
kiyara, chacha, Dimas dan Julian kembali ke kelas untuk mengambil tas mereka untuk pulang kerumah kiyara kembali mengecek semua barang barangnya dan setelah semuanya lengkap termasuk benda yang dapat dibuat untuk mengusir roh jahat itu ada ia bergegas menuju mobil dan pulang kerumah begitupun dengan ketiga sahabatnya dan siswi tadi.
"Din kamu pulang sama kita aja, nanti kita anterin sama rumah."ucap ketiga sahabatnya itu.
"Engga perlu, kalian pulang duluan aja ohya jangan lupa mampir kerumah sakit untuk cek kondisi kalian, aku udah buat janji sama dokter disana dan kalian udah di tunggu."ucap kiyara pada ketiga sahabatnya.
"Tapi kita apa- apa ko din engga perlu harus ke rumah sakit."ucap Dimas dan Julian bersamaan.
"Aku baru bisa tenang kalo kalian aku bener - bener udah tau kalo kalian memang baik-baik saja."ucap kiyara pada ketiga sahabatnya itu.
saat sedang masuk kekelas untuk mengambil tas kiyara mendapatkan tatapan sinis dan mereka birbisik seakan tidak ingin berteman dengan kiyara, karena ia juga memiliki sifat yang berbeda dari yang lain dan jarang berbicara pada orang asing apa lagi setelah mereka tau jika kiyara adalah anak kedua dari keluarga Jakson pemilik sekolah ini maka tidak ada yang berani mendekat apa lagi berurusan dengannya mereka takut jika kiyara bertidak nekat pada mereka,tak lama setelah itu kelaspun di mulai kembali dan guru yang mengajarpun masuk, dan meminta ke empat siswa dan siswi itu untuk pulang dan mereka diliburkan selama dua hari agar pulih.
"Anak -anak kita lanjutkan kembali pelajarannya dan untuk hari ini kita akan pindah kekelas yang kosong sampai kelas kita kembali bisa dipakai, kecuali kalian ber empat, kepala sekolah meminta kalian untuk pulang kerumah lebih cepat hari ini dan besok kalian tidak perlu berangkat kesekolah mengerti."ucap Bu Tiara pada kiyara, Julian , Dimas , Septian dan Tika.
"Tapi kenapa Bu, kita ingin belajar."ucap chacha dan Bu Tiara.
"Kepala sekolah meminta kalian untuk pulang lebih awal jadi selama dua hari kalian harus istirahat dirumah dan tidak perlu kesekolah, mengerti."ucap Bu Tiara pada murid-muridnya.
"Baik Bu kami mengerti."ucap kiyara.
kiyara dan ketiga sahabatnya itu langsung meninggalkan kelas dan siswi yang bernama Tika itu masih di uks,sebelum pulang kiyara dan ke tiga sahabatnya menyempatkan untuk ke uks memberikan tas siswi yang bernama Tika itu dan menghubungi keluarganya untuk menjemputnya pulang kerumah.
"Dia belum sadar juga Din gimana dong."ucap chacha panik.
"Udah kalian tenang aja dia baik -baik aja ko cuma memang enrginya habis karena sosok tadi yang menyerang kita lebih kuat tapi setelah istirahat yang cukup dia akan jauh lebih baik."ucap kiyara meyakinkan sahabatnya.
"Yaudah kalian pulang duluan aja ya, jangan lupa sebelum pulang kalian kerumah sakit dulu cek kondisi tubuh kalian, aku udah buat janji sama dokter disana dan dia nunggu kalian, aku udah bayar biayanya jadi kalian tinggal Datang aja ke sana dan cek, kalo udah sampe kabarin aku ya, biar dokter tau."ucap kiyara, panjang lebar.
"Okay, kalo gitu kita duluan ya Din, makasih ya karena udah peduli sama kita dan kita beruntung punya sahabat seperti kamu."ucap ketiga sahabatnya kepada kiyara.
"Iya sama - sama ya."ucap kiyara.
setelah ketiga sahabatnya pulang dan menuju rumah sakit untuk memeriksa keadaan mereka kiyara menghubungi keluarga Tika salah satu teman kelasnya dan meminta mereka untuk menjemputnya pulang kerena kodisinya sedang tidak baik.
Tika is call....📱📲
"Hallo sayang ada apa."ucap seorang wanita di sebrang sana.
"Maaf Tante saya kiyara teman sekelas anak Tante,maaf ya Tante saya hanya ingin memberitahukan jika anak Tante sedang di uks."ucap kiyara pada orangtua dari Tika.
