My Kids My Hero

My Kids My Hero
TERBANG KE INDONESIA



Laura melangkahkan kaki nya masuk ke dalam kediamannya di iringi Audrey. Dan mendapati Goorge yang sedang menyenderkan tubuhnya ke sofa di ruang tamu. Goorge tersentak saat menghirup aroma tubuh Laura yang selalu memabukkan dirinya. Tanpa berganti pakaian lagi, Laura mengajak Goorge untuk mengobrol di ruang keluarga membahas tentang pertemuan tadi dengan klien baru Axelle.


Meskipun rutinitas pekerjaan sangat padat terlebih dirinya sebagai manager dari Audrey. Laura selalu menyempatkan waktu untuk memantau kehidupan anaknya Axelle. Laura sosok yang tegas terhadap anak, namun dirinya selalu memberikan kepercayaan terhadap anaknya untuk mengembangkan kariernya.


Axelle menuruni anak tangga setelah berganti pakaian, untuk menemui sang Mommy yang kini sedang mengobrol dengan papi angkatnya. Axelle menduduki bokongnya di sofa tempat Mommy dan papi nya berkumpul.


“ El. Ceritakan pada Mommy tentang pertemuan tadi dengan klien mu ? Apa kau bai - baik saja ? “ Ucap Laura tegas.


Pandangan mata Goorge tak terhenti terus memandang wajah cantik yang kini berada di depannya. Wajah yang selalu membuat dirinya tergila – gila. Namun sayangnya Laura selalu menolaknya. Goorge dua tahun yang lalu  pernah melamar Laura sebagai istrinya dan bersedia akan menjadi papi bagi kedua anak kembarnya. Rasa sakit dari pengkhianatan terhadap sebuah cinta, selalu membekas di benaknya.


Berawal dari pengkhianatan sang Daddy pada mami nya, di tambah pengkhianatan sang kekasih dengan sahabatnya. Dan juga penderitaan dari seorang laki – laki yang tidak bertanggung jawab menghamili dirinya dan meninggalkan dirinya, membuat dirinya di usir dan berjuang sendiri membesarkan kedua anak kembarnya.


“ Aku tadi bertemu klien dari Indonesia. Rencana nya aku dan perusahaannya akan bekerja sama membuat


perusahaan cabang di Indonesia. Jadi aku harap Mommy dan Audrey segera mempersiapkan diri untuk ikut ku terbang ke Indonesia untuk bertemu dengan pemilik perusahaan tersebut. Rencananya kita akan memakan cukup lama di sana untuk mempersiapkan semuanya. Aku ingin Mommy segera selesaikan pekerjaan Mommy dan Audrey di sini. Bahkan Aku ingin Mommy tidak perlu cape lagi bekerja dan Audrey berhenti dari dunia ke artisannya. Aku khawatir jika dirinya beranjak dewasa. Sunggu aku tak suka dunia modeling.“ Ucap Axelle tegas.


Lagi – lagi Axelle bersifat dingin dan selalu ingin keinginannya terpenuhi. Namun Axelle selalu bersifat possesif dalam melindungi kedua Wanita di hidupnya. Di balik sifat tegas nya, Axelle selalu memiliki sifat penyayang. Laura bahagia karna anak laki – laki memiliki sifat yang mulia bukan laki – laki brengsek seperti Daddy nya.  Selalu berpikir dewasa meskipun kini usia baru beranjak 6 tahun.


“ Indonesia ? “ Ucap Laura lirih dan wajahnya kini terlihat mendung.


“ Mengapa Mommy bersedih ? Bukankah Mommy pernah bilang padaku ingin sekali kembali ke Indonesia ? Lantas


apa yang membuat Mommy bersedih ?  Selama ada aku, aku akan selalu melindungi Mommy. “ Sahut Axelle sambil memeluk tubuh Mommy nya.


“ Aku mohon Mommy mendukungku ! Aku ingin melebarkan sayapku untuk selalu membuat Mommy Bahagia. “


Melihat percakapan Mommy dengan anaknya semakin mendalam, membuat Goorge memilih untuk pulang. Dia tak


ingin ikut campur terlebih dalam kehidupan Wanita pujaannya.


