Natural Ability

Natural Ability
BAB 9



Septian kembali berbicara pada Bagas sebelum akhirnya benar -benar memutus sambungan telfonnya.


 


" *jangan lupa dengan apa yang saya minta sama kamu tadi, dan cepat kabari saya jika kamu sudah menemukannya mengerti."ucap Septian pada Bagas.


 


"baik pak saya mengerti."ucap Bagas


 


lalu Septianpun mematikan sambungan telepon mereka*.


 


kiyara sudah mengambil tasnya dan memasukan semua barang -barangnya kedalam tasnya ia segera turun kebawah untuk menemui Septian.


 


" ka Tian ayo jalan Aya udah siap."ucap kiyara pada Septian.


 


"okay kita berangkat tapi sebelum itu pamit dulu sama bi Mirah ya."ucap Septian pada kiyara.


 


"okay."ucap kiyara.


 


Septian dan kiyara langsung berpamitan pada bi Mirah karena mereka akan pergi keluar.sekaligus Septian yang berpesan kepada bi Mirah dan beberapa pengawal pribadi nya.


 


"bi mirah saya sama Aya mau pergi keluar bibi tolong jaga rumah ya, kalo ada apa apa langsung Hubungi saya atau langsung bilang pada mereka, Septian menunjuk beberapa orang kepercayaannya kepada bi Mirah.


 


"baik den Tian bibi mengerti."ucap bi Mirah pada Septian.


 


sebelum berangkat pun Septian berpesan pada pengawalnya untuk membantu,  menghormatinya dan juga untuk menjaga rumah ini pada saat ia tidak ada di rumah. karena jika tidak mereka akan di pecat.


 


"Baik tuan muda kami mengerti. "ucap pengawal itu yang bernama Jung Soo


 


Septian dan kiyara dan beberapa pengawal bersama mereka pergi untuk menuju mall dan di sana kiyara di beri kebebasan untuk memilih apa yang ia mau dan ia suka."tentunya di temani beberapa pengawal wanita.


 


"okay ka Tian Aya kesana dulu ya.ucap Aya pada Septian.


 


"Okay tapi jangan jauh jauh ya."ucap Septian pada kiyara.


 


dan di saat itu juga Septian mengisyaratkan untuk beberapa pengawal wanita itu , untuk mengikuti kiyara.dan di balas anggukan oleh mereka.


 


Septian menunggu kedatangan kiyara ia memberikan kesempatan untuk adiknya memilih barang barang kesukaannya sementara itu ia mengirimkan pesan kepada Lily ibunya, untuk memberitahukan jika ia dan adiknya pergi keluar untuk berbelanja keperluan kiyara.


 


📱📲 Septian  massage...


 


"assalamualaikum mah Kaka mau ngabarin kalau , Kaka  Aya pergi keluar buat beli keperluan Aya sekalian ajak Aya jalan jalan katanya Aya bt di rumah."ucap Septian.


 


"waalaikum salam ka, engga apa apa ko ka , kalau Kaka sama Adek keluar tapi inget adeknya di jagain jangan sampe kenapa Napa."ucap Lily mengingatkan.


 


"Iya mah , Mamah tenang aja Aya pasti kakak jagain ko mah ini juga keluar sama pengawal."ucap Septian yang meyakinkan Lily kalau ia dan kiyara kan baik baik saja dan meminta Lily tidak perlu khawatir dan fokus saja pada launchingnya saja.


 


"yaudah mamah percayain Adek sama kakak buat di jagain sama  Kaka, ohya inget kalo udah selesai langsung pulang ya jngan mampir kemana mana."ucap Lily mengingatkan anaknya kembali.


 


"siap mah."ucap Septian pada Lily.


 


"yaudah ka mamah mau meeting dulu ya ."ucap Lily pada septian.


 


"yaudah mamah juga semangat ya mah meeting nya semoga sukses."ucap Septian menyemangati ibunya.


 


"makasih sayang .❤️


 


"sama -sama mah.


 


Septian selesai  dengan menghubungi dan memberitahukan kepada orangtuanya.


 


kiyara yang sudah selesai dengan kegiatannya membeli pakaian dan sudah mencobanya juga setelah itu pergi untuk mencari sepatu dan tas untuknya, kiyara.


 


"Ka beli ini boleh engga"ucap kiyara pada Septian.


 


"Boleh sayang kalo kamu mau beli yaudah beli aja."ucap Septian.


 


Entah kenapa Septian bukannya merasa kesal dengan adiknya yang berbelanja sebanyak itu dengan harga yang fantastis ia malah merasa senang melihat adik kesayangannya itu merasa bahagia.


 


"ka udah selesai."ucap kiyara pada Septian.


 


"udah ada lagi yang mau di beli atau cuma itu aja."ucap Septian pada Kiyara.


 


"Ini udah banyak ka Tian, ucap kiyara pada Septian.


