
Chacha tampak sedang berfikir akan tawaran yang di berikan padanya dari kedua cowo tampan di hadapannya Sekarang.
Julian dan Dimas sedang harap -harap cemas apakah tawaran mereka di terima atau tidak oleh Chacha.seperti sedang menunggu hasil ujian.
"Eum....okay chacha terima tawarannya.
"Jadi kita baikan nih."ucap Dimas dan Julian pada Chacha.
"Loh emang nya kita musuhan ya."ucap Chacha binggung.
"Lah bukannya tadi kamu marah ya sama kita."ucap Julian sambil menaikan alisnya sebelah.
"Ya ampun kalia. serius banget sih chacaha tuh cuma bercada tau."ucap Chacha sambil tertawa.
"Jadi cuma bercanda."ucap Dimas dan Julian bersama.
"Iya , eh...tapi, kalian engga boleh batalin janji kalian buat traktir chacaha istirahat nanti kalo kalian batalin chacaha ngambek beneran, dan kalian engga akan dapetin apa yang kalian mau dari chacha."ucap Chacha percaya diri.
Dimas dan Julian saling melihat satu sama lain dan seperti sudah tau apa yang mau mereka bicarakan kemudian mereka
mengangguk bersama tanpa ada suara sedikitpun.
"baiklah kita setuju, cowo itu yang di pegang omongannya ya kan bro."ucap Julian pada Dimas.
" Yoi bro."ucap Dimas pada Julian yang di akhiri dengan hi five.mereka berdua.
"okay istirahat nanti ya, jangan lupa traktir chacaha."ucap Chacha pada Julian dan Dimas.
pelajaran dimulai hari ini Lee Ssaem yang sedang mengajar, ia sebelum pelajarannya dimulai ini ingin semua ponsel semua muridnya di kumpulkan di depan dan tidak ada yang boleh di taruh di tas mereka.
"Semua siswa maupun siswi segera mengumpulkan seluruh ponsel mereka masing-masing agar pelajaran segera di mulai. "ucap Lee Ssaem.
karena siswa - siswi tidak ingin di hukum untuk berlutut dengan kedua tangan diangkat ke atas di luar kelas, hingga pelajaran selesai.
pelajaran dimulai Lee Ssaem sedang menjelaskan materi pelajaran dan semua siswa maupun siswi mendengarkan dengan seksama apa yang Lee Ssaem jelaskan pada mereka.
bel istirahat berbunyi 🚨
baiklah anak -anak semua tugas di kumpulkan oleh ketua kelas kalian, setelah selesai kalian tugas di kumpulkan di meja saya.
"Baik Ssaem terimakasih."ucap semua murid sambil menunduk kepala mereka tanda hormat.
Chacha, Julian dan Dimas segera kekantin untuk makan siang seperti biasanya banyak pasang mata yang melihat pada mereka, apa hanya sekedar melihat, dan banyak juga yang berteriak menyebut mereka tampan dan cantik atau sebagainya tetapi mereka tidak perduli dan terus saja berjalan seakan tidak mendengarnya.
"yaudah ayo buruan mau makan engga, katanya laper."ucap Julian pada dimas dan Chacha.
sampai di kantin seperti biasa chacaha yang menunggu Dimas dan Julian yang memesan makanan itu yang membuat kebanyakan siswi merasa iri pada Chacha dan kiyara karena di kelilingi dua cowo tampan.
"Udah di pesan ya cha makanan kamu, "ucap Julian dan Dimas.
"Makasih Dim, makasih juga Lian."ucap Chacha.
Julian dan Dimas membalasnya dengan senyuman lagi - lagi semua siswi yang ada di kantin berteriak histeris.
"Ya ampun jodoh gue tampan banget sih."ucap siswi lain.
"Ya ampun dia pasti senyum nya buat gue."ucap beberapa siswi yang terdengar sampai meja mereka.
Di tempat lain
kiyara Lily dan Septian pulang kerumah setelah mengantar Jakson ke bandara Lily yang baru sampai rumah beristirahat tiba -tiba ia mendapatkan telfon dari sekertarisnya jika hari ini ada meeting dengan direksi dari Jepang.
📱📲 *Tiara is calling...
"permisi Bu maaf saya menggangu saya ingin memberitahukan jika meeting dengan direksi dari Jepang di majukan jadi siang ini Bu jam makan siang."ucap Tiara.
"kenapa bisa kamu baru memberitahukan pada saya sekarang."ucap Lily
"Maaf Bu mereka juga baru mengkonfirmasi kannya kepada saya baru saja Bu. "ucap Tiara
"Yasudah materi prodak , dan sampel prodak kita bagaimana, apa sudah kamu siapkan."ucap Lily pada Tiara.
"sudah Bu untuk materi Sempel dan semuanya sudah samya siapkan."ucap Tiara pada Lily.
"Yasudah bagus jika seperti itu kamu memang bisa saya andalkan dan satu lagi terimakasih."ucap Lily pada Tiara.
"sama - sama Bu dan saya juga berterimakasih kepada ibu karena sudah mau memperkerjakan saya."ucap Tiara pada Lily .
"Sama -sama ."ucap Lily kembali.
"pertemuan akan di adakan di restoran sushi di daerah Jakarta Selatan Bu."