"Anak saya di uks apa yang terjadi, baik saya akan segera menjemputnya."ucap ibunya Tika kepada kiyara.
"Baik tante akan saya jelaskan setelah Tante sampai disini."ucap kiyara pada ibu dari Tika.
"Baikah terimakasih ya nak atas informasinya saya akan segera kesana."ucap orang tua dari Tika.
"Baik tante sama - sama."ucap kiyara di akhir telfonnya.
sambungan terputus.
kiyara menunggu sampai orangtua dari temannya itu datang dan menunggu Tika sadar dari pingsannya.saat sedang menunggu ia bertemu dengan seorang pria yang masuk kedalam ruang uks untuk meminta obat dan disana hanya ada dirinya dan Tika yang masih terbaring pingsan dan belum sadarkan diri.
"Permisi."ucap peria itu.
kiyara yang mendengar itupun langsung menoleh ke pintu dan melihat siapa yang datang, dan peria itupun masuk kedalam uks dan meminta obat sakit kepala padanya.
"Permisi."ucap peria itu kembali.
kiyara hanya menoleh dan melihat siapa yang datang tanpa ingin menjawabny atau bertanya kepadanya setelah itu seorang wanita yang juga siswi disana masuk dan bertanya kepada peria itu apa yang ia butuhkan.
"Maaf ka ada apa."ucap siswi itu dan peria itu langsung meminta obat sakit kepala kepada siswi tersebut.
"Saya ingin meminta obat sakit kepala."ucap peria itu kepada siswi yang sedang bertugas.
"Ah..baiklah akan saya ambilkan Kaka tunggu sebentar."ucap siswi itu kepada angga.
sambil menunggu Mita mengambil obat sakit kepala untuk Angga, Angga hanya terdiam dan memperhatikan kiyara yang sedang menunggu Tika sadar dan orangtuanya datang.
"Mit cewe itu bukannya cewe yang tadi hampir celaka itu kan."ucap Angga pada Mita.
"Iya ka dia orang nya Kaka kenal ka kiyara."ucap Mita pada angga.
"kenal sih engga, cuma tau aja."ucap Angga pada mita.
Saat sedang mengobrol tiba-tiba seorang wanita cantik masuk kedalam uks dan kiyara yang melihat itupun langsung menoleh dan segera berdiri untuk menemuinya.
"Tante sudah datang."ucap kiyara pada wanita yang tak lain adalah ibu Tika.
Angga dan Tika melihat kearah kiyara dan seorang wanita yang baru saja sampai, sebelum itu wanita yang tak lain adalah ibu dari Tika itu melihat kondisi putrinya dan bertanya kenapa ia bisa tidak sadarkan diri.
"Kenapa dengan putri tante."ucap ibu dari Tika.
"Jadi gini Tante, pas kita lagi lagi belajar tiba - tiba anak Tante kerasukan mahluk."ucap kiyara pada ibunya Tika.
"Maksudnya anak Tante kerasukan setan."ucap ibu dari Tika itu.
"Iya Tante, saya dan ketiga sahabat saya yang lainnya terlempar keluar dan di tarik masuk ke dalam kelas oleh sosok yang merasuki tubuh anak Tante."ucap kiyara pada ibu dari Tika.
"Lalu luka di tangan dan di leher kamu itu."ucap ibu dari Tika.
karena ibu dari Tika tidak percaya dengan semua yang dikatakan oleh kiyara, dan tidak mungkin jika putrinya melakukan itu semua, ia memanggap kiyara berbohong dan meminta penjelasan dari guru yang mengajar di kelas 3.2 itu.
"Saya yakin Tante tidak percaya begitu saja dengan semua perkataan saya, jadi Tante bisa tanyakan sendiri pada guru dan kepala sekolah jika Tante ingin memastikannya, kalau begitu saya permisi Tante.
kiyara meninggalkan ruang uks setelah menunggu keluarga teman temannya dan menjelaskan semuanya kepada ibu temannya itu, Angga dan Mita hanya menyaksikan tanpa berkomentar apa-apa.
"Pak kita pulang sekarang."ucap kiyara pada pak Lee.
"Baik Noona."ucap kiyara.
kiyara melajukan mobilnya meninggalkan halaman sekolah dan pulang kerumah.
Raka is call...📱📲
"Din saya butuh kamu untuk bantu saya sekarang."ucap Raka pada kiyara.
"Tapi apa yang harus saya bantu dan kenapa harus saya."ucap kiyara pada Raka.
"Nanti akan saya jelaskan setelah kamu sampai di sini. "ucap Raka pada kiyara.
