Natural Ability

Natural Ability
BAB 28



kiyara menujukan telapak tangannya yang diperban kepada ketiga temannya itu dan mereka yang merasa binggung dengan maksud yang diberikan kepada kiyara dan apa tujuannya. begitupun dengan kiyara ia juga merasa binggung dengan semua itu dan ia akan mencari tau semuanya.


"Din apa kamu tau dia siapa."ucap Julian dan Dimas bersamaan.


"Engga tau siapa, makanya aku mau cari tau siapa orang itu dan apa tujuannya datang terus ke mimpi aku."ucap kiyara pada kedua sahabatnya itu.


kiyara akan menanyakan ini kepada kedua orangtuanya jika mereka sampai dirumah nanti .karena hari sudah mulai sore baik chacha, Dimas dan Julian pamit untuk pulang kerumah mereka masing masing dan menanyakan kepada kiyara kapan ia akan pergi sekolah kembali.


"Din kita mau pamit pulang ya."ucap chacha dan yang lainnya.


"Ko buru - buru sih pulangnya."ucap kiyara pada ketiga sahabatnya.


"Iya soalnya udah sore, kan kita dari tadi siang disini."ucap Julian menambahkan.


"Yaudah kalian hati-hati ya."ucap kiyara pada ketiga sahabatnya itu.


"Iya, ohya Din kapan kamu balik lagi ke sekolah."ucap ketiga sahabatnya.


"Kemungkinan besok udah masuk sekolah lagi, makanya sore ini mau ketemu dokter Reyhan buat ngecek kondisi tanganku lagi, kalo semuanya baik -baik aja besok udah bisa masuk sekolah.


"Okay nanti gimana hasilnya kabarin ya."ucap chacha dan yang lainnya.


setelah semua teman-teman nya pulang ia meminta bi Mirah untuk membereskan semua makan siang yang tadi selesai mereka makan.


"Bi tolong dibereskan ya bi semuanya."ucap kiyara pada mi Mirah.


"Baik non."ucap bi Mirah.


"Makasih bi."ucap kiyara pada bi Mirah.


"Sama -sama non Aya."ucap bi Mirah.


setelah selesai kiyara kembali kekamar untuk bersih-bersih dan setelah itu kiyara beristirahat sejenak di kamarnya sebelum makan malam tiba.


Septian is call....📱📲


"Hello de kamu lagi apa."ucap Septian di seberang sana.


"Iya ka hallo ada apa ka."ucap kiyara pada Septian.


"Kamu siap - siap setelah itu Kaka jemput kamu dirumah."ucap Septian pada kiyara.


"Kita mau kemana."ucap kiyara binggung.


"Kamu lupa ya kita mau kerumah sakit hari ini mau cek kondisi kamu."ucap Septian pada kiyara.


"Ohya Aya lupa yaudah Kak Aya siap - siap dulu nanti setelah selesai Aya telfon ya ka.


"Okay."ucap Septian pada kiyara.


sambungan terputus.


kiyara beranjak dari tempat tidur dan bersiap siap untuk bergi kerumah sakit bersama sang Kakak ia sebenarnya sudah tidak ingin kembali lagi kesana tetapi karena sang Kaka ia akhirnya menyetujui nya karena tidak ingin membuat sang Kaka khawatir dengan kondisi nya sekaligus ia juga ingin bertanya kapan ia bisa pergi lagi ke sekolah.


Kiyara is call.....📱📲


"ka Tian Aya udah siap nih kapan kita berangkat."ucap kiyara dari sambungan telepon nya.


"okay sabar ya sebentar lagi Kaka sampe.",ucap Septian pada adik kesayangannya itu.


"Okay."ucap kiyara.


sambungan terputus.


kiyara turun kebawah dengan pakaian yang sudah rapih ia mengatakan kepada bi Mirah jika ia akan pergi kerumah sakit bersama Septian untuk mengecek perihal kondisinya dan meminta bi Mirah untuk menjaga rumahnya dan ia akan menelfon jika nanti akan pulang agar bi Mirah memasak makan malamnya tidak buru - buru.


"Baik non."ucap bi Mirah.


kiyara baru ingat jika ia bertemu dengan Raka dan septa waktu itu dirumah sang nenek, mungkin ia akan menanyakan langsung pada neneknya tentang semua yang ia hadapi beberapa waktu ini mungkin sang nenek memiliki jawaban atau semua pertanyaannya.