"Baik jika seperti itu kita bertemu di sana saja."ucap Lily pada Tiara.
"baik Bu."ucap Tiara.
sambungan terputus*.
ka, Ade Mamah ada meeting di luar kantor tadi Tante Tiara ngabarin ke mamah, jadi mamah harus berangkat sayang engga apa- apa kan kalo mamah berangkat, ucap Lily memastikan kedua anaknya baik -baik saja.
"Engga apa- apa apa ko mah kan ada ka Tian sama bi Mirah kalau mamah ada kerjaan berangkat aja, engga -apa apa ko mah, serius deh."ucap kiyara meyakinkan Lily.
"Yaudah sayang mamah siap -siap dulu ya."ucap Lily pada kiyara.
"Iya Mah."ucap kiyara pada Lily sang Mamah.
setelah selesai bersiap Lily berpamitan kepada kedua anaknya Septian dan kiyara sebelum ia berangkat dan berkeja.
Lily mencium kening kiyara untuk berpamitan pada anak kesayangannya itu bukan hanya pada Kiyara ia melakukan hal yang sama pada Septian anak tertuanya.
"Iya mah hati- hati ya Septian dan kiyara mengantar Lily menuju mobil untuk melihatnya berangkat.
setelah Lily berangkat bekerja Septian dan kiyara yang tinggal berdua saja di rumah membuatnya binggung harus melakukan apa.ia lalu menyalakan televisi untuk menonton acara kesukaan.
sedangkan Septian sedang mengerjakan pekerjaan kantornya, tiba -tiba kiyara menghampirinya dan bertanya apakah ia sedang sibuk atau tidak.
"ka Tian lagi sibuk ya, "ucap kiyara pada Septian.
"Kenapa de"ucap Septian bertanya kembali.
"Aya bosen ka Tian, tapi kalo ka Tian sibuk yaudah deh engga jadi nanti aja."ucap kiyara sedikit kecewa.
"Kenapa sayang coba bilang sama ka Tian kamu mau apa."ucap Septian dengan senyuman di wajahnya.
"Aya bosen Aya mau jalan -jalan ke mall yuk ka temenin Aya jalan -jalan.
Septian yang sebenarnya masih ada kerjaan kantornya tidak tega melihat adik kesayangannya ini menjadi murung dan sedih, akhirnya ia mengabulkan permintaan kiyara untuk pergi ke mall tetapi ia minta waktu 15 menit untuk mengecek laporan dari sekertarisnya.dan kiyara menyetujuinya.
"Okay kita ke mall tapi ka tian minta waktu 15 menit aja buat cek laporan ya de boleh kan, kalau sudah selesai kita langsung berangkat ."ucap Septian pada kiyara.
"okay kalo gitu Aya siap -siap dulu ya ka."ucap kiyara pada Septian.
"Iya."ucap Septian kembali.
Septian sedang mengecek laporan yang ia minta pada sekertaris sekaligus sahabatnya itu, ia melihat ada sebuah kejanggalan di sana, ia meminta langsung sekertaris nya itu iyalah Bagas untuk mencari taunya.
📱📲 *Septian is call.....
Bagas , saya punya tugas buat kamu."ucap Septian pada Bagas.
"tugas apa itu pak , "ucap Bagas penasaran.
"saya minta kamu untuk cari tau kenapa laporan keuangan perusahaan berbeda dengan laporan yang di berikan Cici sama saya.dan 1 lagi kamu tolong Carikan 10 pengawal untuk kiyara adik saya tapi jangan sampai ia tau, setelah itu kamu laporan sama saya. mengerti."ucap Septian pada Bagas.
"baik pak saya mengerti akan saya kerjakan tugas dari bapak."ucap Bagas pada Septian*.
saat septian sedang menlfon tiba -tiba ia di kejutkan oleh kedatangan kiyara yang sudah siap dengan pakaian, santainya.
kiyara merasa ada yang aneh dengan sang Kaka Septian kenapa ia begitu serius sekali dan apa yang sedang kakanya bicarakan apa itu sangat penting sampai ia menelfon nya harus jauh -jauh seperti itu.
"ka Tian Aya udah siap nih ayok kita berangkat."ucap kiyara pada Septian.
Kiyara yang penasaran pada kakanya itu lalu bertanya, jika sang kakak sedang berbicara pada siapa.
"ka Tian , Kaka lagi ngomong sama siapa sih di telfon penting banget kayanya sampe Kiya Dateng Kaka engga tau."ucap kiyara pada Septian.
Septian terpaksa harus berbohong kepada kiyara adik kesayangannya itu karena tidak ingin jika adiknya itu merasa ketakutan atau jadi pendiam.
"Engga ada sayang ka Tian cuma lagi ngobrol bahas kerjaan aja sama ka Bagas.
"yaudah deh ka, kalo ka Tian sibuk kita ke mall nya lain kali aja kan masih banyak waktu."ucap kiyara meyakinkan Septian.
"Engga sayang udah selesai ko, kita tetep berangkat ke mall nya sekarang ya, sebentar Kaka ganti baju dulu. "ucap Septian pada kiyara.
"okay."kiyara ambil tas dulu ."ucap kiyara
Tbc.