalu di peluk itu tangis nya makin keras/ parah,karena menurut author pribadi,seorang wanita yang sedang menangis lalu ada yang memeluk nya kayak berasa ada tempat buat bersandar,berasa ada orang yang peduli,ada orang yang mau mendengarkan semua tangis nya
...brak...
ha?? siapa?? bukan nya cia belum memberitahu siapa pun bahwa Reygan di rumah sakit
kecuali yak, Rasya beberapa menit sebelum Reygan sadar cia menelpon Rasya agar datang ke rumah sakit
namun yang datang ini bukan Rasya melainkan masa lalu nya Reygan_Chika dengan dayang-dayang nya
(busett kenapa Reygan suka dengan inisial C?)
"Minggir lo"Ucap Chika lalu menyingkirkan cia dari pelukan Reygan
"Eh Rey kamu nggak papa kan??"
"mana yang sakit??"
"c.k kenapa kamu tolongin dia sih, seharusnya kan dia yang ada di sini"Ujar Chika khawatir
"Eh cia lu nggak papa"Bagaikan angin yang lalu Reygan tidak memperdulikan apa yang Chika ucap kan
"ga papa kok"Ucap cia yang masih terduduk di lantai rumah sakit
"c.k nggak usah lebay,berdiri tinggal berdiri Anjr"Ucap Shila
"Eh cia,lu kenapa???"Tanya Rasya yang baru datang lalu segera menolong saudaranya itu
yak Rasya sudah di anggap seperti saudara sendiri oleh 3Y
"nggak papa kok Rasy,Mending kita duduk"Ajak cia
Cia memang kalau sudah menangis dia pasti lemas,bukan seperti cia biasanya yang bawel,dan cerewet
Cia itu topeng nya tebal, Iya kalau hari-hari biasa dia kuat,bawel,ceria namun dia juga memiliki trauma sendiri
...Flashback...
dulu waktu cia SMP,kalau di London kan adanya' high school nah waktu Junior class,cia mempunyai seorang teman laki-laki yang sering cia bilang Ryan,singkat cerita mereka berdua di culik tepat di depan Cia penculik itu memukul,mencabuk dan menendang Ryan,Ryan dan cia hanya bisa menangis
...SKIP...
setalah kejadian itu,Ryan kritis lalu Ryan sudah pergi di ambil tuhan,cia masih merasa bersalah andai saja dulu cia nggak mengajak Ryan ke taman,pasti Ryan masih ada di sampingnya
sejak kejadian itu cia phobia gelap,darah dan dia mempunyai penyakit Post-traumatic stress disorder (PTSD)
Post-traumatic stress disorder (PTSD) atau gangguan stres pascatrauma dapat terjadi ketika seseorang mengalami peristiwa atau kejadian yang menyebabkan trauma psikologis berat, seperti kecelakaan, kekerasan seksual, atau bencana alam.
Penderita PTSD biasanya akan mengalami kecemasan berlebihan dan sering mengingat peristiwa yang dialami, mimpi buruk, serta rasa takut yang muncul terus-menerus.
Cia juga seorang hypophrenia
hypophrenia mungkin masih asing terdengar di telinga masyarakat umum. Istilah ini merupakan perasaan emosional manusia yang sebenarnya merupakan respon terhadap suatu keadaan yang menimpa diri sendiri. Rasa sedih ini menjadi tidak normal karena seseorang dapat merasakan sedih dan tiba-tiba menangis tanpa alasan yang jelas. Apalagi bila rasa sedih tersebut kemudian membawa dampak yang negatif terhadap pekerjaan, hubungan sosial, bahkan kesehatan fisik seseorang.
"Mending lu pergi dari ruangan gw"Usir Reygan pada nenek sihir
"ish kok kamu gitu by,aku kan mau jenguk kamu"Ucap Chika manja
"BU,BU DOKTER TOLONG USIR DIA"Teriak Reygan
"ish iya-iya aku pulang dulu yak,kamu jangan lupa makan dan minum obat"Pesan Chika
Reygan tampak acuh,dirinya tidak memperdulikan malahan dia melihat Rasya dan cia yang sibuk dengan hp di tangan masing-masing
Chika berlalu pergi dengan dayang-dayang nya, meninggal kan rumah sakit
"Lu bilang ke Chika kalau gw di rumah sakit??"Tanya reygan
Cia menggeleng, dirinya jujur lohk,kan pada kenyataannya memang dia tak memberitahu nya
"nggak Rey,gini yak gw belum ngasih tau siapa-siapa, temen-temen ajah belum tahu, Abang gw juga belum tahu,yang tau cuma Rasya nih"Jelas cia jujur
"nah Chika ta dari mana kalau gw kecelakaan,ada yang nggak beres nih"Ucap Reygan lalu mengambil ponselnya di samping nakas nya
tangan nya memencet beberapa angka di sana,lalu mengangkat ponselnya sampai ke telinga
"Hallo,lu denger kan kecelakaan di restauran Kanada,Depan tempat gw dan cia lomba,lu cari tau kronologis nya"Ujar Reygan lalu mematikan telefon nya secara sepihak
"eh kalian belum makan siang kan?? gw beliin dulu yak,mau apa kalian??"Tanya Rasya
"Gw jelas lollipop,sama Nasi Padang dong,lama gw nggak makan nasi Padang"Ujar cia antusias
"Iya-iya"
"lu??"Tanya Rasya
Reygan hanya menggeleng,Dengan cepat Rasya meninggal kan ruangan
kini di ruangan hanya tersisa Reygan dan Cia
"Eh iy Rey mau kasih tau ortu lu nggak??"Tawar cia
"nggak perlu,bunda sama ayah mana mungkin peduli sama gw, hahahaha mereka sibuk dengan kerjaan masing-masing sampai mereka nggak ingat punya anak satu yang butuh kasih sayang nya,Percuma lu telefon nggak bakal di angkat buang-buang kuota"Ujar reygan
"Hust nggak boleh ngomong gitu bego,mending gw telepon temen-temen"
AUTHOR COMMUNITY OPEN MEMBER BATCH DUA DONG, MAU TAU TENTANG KEPENULISAN YOK JOIN DEADLINE 23 APRIL 2021
HUBUNGI ADMIN YOKK
MAAF BANGET KITA SLOW RESPON KARENA PUNYA KERJAAN MASING-MASING:)
YOK JOIN
HUBUNGI
+62 838 6568 3501(Elira)
+62 831-3003-6047(manara),
salken gw Elira penulis cerita ini,ayok join banyak teman loh,bisa gibah bareng
mau tau kegiatan Kita??
KEGIATAN-!!🕊️
♡Jadwal AUTHOR COMMUNITY♡
•Senin : Materi
•Selasa : Materi
•Rabu/Kamis : Seminar
•Jumat : Free
Sabtu Minggu,kumpul GC utama
katanya readers setia "ketua OSIS itu suamiku"
kalau mau ngasih saran atau apa juga bisa hubungi gw,Wkwk
jok join,yok join
Like,komen,vote,.
btw mau join?? tapi ada syarat dan ketentuan harus folow
@A.c_Community
@Alina_anantha