"Permisi non,maaf menganggu."ucap pak Bagas pada kiyara.


"Iya pak ada apa."ucap kiyara.


"Aden Septian sudah ada diluar non."ucap pak Bagas pada kiyara.


"Baiklah, saya akan keluar sebentar lagi, tolong bilang pada ka Tian untuk menunggu sebentar."ucap kiyara pada pak Bagas.


"Baik non."ucap pak bagas.


kiyara berpamitan dengan bi Mirah dan setelah itu ia keluar dan berangkat bersama sang Kaka untuk mengecek prihal kondisinya.


"Bi Mirah Aya berangkat ya, nanti Aya kabarin kalo Aya sama ka Tian makan dirumah atau engga."ucap kiyara.


"Baik non, hati -hati."ucap bi Mirah pada kiyara.


setelah kiyara berpamitan kiyara berlari menuju luar rumah untuk segera masuk ke mobil sang Kaka dan menuju rumah sakit.


"Udah ayo kita berangkat."ucap septian pada kiyara.


"Okay kita berangkat."ucap kiyara.


satu jam perjalanan kiyara dan Septian sampai dirumah sakit dan ia langsung bertemu dengan dokter Reyhan, karena sebelumnya Septian sudah membuat janji sebelumnya jadi ia bisa langsung bertemu tanpa membuat janji dulu.


"Kiyara silahkan ikut saya dokter Reyhan sudah menunggu di dalam."ucap Suter pada kiyara.


"Baik."ucap kiyara.


"Pak Septian silahkan tunggu di sini hingga pemeriksaan selesai karena dokter Reyhan ingin berbicara dengan Anda setelah memeriksa keadaan pasien.


"Baik sus."ucap Septian pada suster itu.


Septian menunggu kiyara selesai di periksa oleh dokter Reyhan dan dan setelah selesai ia langsung bertemu dengan dokter Reyhan dan ingin bertanya perihal kondisi adiknya itu, untuk menjelaskan kepada kedua orang tuanya agar mereka tidak merasa khawatir.


"Dok bagimana keadaan saya apa sudah baik -baik saja Dok."ucap kiyara pada dokter Reyhan.


"Kabar kamu sudah baik -baik saja jadi kamu sudah bisa masuk sekolah besok, saya tau kamu pasti sudah rindu untuk pergi ke sekolah bukan."ucap dokter Reyhan pada kiyara.


"Akhirnya saya bisa masuk sekolah juga, terimakasih dokter."ucap kiyara dengan senyuman manis di wajahnya.


"Saya sangat merindukan senyuman kamu ini adik kecil, tetaplah bahagia seperti sekarang ini karena nanti kamu akan mendapatkan kejutan lainnya yang sudah menanti didepan sana."ucap dokter Reyhan pada kiyara.


kiyara merasa binggung dengan ucapan dokter Reyhan padanya yang mengatakan jika ia akan mendapatkan kejutan lainnya saat waktunya sudah tepat dan yang ada dikiranya sekarang iyalah apa dokter Reyhan mengetahui sesuatu.


"Sekarang kamu boleh tunggu di luar,karena pemeriksaan sudah selesai, kamu tenang saja saya tidak akan mengatakan ini pada Septian ini hanya antara kita."ucap dokter Reyhan.


"Baik Dok, jika seperti itu saya permisi, dan terimakasih informasinya."ucap kiyara pada dokter Reyhan.


"Baik sama - sama."ucap dokter Reyhan kembali.


kiyara keluar dari ruangan dengan perasaan yang sulit diartikan dan jujur ia sangat binggung dengan semua ini, kiyara sudah keluar dari ruang pemeriksaan dan gantian dengan Reyhan yang masuk kedalam bertemu dengan dokter Reyhan disana.


"Dek udah selesai terus hasilnya gimana."ucap Septian pada kiyara.


"Em..Aya engga tau karena dokter Reyhan engga mengatakan apapun soal kondisi Aya, ia cuma bilang jika Aya sudah baik - baik saja dan bisa kembali ke sekolah besok."ucap kiyara pada dokter Reyhan.


"Yaudah kalo gitu Kaka masuk dulu kamu tunggu sini okay."ucap Septian pada kiyara.


Septian meminta kiyara untuk menunggu diluar sementara ia masuk untuk bertemu dengan dokter Reyhan.