
"Kau ingat jika aku pernah memberitaukan mu saat aku ingin memeriksa kondisi adikmu, aku mendengar jika ia seperti sedang berbicara kepada seseorang dan ternyata ia sedang tertidur pulas."ucap dokter Reyhan pada Septian.
"Ya lalu."ucap Septian.
"Saya mendapat laporan dari seorang suster yang melihat jika ada seseorang yang masuk ke dalam ruangan pasien VIP nomor 1 itu dan ia keluar dengan cepat sebelum ada yang melihatnya dan setelah itu kiyara tertidur.
"Apa kau yakin tentang itu, dan apa kau yakin jika suster itu tidak berbohong."ucap Septian pada dokter Reyhan.
"Saya yakin jika Suster ana tidak berbohong karena saya mengecek Cctv rumah sakit dan benar terlihat jika peria berhoodie itu masuk kedalam kamar Kiyara.
"kamu bisa mengeceknya sendiri jika tidak percaya saya akan menemani anda untuk melihatnya, Dan 1 lagi saya menemukan sebuah surat yang terjatuh dibawah lantai, mungkin di jatuhkan oleh peria berhoodie itu karena buru -buru, saya akan memberikannya padamu nanti, saya membawanya dan menyimpannya untuk diberikan kepadamu, karena saya fikir mungkin kamu akan dibutuhkan nya."ucap dokter Reyhan pada Septian.
"Baik saya akan menenuggu surat itu sampai pada tangan setelah itu saya akan mencari bukti lainnya, jika memang pria itu bersalah saya akan menindak lanjuti kasus ini sampai ke akarnya."ucap Septian pada dokter Reyhan.
"Baik jika kau membutuhkan bantuan aku siap membantu, katakan saja kapan kau membutuhkan bantuan ku."ucap Reyhan pada Septian.
"Baik aku akan memberitahumu jika semuanya sudah siap."ucap Septian pada dokter Reyhan.
"Baiklah aku akan menunggu dan bersiap kapan pun saat kau memanggilku."ucap dokter Reyhan pada Septian.
"Terimakasih sudah menjaga adikku dan sudah memberitahuku."ucap Septian pada dokter Reyhan.
"Tidak perlu berterimakasih, sudah tugasku menjaga pasien ku dan memberitahu informasi tentang kondisi pasienku pada keluarganya."ucap dokter Reyhan pada Septian.
Septian mendapatkan telfon dan ia mengangkatnya setelah itu mereka kembali pada tugas masing-masing Septian berpamitan.
📱📲 is calling ....
"Apa Kau sudah menemukannya."ucap Septian pada seseorang di sebrang sana.
"Baik saya kesana sekarang, jangan biarkan dia kabur, dan penjagaan ketat jangan sampai ada yang tau, bawa ia ketempat yang sudah saya berikan lokasinya padamu saya akan kesana sebentar lagi."ucap Septian kepada seseorang itu dan ia langsung memutus sambungan telfonnya.
"Sepertinya saya harus pergi karena masih ada urusan lain."ucap Septian pada dokter Reyhan.
"Baik sepertinya saya juga harus memeriksa kondisi pasien yang lain."ucap dokter Reyhan pada Septian.
"Terimakasih sudah menyempatkan waktu untuk menemui saya."ucap Septian pada dokter Reyhan.
"Sama - sama."ucap dokter Reyhan.
mereka bergegas untuk kembali kepada profesi masing -masing, Reyhan dan Septian bersama sama untuk melihat kondisi adik dan pasiennya itu.saat sampai ia melihat kiyara sedang asik memainkan ponselnya dan melihat ke arah pintu yang terbuka.
"Ka Tian, dokter Reyhan kalian ko bisa barengan."ucap kiyara pada keduanya.
"Iya sayang tadi ka Tian sama dokter Reyhan ada urusan jadi kesini nya bareng deh."ucap Septian pada kiyara.
"Oh..okay."ucap kiyara yang menunjukkan senyum manisnya.
"Ohya de mamah mana."ucap Septian pada kiyara yang tidak melihat ibunya.
"Oh..mamah tadi itu bilang nya mau ke kantor."ucap kiyara pada Septian.
"Dari tadi."ucap Septian kembali memastikan.
"Iya."ucap kiyara.
"Yaudah deh Kaka pamitannya sama kamu aja, mamahnya udah berangkat sih nanti biar Kaka telfon aja."ucap Septian pada kiyara.
