Natural Ability

Natural Ability
BAB 63



Gadis itu bukan nya menjawab ia tiba tiba menangis dan terdiam membisu dan enggan menjawab pertanyaan yang diajukan Chaca padanya.


"Apa yang tejadi, jangan seperti ini kami jadi binggung."ucap Chaca pada gadis itu.


"...."


"Kalian berdua tenanglah jangan berisik jika tidak kita akan ketahuan."ucap Dimas pada chacaha dan gadis yang bersama mereka.


"Tunggu dulu sepertinya aku mendengar suara."ucap seseorang dari luar sana.


"Hei kami tau kalian didalam sana keluarlah jika tidak kami akan menerobos masuk dan meyeret kalian keluar."ucap seseorang dari luar sana.


Tidak ada jawaban dari dalam sana dan tak lama setelah itu seekor kucing keluar dari dalam sana, dan mereka terselamatkan karena kucing itu.


"Oh... ternyata hanya kuncing."ucap salah seorang pria itu.


"Ayo kita pergi dari sini."ucap Doni salah satu musuh mereka.


"ah.....akhirnya kita selamat."ucap Dimas pada kedua wanita yg bersamanya.


"Untung saja ada kucing, jika tidak mungkin mereka sudah menangkap kita."ucap dimas pada kedua wanita yang bersamanya itu.


"Baiklah ayo kita keluar dari sini, sepertinya sudah aman."ucap chaca pada dimas.


"Baiklah ayo."ucap dimas kembali.


Dimas dan chaca keluar dari tempat persembunyian mereka dengan sangat hati hati dan tak lupa juga ia membawa wanita yang disandra dan berhasil mereka selamatkan tadi.


"Apa ini sudah cukup jauh."ucap chaca pada dimas.


"Sepertinya sudah, tapi sebelum itu kita obati dulu luka wanita ini, tidak mungkin kita bawa dia dengan kondisi seperti ini kan."ucap chaca pada sahabatnya itu.


"Kau ada benarnya juga."ucap dimas pada chaca.


"Yasudah ayo kita obati lukanya terlebih dahulu."ucap dimas pada kepada Chaca.


"Aku keluar terlebih dahulu baru setelah itu kau bisa bawa dia keluar dan kita obati lukanya bersama - sama."ucap Dimas pada chaca.


"Baiklah ayo."ucap Dimas pada chaca.


Ditempat lain.


Kiyara dan julian mengalahkan mereka dengan pertarungan yang begitu sengit dan setelah itu mereka semua menang dengan bantuan semua nya mereka menenang dengan berhasil menyelamatkan nyawa gadis yang bersama mereka dan juga mereka semua berhasil selamat.


Julian melihat Chaca dan Dimas disertai dengan gadis yang bersama mereka itu membuat kiayara bisa bernafas lega setidaknya ia dan yang lainnya selamat dan gadis yang menjadi misi mereka bisa terselamatkan.


"Bagaimana dengan kalian."ucap Julian yang sudah berada dihadapan mereka.


"Kami baik baik saja, hampir saja kami ketauan jika bukan tadi ada kucing yang menyelamatkan kami,mungkin kami sudah ketauan."ucap Dimas pada Julian.


"Beruntunglah kalian tidak apa apa."ucap kiyara yang juga sudah bersama mereka dan disusul juga dengan putra, septa.


"Baiklah kita pergi dari sini."ucap putra tiba tiba menimpali.


Setelah semuanya keluar dari sana mereka mencari tempat untuk kembali mengobati luka yang ada di tubuh gadis yang belum mereka ketahui namanya itu.mereka akhirnya mendapatkan tempat yang bisa membuat mereka beristirahat sebentar untuk sekedar beristirahat dan mengobati luka wanita itu.


"Kita berhenti disini untuk beristirahat dan mengobati luka wanita ini terlebih dahulu setelah setelah itu kita kembali.


"Baiklah kami juga harus memulihkan kondisi kami terlebih dahulu baru setelah itu kami kembali.


Kiyara kembali memulai pembicaraan dengan menanyakan terlebih dahulu nama gadis itu dan apa penyebab ia bisa disekap disana.


"Siapa namamu ?


Wanita itu hanya diam, dan tidak menjawab sepatah katapun, kiyara yang melihat itu pun langsung mengerti jika wanita itu masih trauma atas apa yang terjadi. kembali kiyara meyakinkan wanita itu jika mereka bukanlah orang jahat melainkan mereka adalah orang-orang yang dimintai tolong oleh ibunya untuk menyelamatkan nyawa gadis cantik itu.setelah di yakini beberapa kali akhirnya wanita ini mengatakan siapa ia dan alasannya ia bisa ada disana dalam waktu yang lama.


"Na...ma..ku....Tika dengan suara yang terdengar sangat lirih.


"Aku kiyara, dan mereka semua teman teman ku."ucap kiyara pada Tika setelah ia memperkenalkan semua nama temannya kepada wanita yang akhirnya membuka suaranya itu.


"Baiklah jika semua nya sudah, ayo kita semua harus segera kembali seblum semuanya terlambat dan jika tidak cepat sukma kalian akan tertahan disini selamanya dan kalian tidak akan pernah bisa kembali lagi kedunia yang dimana seharusnya kalian berada."ucap putra yang membuat mereka semua terkejut bukan main dengan penuturan yang baru saja ia dengar.


"Aku tidak ingin berada disini selamanya. "ucap chaca yang mulai menangis.


"Kalian tidak akan berada terus menerus disini, kalian akan kembali ke tempat dimana kalian seharusnya."ucap putra pada Chaca dan yang lainnya.


"Baiklah ayo kita pergi dari sini sebelum semua nya terlambat."ucap septa pada kiyara dan yg lainnya.


Mereka semua berlalu pergi dari tempat itu dan kembali kedunia yang seharusnya mereka berada.


"Baiklah sekarang kalian bisa tutup mata kalian terlebih dahulu aku akan mengirim kalian kembali."ucap putra pada kiyara dan yg lainnya.


Kiyara dan yang lainnya kembali menutup matanya dan melakukan apa yang di perintahkan oleh putra dan septa untuk kembali ke tempat dimana mereka seharusnya berada dan tak lupa mereka membawa Tika kembali bersama mereka.


dan setelah itu mereka kembali membuka mata dan sudah kembali kedunia mereka.


"Akhirnya kita kembali dengan selamat."ucap chaca pada dirinya sendiri.


"*Massage "


"Din kalian gimana balik dengan selamat kan."


"Iya.


"Kita juga udah balik dengan selamat ko.


"Akhirnya kita bisa balik kerumah masing masing dan selesaikan misi terakhir.


"Akhirnya selesai juga misi terakhir kita.


"Massage end* "


selesai chat dengan group mereka kiyara memutuskan untuk tidur dan melanjutkan besok harinya.