Natural Ability

Natural Ability
BAB 6



kiyara meninggalkan toko buku untuk pulang kerumah di perjalanan ia mengecek semua yang ia beli apa sudah semua lengkap atau ada yang tertinggal.


 


setelah ia cek tidak ada yang tertinggal ia kembali menaruh semua barang -barangnya yang ia beli di dalam tasnya.


 


15 menit kemudian kiyara sampai di rumah.


 


"assalamualaikum mah kiyara udah pulang."ucap kiyara.


 


"waalaikum salam sebentar."ucap seseorang dari dalam rumah.


 


kiyara binggung saat melihat  siapa yang membuka kan pintu untuknya.


 


"ka Tian ko tumben udah di rumah."ucap kiyara pada kakanya.


 


"Ia ka Tian emang sengaja pulang cepet karena tugas ka Tian di kantor udah selesai."ucap Septian.


 


"Oh....pantesan."ucap kiyara.


 


"Kenapa kamu engga seneng ya kalo ka Tian pulang kerumah lebih cepet."


 


"Kata siapa kiyara seneng ko kalo ka Tian pulang lebih cepet."ucap kiyara pada Tian dengan senyuman diwajahnya.


 


"kamu kenapa baru pulang jam segini."ucap Septian pada kiyara.


 


"Tadi aku pergi ke toko buku dulu ka, mau beli buku."ucap kiyara pada Septian.


 


kiyara diminta untuk mengganti baju dan Septian menunggu untuk makan siang.


bersama dengan Septian karena sang ibu Lily sudah berangkat dari pagi hari karena ia harus menyiapkan untuk launching prodak kecantikan.


 


"ka Tian Aya ke kamar dulu ya mau ganti baju."ucap kiyara pada Septian.


 


"okay ka Tian tunggu kamu di bawah ya jangan lama lama, ka Tian masak makanan kesukaan kamu."ucap Septian pada kiyara.


 


Septian langsung menuju dapur untuk memasak makanan siang untuk adiknya dan dirinya.


 


"Aden kenapa engga kasih tau bibi kalo Aden mau makan kan bibi yang bisa masakin."ucap bi mirah pada Septian.


 


"Engga apa- apa bi biar saya saja yang masak, karena saya ingin memasak makan siang untuk Aya.


 


"Baik den kalo begitu bibi bisa bantu apa."ucap bibi dengan tulus.


 


"tidak  usah bi, biar saya saja yang memasak makan siang, bibi bisa memasak makan malam saja.


 


kiyara sudah selesai berganti baju dan ia  juga sudah selesai mengerjakan tugas sekolahnya, kiyara segera turun kebawah untuk makan siang bersama Septian.


 


"Ka Tian masakannya udah Mateng belum Kiya udah engga sabar nih mau makan masakan ka Tian.


 


"Udah dong de, kenapa kamu laper ya. "ucap kiyara.


 


"Ayo makan Sekarang.Ucap Septian pada kiyara.


 


"okay ka."ucap kiyara.


 


kiyara dan Septian makan siang bersama setelah mereka selesai makan bersama Septian dan kiyara berbagi tugas untuk mencuci piring dsn mengelap meja makan.


 


walaupun ada pembantu kedua orang tua mereka mengengajarkan untuk tidak bergantung pada orang lain dan bertanggung jawab atas apa yang ia baru saja lakukan dan kerjakan.setelah semua nya selesai kiyara dan Septian menonton televisi.


 


"Nonton film horor yu ka temenin Aya."ucap kiyara pada septian.


 


Septian tidak pernah menolak apapun permintaan kiyara bahkan jika ia memintanya untuk membeli keperluan wanita ia tidak adakan menolaknya dan akan membelinya demi sang adik kesayangannya.


 


"Yaudah ayo."ucap Septian pada kiyara.


 


kiyara langsung memutar film horor untuk ia dan Septian dan tak lupa juga ia membawa cemilan dan minuman untuk ia makan saat menonton.


 


di tempat lain


 


Chacha bertemu dengan seorang wanita yang cantik dan angun, saat sedang membeli sepatu untuk acara keluarga ia melihat Julian bersama seorang wanita tetapi Chacha tidak ingin menemui Julian karena takut akan menggangu nya.


 


Chacha ingin memberitahukan kepada kiyara sahabatnya tetapi ia tidak ingin menanggu dan ia pun belum tau wanita yang bersama Julian itu siapa.


 


tiba -tiba ada yang menepuk bahunya yang membuat ia terkejut.


 


"Chacha Lo lagi ngapain di sini."ucap Julian yang ternyata melihatnya dari jauh.


 


"Oh...Julian ih.. ngagetin Chacha aja sih."ucap Chacha pada Julian.


 


"Maaf Cha aku engga bermaksud buat ngagetin kamu,"ucap Julian pada Chacha.


 


"Iya Chacha maafin tapi lain kali jangan kaya gitu lagi ya untung Chacha engga jantungan."ucap Chacha pemperingati.