Septian berpamitan pada adik kesayangannya itu dan sebelum berangkat ia berpesan kepada adiknya untuk menuruti semua perintah dokter Reyhan dan ia tidak boleh meninggalkan kamar dan jika ingin ucapan Septian terpotong.
"Jika ingin keluar kamar harus ada yang menemani dan harus di kawal sama paman Lee atau ka haera, aku benar kan ka."ucap kiyara pada Septian.
"Kaka berangkat dulu ya kamu, kamu hatu hati."ucap Septian pada adiknya.
"Iya ka Tian Aya tuh udah besar bukan anak kecil lagi tau."ucap kiyara pada Septian.
"Kaka tau, tapi buat Kaka selamanya kamu akan tetap jadi adik kecilnya ka Tian yang cantik, lucu, dan baik hati."ucap Septian pada kiyara.
"Aya tau itu."ucap kiyara.
Septian keluar ruangan untuk segera bertemu dengan orang orang yang sudah ingin sekali ia temui, dan memberi kejutan kepada mereka semua.
"Dok saya mau tanya."ucap kiyara buka suara.
"Ingin bertanya apa adik kecil."ucap dokter Reyhan pada kiyara.
"Dok kapan saya bisa keluar dari rumah sakit ini".ucap kiyara pada dokter Reyhan.
"Besok kamu sudah boleh keluar dari rumah sakit ini."ucap dokter Reyhan pada kiyara.
"Besok dok serius saya sudah bisa keluar dari rumah sakit ini."ucap kiyara memastikan jika ia tidak salah dengar.
"Iya besok kamu sudah boleh keluar dari rumah sakit ini dan saya akan bicarakan ini pada kedua orang tua kamu adik kecil.
kiyara sangat bahagia sampai sampai ia menagis karena akhirnya ia bisa pulang kerumah yang sangat ia rindukan itu.
Reyhan yang melihatnya langsung memeluk pasien sekaligus adik kecilnya yang sudah ia anggap seperti adik kandungnya sendiri itu.
"Hei ko kamu menangis."ucap Reyhan pada kiyara.
"Aya tuh nangis karena Aya seneng bisa pulang kerumah lagi."ucap kiyara pada dokter kesayangannya itu yang sudah ia anggap seperti kakak kandungnya sendiri.
"Tapi kenapa kamu nangis kan bisa dengan cara lain."ucap Reyhan pada kiyara.
"Aya engga tau Aya hanya ingin menangis."ucap kiyara pada dokter Reyhan.
"Yaudah berhenti nangis nya, kalo kamu nangis cantik nya ilang loh."ucap dokter Reyhan pada kiyara.
"Emang iya yaudah Aya engga akan nangis lagi deh."ucap kiyara pada dokter Reyhan.
"Nah sebagai gantinya gimana kalau dokter Reyhan traktir Aya ice cream kesukaan Aya gimana mau engga."ucap Reyhan pada kiyara.
"Aya mau, tapi dokter Reyhan harus izin mamah dulu atau ka Tian."ucap kiyara pada dokter Reyhan.
"Yaudah dokter telfon mamahnya Aya ya."ucap dokter Reyhan pada kiyara.
"Okay."ucap kiyara dengan tersenyum terbaiknya yang menjadi obat penyemangat untuk nya.
📱📲 *Reyhan ia calling...
"assalamualaikum Tante Lily.
"Waalaikum salam .Rey ada apa.
"begini Tante Reyhan mau ajak Aya keluar untuk makan ice cream kesukaannya sekaligus ngerayain sehatnya aya.karena besok Aya udah boleh pulang Tante.
"Iya Rey Tante izinin tapi harus ajak bi mirah dan yg lainnya ya Rey, demi keselamatan Aya, tapi maaf ya bukan karena Tante engga percaya sama kamu, kalau kamu pasti bisa jaga Aya, tapi karena Tante mau kalian aman sayang tolong ngertiin ya.
"Iya tante aku ngerti ko ,Tante engga perlu khawatir aku juga engga akan ngelanggar ko Tante.
"Yaudah sayang boleh tapi Aya harus janji harus selalu hati hati dan engga boleh jauh jauh dari dokter Reyhan dan bi Mirah ngerti, sayang.
"Iya mah ngerti ko."
Tbc.