"Jadi saya harus kemana."ucap kiyara.
"Kita bertemu ditaman dekat rumah kamu."ucap Raka pada kiyara.
"Baik saya akan segera kesana."ucap kiyara.
sambungan terputus.
kiyara meminta pak Andi untuk menurunkannya di taman karena ia ada urusan penting dan meminta pak Lee dan pak Adi untuk menunggunya di mobil.
"Pak Andi nanti turunin Aya di taman Deket rumah ya pak, karena Aya ada urusan sebentar.pak Andi dan pak Lee tunggu saja di mobil ini hanya sebentar."ucap kiyara.
"Tapi noona bagaimana jika sesuatu terjadi pada Noona."ucap pak Lee dan pak Andi bersamaan.
"Saya janji kali ini tidak akan terjadi apa- apa. "ucap kiyara meyakinkan.
"Tapi noona, kami akan terkena masalah jika tuan Septian sampai tau."ucap pak Lee dan pak Andi.
"Saya janji tidak akan terjadi apa-apa jika terjadi sesuatu saya akan memanggil kalian."ucap kiyara pada pak Lee dan pak Andi.
Raka dan septa sudah menunggu kiyara di taman tempat mereka membuat janji bertemu disana dan kiyara binggung, untuk apa mereka ingin bertemu dengannya.
"Apa yang membuat mereka ingin bertemu denganku, dan apa mereka tau sesuatu tentang kejadian yang menimpaku hari ini."ucap kiyara pada dirinya sendiri.
kiyara bergegas menemui Raka dan septa untuk mengetahui apa yang ingin mereka katakan kepadanya, kiyara sudah berada di taman tetapi ia tidak melihat siapapun di sana , baru saja ia ingin kembali pulang tiba-tiba ada seseorang yang memanggilnya.
"Dinda."ucap septa memanggil kiyara.
"Kalian, ada apa kalian ingin bertemu denganku."ucap kiyara.
"Kami kesini karena ingin meminta bantuan mu."ucap Raka pada kiyara.
"Bantuan apa maksud kalian."ucap kiyara yang merasa binggung.
septa dan Raka meminta bantuan kekuatan yang ada pada dirinya untuk mengusir roh jahat pada orang- orang yang membutuhkan bantuan mereka.
"Kami ingin meminta bantuan kepada kamu untuk membantu kami dengan kekuatan yang sangat besar ada diri kamu, untuk mengusir roh - roh jahat yang masih berkeliaran di luar sana, bagaimana.
"Apa kalian bercanda, mana bisa aku melakukan itu semua, dan apa kalian tidak salah meminta bantuanku."ucap kiyara pada Raka dan Septa.
"Karena kami percaya kepada mu Dinda, karena kamu bisa membantu kami."ucap Raka.
"Kenapa kalian bisa seyakin itu padaku."ucap kiyara pada Raka dan septa.
"Karena kami sudah melihat kemampuan mu untuk membantu mengalahkan mereka, dan itu sudah tugasmu, karena."ucap Raka dan septa.
"Karena aku adalah generasi ke tujuh itu bukan yang ingin kalian katakan."ucap kiyara pada Raka dan septa.
Raka dan septa menjelaskan jika dirinya adalah generasi ke tujuh yang memiliki kekuatan yang sangat besar untuk mengalahkan mereka dengan kemampuannya itu, kiyara tidak mengerti dengan apa yang mereka katakan tetapi ia akan menanyakan ini semua kepada kedua orangtuanya saat mereka pulang nanti.
"Kamu adalah generasi ke tujuh dan kamu itu memiliki kekuatan yang sangat besar untuk mengalahkan mereka, dan itu sudah di ramalkan."ucap Raka dan septa.
"Aku tidak mengerti apa yang kalian katakan tetapi aku akan mencoba membantu sebisaku."ucap kiyara pada Raka dan septa.
"Baiklah jika waktunya sudah tiba nanti aku akan memberitahukan padamu dan sambil menunggu waktu itu tiba persiapkan dirimu, mengerti."ucap Raka memperingati kiyara.
"Baiklah."ucap kiyara.
kiyara meninggalkan taman terlebih dahulu untuk menunju mobil dan kembali kerumah.
"Noona apa noona baik-baik saja."ucap pak Lee dan pak Andi bersamaan.
"Ya saya baik-baik aja."ucap kiyara.
kiyara masih saja merasa binggung dengan semua yang ia dengar tadi dan apa yang tadi mereka maksudkan dengan waktu yang akan tiba.aku akan bertanya kepada mereka nanti.