 


"Iya ,iya tunggu dulu deh, kamu beli apa disini."ucap Julian pada Chacha.


 


"Chacha habis beli sepatu."ucap Chacha.


 


"Sepatu apa Cha yang di cari, emang sepatu Chacha kemana semu."ucap Chacha.


 


"sepatu Chacha tuh rusak, jadi harus beli  lagi untuk acara keluarga."ucap Chacha.


 


 


"Chacha duluan ya Lian."ucap Chacha pada Julian.


 


"okay hati -hati Cha."ucap Julian pada Chacha.


 


ditempat lain.


 


kiyara yang sedang menton film horor dengan septian sambil memakan Snack yang di beli oleh Septian untuknya.


 


16.30 .Wib


 


kiyara sudah selesai menonton film horor bersama Septian dan Kiyara segera mematikan filmnya karena ia sudah selesai menontonnya dan ia berpamitan kepada Septian untuk kembali ke kamarnya, untuk mandi karena tubuhnya sudah lengket karena keringetan.


 


"ka Tian kiyara ke kamr dulu ya mau mandi."ucap kiyara pada Septian.


 


"Iya de Kakak juga mau mandi dulu."ucap Tian.


 


Baik kiyara maupun Tian kembali ke kamar masing - masing untuk mandi.dan setelah selesai Septian memberitahukan bibi untuk memasak makan malam.


 


"bi masak jangan lupa masak untuk makan malam ya bi."ucap bi Mirah.


 


"Baik den."ucap bi Mirah.


 


bi Mirah bergegas untuk memasak makan malam untuk keluarga Jakson.


kiyara sudah selesai mandi dan berpakaian ia tidak turun kebawah untuk membantu memasak. ia menyempatkan diri untuk belajar setelah mengerjakan tugas.


 


19.00 Wib


 


makan malam pun selesai dibuat oleh seprtian dan bi mirah kiyara dan Septian menunggu kedatangan Jakson dan Lily kedua orang tua mereka untuk makan malam bersama.


 


Mama Lily is massage...


 


" assalamualaikum ka


 


"wa'alaikum salam mah


 


"Ka mamah sama papah engga bisa makan malem di rumah soalnya masih ada kerjaan kamu bisa makan malem duluan aja ya ka kemungkinan mamah papah pulang nya malem.


 


" mama minta maaf ya ka.


 


kiyara menanyakan pada Septian siapa yang baru saja menghubungi kakanya itu.


 


"Dari siapa ka."ucap kiyara pada Septian.


 


"Dari mamah de."ucap Septian pada kiyara.


 


"Ada apa."ucap kiyara pada Septian.


 


"Mamah papah engga bisa makan malam di rumah de sama kita katanya masih banyak kerjaan,jadi kita makan malam bedua aja engga apa apa kan de."ucap Septian memastikan keadaan adiknya baik -baik saja.


 


"Iya ka Aya ngerti ko kan Papah ,sama mamah bekerja buat Kiyara dan ka Tian juga kan walau pun ka Tian sudah kerja.


 


Septian merasa lega karena melihat bahwa sang adik kiyara adinda sudah menjadi dewasa.


 


"Kaka seneng kamu bisa ngerti dek."ucap seprtian merasa bangga kepada sang adik.


 


Septian dan kiyara sudah selesai dengan kegiatan mereka makan malam bersama Septian langsung mengerjakan tugas kantornya dan kiyara kembali belajar di kamarnya.


 


21.00 Wib


 


kiyara sudah tertidur setelah ia selesai belajar dan Septian masih mengerjakan tugas kantornya.


 


22.30 Pm.


 


Lily dan Jakson baru saja sampai rumah Lily bertanya kepada bi Mirah dimana kedua anaknya sekarang karena ia melihat rumah mereka sepi tidak biasanya.


 


"Bi mirah dimana anak anak bi."ucap Lily pada bi Mirah.


 


"Iya nyonya, non kiyara di kamarnya, kalo den Septian diruang kerjanya Bu."ucap bi mirah.


 


Lily mengecek kedua anaknya saat sudah sampai di kamar anaknya ia melihat kiyara yang sudah tertidur pulas di kasurnya yang empuk.


 


dan setelah itu Lily mengecek ke kamar anak laki -lakinya dan melihat Septian yang juga sudah tertidur.


 


Jakson menanyakan kepada Lily bagaimana keadaan kedua anaknya.


 


"dimana Septian."ucap Jakson pada istrinya.


 


"Mereka sudah tidur , sepertinya mereka sangat lelah, entah apa yang mereka bedua lakukan dirumah.


 


"yasudah biarkan saja mereka bedua istirahat."ucap Jakson pada Lily istrinya.


 


Lily dan Jakson pun masuk kamar mereka untuk beristirahat dan memulihkan energi mereka untuk beraktivitas pada esok harinya.


 


Tbc.