My Love My Baby Sitter

My Love My Baby Sitter
Aqiqah..



"Barang siapa dengan sengaja dan dengan direncanakan lebih dahulu menghilangkan nyawa orang lain, dihukum karena pembunuhan direncanakan (moord), dengan hukuman mati atau penjara seumur hidup atau penjara sementara selama lamanya dua puluh tahun " Pasal 340 KUHP.


Sherly menangis, dia menundukkan kepalanya ketika Jaksa menuntutnya hukuman mati karena merencanakan pembunuhan kepada anak kandungnya sendiri.


Tim pengacaranya Sherly yang disewakan oleh negara tidak bisa berbuat banyak selain meminta hakim memperingan hukuman, sebenarnya itu hal sulit karena tidak ada bukti yang dapat menjadi pertimbangan hakim untuk memperingan hukumannya, selain Sherly mengakui semua kesalahannya dan mengaku menyesal.


Kasus Sherly menjadi sorotan publik, seorang mantan artis yang terkenal, mantan seorang istri miliarder kini menjadi terdakwa kasus pembunuhan berencana kepada anak kandungnya sendiri, banyak orang yang menanti sidang putusan dan penasaran bagaimana akhir dari kisah hidupnya.


Diam diam Aditya selalu mengikuti sidang Sherly walaupun tidak pernah menghadiri persidangan, Aditya ingin Sherly mendapatkan hukuman seberat-beratnya karena telah membuat Zahra, putri satu satunya sangat menderita.


Lain halnya dengan Fatimah, dia sama sekali tidak mau tahu dan tidak ingin tahu lagi mengenai semua hal tentang Sherly, apapun yang akan terjadi kepada Sherly, Fatimah percaya itu adalah balasan dari Allah SWT karena perbuatannya selama ini.


Terlebih kelahiran bayinya dan mengurus Zahra menjadi fokus utamanya kali ini.


Hari ini..


Fatimah dan Aditya mengadakan aqiqah anak kedua mereka, Zidane. Acara dilangsungkan dirumah mereka dengan mengundang beberapa kerabat serta anak anak yatim piatu dari berbagai panti asuhan yang mereka kelola.


Aditya dan Fatimah mengadakan acara kali ini dengan cukup meriah, sebagai rasa syukur atas nikmat kebahagian kepada keluarga kecilnya.


Satu persatu tamu datang silih berganti dan mengucapkan selamat kepada keduanya, rupanya acara yang mereka selenggarakan juga menjadi sorotan para wartawan yang sedari tadi meliput dari luar gerbang rumah mereka, mereka menyebut kebahagiaan keluarga itu kontras dengan penderitaan yang dialami oleh Sherly kini yang harus menghadapi tuntutan hukuman mati.


Acara telah usai beberapa waktu yang lalu, Fatimah menidurkan baby Zidane di kamar setelah menyusuinya, sementara Aditya berada di ruang kerjanya bersama Romi, sementara Ayu bersama Zahra di dalam kamarnya.


Aditya dan Romi yang sedang bersantai, terlibat beberapa percakapan sambil menonton televisi, banyak hal yang diperbincangkan dari masalah bisnis dan pekerjaan mereka, kasus Sherly dan lainnya sampai akhirnya ada sesuatu yang menarik perhatian mereka di layar televisi.


"Itu Alana kan..?" Tanya Romi tiba tiba dengan antusias menunjuk ke arah televisi.


Aditya menatap layar televisi itu dengan seksama, hingga tak berkedip.


" Loe bener..itu Alana.." Jawab Aditya terpukau.


"Alana mantan kita.." Sahut Romi pelan.


Aditya mengangguk pelan sambil matanya tetap menatap layar televisi.


Keduanya melihat layar televisi dengan serius, mereka tidak menyangka, gadis yang ada di televisi yang sekarang sedang menayangkan acara Puteri Indonesia menampilkan Alana sebagai perwakilan dari Jakarta.


"Dia semakin cantik.."


"Loe bener.."


"Lebih cantik dari dulu waktu kuliah.."


"Iya.."


"Loe tahu..gw bangga jadi mantan pacarnya.."


Mendengar itu, Aditya langsung menoleh kepada Romi.


"Loe masih ingat, loe ngerebut Alana dari gue.."


"Loe yang nikung gue, gue kan udah naksir duluan sama dia.."


"Ah.. pokoknya loe udah ngerusak hubungan gw sama Alana waktu itu..Gw heran kenapa Alana tiba tiba putusin gw, dan ternyata gw tahu dari orang lain loe pacaran sama dia.."


"Yang seharusnya marah itu gw..loe tau sendiri gw naksir berat sama dia, eh malah loe tembak duluan.." Jawab Romi kesal.


Aditya tak kalah marah.


"Kan gw bilang siapa cepat dia dapat, abisnya lama sih loe ga nembak dia, gue duluan dech yang maju.."


"Loe kan sahabat gue, harusnya loe dukung gue, bukannya loe tikung gebetan gue.."


"Kan gw juga bilang kalo gw juga naksir dia.."


"Temen kayak apaan sih loe, gebetan sahabat loe sendiri loe ambil.."


"Loe juga, teman apaan pacar sahabat loe sendiri, loe ambil.." Jawab Aditya tak kalah kesal.


Mereka terus bersitegang dengan pendapatnya masing masing, karena baru kali ini, mereka membahas tentang masalah ini, masalah dimana Alana direbut oleh Romi dari Aditya, entah sebaliknya, Aditya yang telah merebut Alana dari Romi.


Sebelumnya mereka tidak mau membahasnya, karena akhirnya Alana juga tidak berpacaran lama dengan Romi, persahabatan mereka yang sempat renggang, kembali menyatu dan memilih melupakan masalah Alana, tidak membahasnya sekalipun, sampai hari ini, mereka tak sengaja melihat Alana dalam sebuah ajang kecantikan, Puteri Indonesia, dimana Alana menjadi salah satu kontestannya.


Mereka semakin takjub dengan kecantikan dan kecerdasan mantan pacarnya, Alana tampak percaya diri menjawab pertanyaan dari para juri dan dia menjadi salah satu favorit kontestan untuk memenangkan ajang ini.


Mereka berhenti bersitegang ketika pembawa acara akan mengumumkan pemenang.


Romi dan Aditya seakan berhenti bernapas disaat detik detik pemenang diumumkan, mereka menatap layar televisi tanpa berkedip sampai akhirnya, MC mengumumkan bahwa Alana menjadi pemenang dan berhak mengikuti kontes Miss universe sebagai perwakilan dari Indonesia.


"Yeay....Mantan pacar kita menang.." Teriak Romi bahagia.


"Yeay...." Teriak Aditya berkali-kali.


Mereka bersorak bahagia, melompat lompat dan beberapa kali saling berpelukan, dan melompat kembali di atas sofa dengan gembira.


Mereka terus melakukan selebrasi kemenangan.


Sampai Romi berhenti berteriak.


Dia menarik baju Aditya yang masih terus melompat kegirangan.


Aditya menoleh kebelakang, dimana Romi sudah menunduk ketakutan dari tadi.


Fatimah dan Ayu berada di belakang sofa mereka entah dari kapan.


Yang jelas, tatapan mata mereka terlihat sangat marah.


Aditya dan Romi menunduk ketakutan dan serba salah.