
"Baiklah kita fikirkan caranya setelah itu aku akan memberitahumu langkah selanjutnya.
kiyara memikirkan caranya untuk keluar dari sana dan agar ia juga bisa membantu David untuk keluar dari sana.
"Jadi bagaimana apa kamu sudah mendapatkan ide yang bagus."ucap David pada kiyara.
"Ya aku sudah mendapatkan caranya."ucap kiyara.
"Jadi bagaimana."ucap David.
kiyara menjelaskan kepada David tentang rencananya yang akan ia buat bersama dengan David,dan David mengerti dengan apa yang kiyara bicarakan dan David mengerti dan bertanya kembali kepada kiyara kapan mereka akan melakukan rencana mereka dan waktu yang mereka butuhkan berapa lama.
"Okay aku mengerti jadi kapan kita akan melakukan seperti rencananya."ucap David pada kiyara.
"Besok pagi kita akan melakukan rencananya."ucap David pada kiyara.
"Baiklah jika gitu kita akan melakukannya besok pagi."ucap kiyara.
kiyara dan David menunggu sampai besok pagi mereka akan melancarkan rencana mereka untuk membantu orang yang dimaksudkan David agar kiyara bisa kembali pulang kerumah orangtuanya.
"Besok kita akan melancarkan rencana kita besok."ucap David.
"Baiklah beristirahatlah dulu."ucap David pada kiyara.
"Baiklah aku akan beristirahat."ucap kiyara pada David.
keesokan paginya kiyara bangun lebih awal untuk melancarkan rencananya dengan David ia tidak boleh memakan sesuatu yang berkaitan dengan misi mereka yang disuguhkan oleh orang -orang disana.
"Kamu tidak boleh memakan apapun yang disuguhkan oleh mereka mengerti."ucap David dari arah belakang kiyara.
"Kau ini mengagetkanku saja."ucap kiyara.
"Maaf -maaf tidak bermaksud menganggetkanmu."ucap kiyara.
"Ya tidak apa-apa."ucap kiyara.
"Jadi apa kamu siap hari ini untuk menjalankan apa yang sudah kita rencanakan."ucap Kiyara pada David.
"Tentu saja."ucap David bersemangat.
"Baiklah kamu bersiaplah kita berangkat sekarang."ucap kiyara.
"Baiklah tunggu sebentar aku akan berganti pakaian dulu."ucap David pada kiyara.
"Baik cepatlah."ucap kiyara.
kiyara mengingatkan lagi peraturan yang mereka lakukan sebelum ini kepada David dan pada dirinya sendiri.
"Jangan lupakan peraturan dan cara mainnya mengerti."ucap kiyara pada David.
"Baiklah aku mengerti."ucap David.
kiyara dan David berangkat menuju sebuah rumah yang menjadi salah satu tujuan mereka dan alasan agar kiyara dapat kembali bersama keluarganya.
"Okay kita Sampai."ucap David pada kiyara.
"Kamu yakin ini rumahnya."ucap kiyara yang merasa binggung.
"Iya aku yakin ko ini rumahnya."ucap David pada kiyara.
"Okay kita masuk perlahan."ucap kiyara.
saat ingin masuk kedalam kiyara dan David dikejutkan dengan seseorang yang ingin keluar dari dalam rumah itu dan segera mereka bersembunyi agar tidak ketahuan oleh pemilik rumah mereka.
"Apa kamu tau siapa dia."ucap Kiyara pada David.
"Tidak aku juga baru melihatnya."ucap David.
"Apa dia adalah pemilik rumah ini."ucap kiyara kembali.
"Mungkin, tapi aku tidak yakin."ucap David.
"Ya baiklah."ucap kiyara pada David.
kiyara melihat sekitar dan meminta David untuk mengikutinya masuk kedalam.
"Ayo kita masuk."ucap Kiyara pada David.
"Ayo, jangan sampai ketahuan oleh mereka kalo ketahuan bisa habis kita nanti."ucap David pada kiyara.
"Ya aku tau itu makanya pelankan suaramu agar mereka tidak tau keberadaan kita."ucap kiyara pada David.
Saat sedang mengendap -endap untuk mencari seseorang yang ingin mereka selamatkan tiba -tiba David menyenggol sebuah vas kaca yang berukuran sedang dan membuat pemilik rumah itu melihat apa yang terjadi. dan itu membuat mereka panik dan berlari untuk bersembunyi.
prang.....(Agap aja itu suara vas pecah).
"Cepat kita bersembunyi."ucap kiyara menarik David.
"Baik."ucap David.
semua orang yang ada disana mencari sumber suara tersebut dan melihat apa yang terjadi.