 


"Engga masalah buat Kaka sayang selagi kamunya happy."ucap setiap sambil mengelus puncak kepala sang adik dengan sayang.


 


"udah ini aja."ucap kiyara pada Septian.


 


"okay Kaka bayar dulu ya."ucap septian.


 


 


"Iya."ucap Septian.


 


Septian membayar belanjaan yang kiyara beli tadi dan ia langsung  pergi ke kasir untuk membayar semuanya.


 


"mba saya mau bayar semua belanjaan wanita di sana totalnya berapa ya mba."ucap Septian pada kasir tersebut.


 


"total semuanya jadi 15.000.000, mas.


"ucap kasir tersebut pada Septian.


 


Septian mengeluarkan black card nya untuk membuat tagihannya.setelah semua selesai ia pun keluar dari mall tersebut dan pulang menuju rumah.


 


"udah selesai kita langsung pulang ya, soalnya tadi mamah bilang sama Kaka kalau udah selesai kita suruh langsung pulang."ucap Septian pada Kiyara.


 


"Iya tapi sebelum itu Aya mau makan ice cream ka, boleh ya."ucap kiyara pada Septian.


 


Septian hanya menggantungkan kepalanya tanda ia setuju.


kiyara membeliikan semua minuman untuk semua pengawalnya tanpa terkecuali.


 


Septian pun ikut meminum minuman yang Aya belikan dan yang Aya pesan ia hampir tidak menolak apapun permintaan dari sang adik kesayangannya.


 


"de setelah ini kita pulang ya udah sore."ucap septian pada kiyara.


 


"okay."ucap kiyara dengan senyuman manis nya.


 


kiyara dan Septian pulang kerumah. ia sampai di rumah sebelum Lily pulang karena ia masih ada urusan penting lainnya.


 


20.00 PM


 


kiyara Septian sudah sampai di rumah dengan selamat, kiyara langsung beristirahat dirumah dan Septian pun sama seperti Kiyara ia langsung berisitirahat dirumah dan ia merasa senang karena bisa melihat kiyara merasa bahagia.


 


"yaudah de kamu kan capek naik ke atas masuk kamar bersih bersih habis itu turun kebawah buat makan malam ya."ucap Septian pada kiyara.


 


"Iya ka Tian."ucap kiyara.


 


Septian pun kembali ke kamarnya untuk bersih bersih dan setelah itu iya turun kembali untuk makan malam.


 


"bi tolong masak makan malam buat saya dan kiyara ya."ucap Septian pada bi Mirah.


 


"baik den bibi masak dulu makan malam nya."ucap bi Mirah pada Septian.


 


15 menit kemudian makan malam siap bi Mirah memberitahukan kepada Septian jika makan malamnya sudah siap.


 


"permisi den Tian maaf bibi menggangu makan malam nya sudah siap den."ucap bi Mirah pada Septian.


 


"Baik bi saya akan turun  sebentar lagi bibi tolong panggil Aya untuk makan lam ya bi."ucap Septian.


 


"Baik den."ucap bi Mirah.


 


bi Mirah langsung memberitahukan kepada kiyara jika Septian memintanya untuk makan malam bersama sebelum ia istirahat karena ia tidak ingin jika adiknya tidur dengan perut yang kosong.


 


"Non Aya permisi, saya di minta oleh den Septian untuk memberitahukan non Aya untuk makan malam bersama."ucap bi mirah pada kiyara.


 


Baik bi mirah, Kiya kebawah sekarang ."ucap kiyara pada bi Mirah.


 


kiyara sudah selesai menunggu di meja makan, menunggu kedatangan Septian, dan yang di tunggu -tunggu pun datang.


 


"ayo makan malam sayang."ucap Septian pada kiyara.


 


"Iya ka ayo makan."ucap kiyara pada Septian.


 


kiyara dan septian pun makan bersama.


 


"ka Tian makasih ya udah bikin Aya bahagia hari ini, Aya beruntung banget punya Kaka yang sayang sama Aya dan peduli sama Aya."ucap kiyara pada Septian.


 


"Kan kakak pernah bilang apapun yang jadi kebahagiaan kamu pasti akan Kaka lakuin de, kamu itu sumber energi dan kebahagiaan ka Tian selain , Papah , sama Mamah.


 


"sayang ka Tian, love you ka."ucap kiyara.


 


kiyara dan Septian selesai makan malam bersama dan mereka kembali ke kamar masing-masing. kiyara langsung merapikan bukunya dan seragam sekolahnya,setalah itu ia istirahat dan tidur.


 


Septian kembali mengecek kamar sang adik apakah ia sudah tidur atau masih menyibukkan diri menyiapkan keperluan sekolahnya.


 


setelah di lihat ternyata kiyara memang sudah tidur dan Septian pun langsung menutup kembali pintu kamar adiknya.dan Septian pun kembali ke kamarnya untuk beristirahat.


Tbc...