"Ada apa."ucap seseorang bebadan besar itu.
"Ini bos vas keramik ini pecah."ucap seseorang itu.
"Saya juga tidak tau bos."ucap peria bertubuh gemuk itu.
"Saya yakin ada seseorang disini cari mereka sampai dapat."ucap bos mereka.
"Baik bos."ucap seseorang bertubuh gemuk itu.
Tiba -tiba saat ingin mencari siapa orang yang memecahkan vas kaca itu tiba -tiba seorang kucing keluar dari dalam lemari yang mereka kira itu hanyalah karena seekor kucing dan meminta anak buahnya untuk mengusir kucing tersebut keluar.
"Bos ternyata itu hanya seekor kucing."ucap salah satu anak buah bos narkoba tersebut.
"Yasudah usir dia keluar."ucap seorang bos mafia tersebut.
"Baik."ucap seseorang yang bertubuh gempal.
seseorang itu bernama Jake dia adalah anggota penyelundup narkoba. kiyara dan David keluar dari tempat persembunyian mereka untuk membebaskan mereka dari penjara bawah tanah.
"Ayo kita keluar."ucap kiyara pada David.
"Baiklah."ucap kiyara.
kiyara melihat situasi yang sudah memungkinkan dan aman untuk mereka berua keluar dari tempat persembunyian mereka dan akan memikirkan apa yang akan ia lakukan selanjutnya.
"Pelan-pelan jangan sampai kita ketahuan akan bahaya nanti."ucap kiyara pada David.
"Baiklah, maaf soal tadi."ucap David.
"Ya tidak apa-apa."ucap kiyara.
kiyara dan David keluar perlahan dari tempat persembunyian mereka dan kiyara memikirkan cara selanjutnya apa yang akan mereka lakukan.
"Apa rencana selanjutnya."ucap David pada kiyara.
"Apa tugas yang harus aku lakukan."ucap kiyara pada David.
"Apa aku belum memberitahumu."ucap David pada kiyara.
"Belum, kalau kamu sudah memberitahuku aku tidak akan bertanya."ucap kiyara pada David.
"Baiklah aku beritahu, jadi aku meminta bantuanmu untuk membebaskan seorang wanita yang dikurung di tempat ini oleh mereka, dan anak itu sering diganggu arwah yang jahat."ucap David panjang lebar.
"Benarkah."ucap kiyara merasa penasaran.
"Tentu saja benar."ucap David.
kiyara kembali memikirkan ulang rencana selanjutnya yang akan ia jalankan untuk membebaskan wanita itu.
"Jadi gimana."ucap David.
"Vid kamu selametin wanita itu dan aku alihin perhatian mereka gimana."ucap kiyara pada David.
"Kamu yakin."ucap David pada kiyara.
"Aku yakin, jadi gimana."ucap kiyara.
"Bahaya Aya."ucap David pada kiyara.
"Terus kalo bukan aku yang ngalihin perhatian mereka terus siapa."ucap kiyara pada David.
"Biar aku saja yang ngalihin perhatian mereka kamu selametin wanita itu yang jadi tugas kita."ucap David pada kiyara.
"Itu tugas kamu bukan tugas aku, jadi aku kesini dan terjebak karena kamu yang minta tolong sama aku."ucap kiyara menjelaskan.
"Baiklah aku minta maaf."ucap David pada kiyara.
akhirnya kiyara dan David berbagi tugas kiyara menyelamatkan wanita itu dan David pergi untuk mengalihkan perhatian mereka agar kiyara dapat menyelamatkan wanita yang disekap itu tanpa ketahuan.
"Okay sekarang."ucap David pada kiyara.
"Jangan sekarang kita bantu wanita itu dulu untuk keluar dari sana."ucap kiyara.
"Tapi gimana kalo wanita ini teriak."ucap David pada kiyara.
"Kita lakban mulutnya dan kita buka ikatan kakinya aja."ucap kiyara pada David.
"Kamu yakin."ucap David pada kiyara.
"Iya, kamu mau kita ketahuan oleh mereka."ucap kiyara pada David.
"Tidak mau."ucap David.
"Yasudah, ikuti saja apa kataku."ucap kiyara.
"Baiklah."ucap David.
David membantu kiyara membuka ikatan kaki wanita itu untuk keluar dari ruangan itu bersama dengan mereka.
"Cepat kita keluar dari sini."ucap kiyara.
"Perlahan kita keluar dari jendela yang ada disana."ucap kiyara yang melihat yang ada jendela di sudut kiri.
David bejalan terlebih dahulu keluar lewat jendela yang ada di sebelah kiri disana dan ia akan mengikuti dari belakang secara perlahan agar tidak ketahuan oleh mereka.