Dan di tempat yang sama Laura dan Axelle masih asyik berbincang dan kini juga melibatkan Audrey.


Awalnya Audrey bersikeras menolak keputusannya. Terlebih kini kariernya sedang meroket. Namun Audrey selalu menghargai keinginannya. Terlebih semua ini nama Sang Mommy. Axelle berjanji akan berusaha mencari keberadaan Sang Daddy, meskipun sampai saat ini pun Mommy nya tak memiliki clue apapun.


Inilah salah satunya keinginan Axelle berusaha keras mempelajari dunia teknologi. Karna semenjak Mommy nya


bercerita tentang penderitaannya dulu, membuat hati dan pikiran Axelle terbuka. Dengan tangan sendiri, dirinya berjanji akan menghancurkan ibu tirinya dan meraih semua harta milik grandpa nya yang seharusnya menjadi milik Mommy nya. Axelle juga sudah berjanji pada dirinya akan melacak siapa laki – laki brengsek yang menyakiti Mommynya.


“ Untuk urusan itu Mommy tenang saja, biar aku yang mengatur semuanya. Aku pastikan ibu tiri Mommy tak akan tahu jika Mommy kembali ke Indonesia. “ Sahut Axelle.


“ Aku juga akan ikut bersamamu. Tapi kakak tolong janji padaku, untuk mencari Daddy kita. Sungguh aku sangat merindukannya. “ Audrey ikut bicara.


Ucapan Audrey membuat ketakutan sangat dalam di rasakan Laura. Dia takut jika suatu saat bertemu laki – laki yang menghamilinya, dirinya akan mengambil anak kembar mereka.


Melihat Mommy nya yang meneteskan air mata, membuat kedua anak kembarnya berkata kompak dan memeluk Laura. Seolah tahu apa yang di rasakan Mommy nya.


“ Sampai kapan pun aku akan selalu anak Mommy. Hero bagi Mommy. Meskipun aku sudah bertemu dirinya, hal itu tak akan pernah merubah rasa sayang ku terhadap Mommy. “ Ucap Audrey dan Axelle.


“ Kalian memang anak – anak Mommy yang hebat. My Kids My Hero. “ Ucap Laura sambil tersenyum.


****


 


Waktu terus berjalan. Kini Axelle, Laura, dan Audrey akan segera pergi meninggalkan Inggris menuju Indonesia. Suasana haru perpisahan Goorge dengan mereka terlihat jelas. Bagaimanapun mereka sudah menjalani kehidupan bersama sejak Audrey dan Axelle kecil. Hal itu yang membuat kedua anak Laura memanggil Goorge, papi.


Meskipun hanya perpisahan sementara, namun seperti untuk selamanya. Goorge terpaksa tak ikut dengan mereka, karna Axelle meminta Goorge untuk mengurus perusahaan milik Axelle dan Laura di Inggris.


Informasi ini sudah sampai ke Devian Abraham. Sungguh dirinya sudah tidak sabar bertemu dengan Wanita yang membuat perubahan dalam dirinya. Rasa dendam nya telah padam terhadap Laura. Dirinya sadar bahwa Laura tak memiliki kesalahan apapun dalam hal sakit hatinya terhadap Ronald dan juga Mira.


Setelah kematian Ronald, Mira berusaha menggodanya kembali. Namun rasa cintanya pada Mira telah hilang berpindah pada Laura.


Pesawat yang di tumpangi Laura sudah mendarat sempurna. Kini dirinya sudah menginjakkan kaki nya di Indonesia. Rencananya hari ini dirinya akan mengunjungi makam mami nya dan mengunjungi kantor pengacara Daddy nya untuk mencari tahu perkembangannya.


Laura menyewa sebuah Apartemen mewah yang sangat sulit di akses oleh orang yang tidak berkepentingan. Tujuannya untuk melindungi kedua anaknya.


Ada perasaan senang dan bahagia yang di rasakan laura saat pertama kali bisa menginjakkan kakinya  kembali di tanah kelahirannya. Suatu tempat yang memberi kebahagiaan di dalam hidupnya dan juga tempat dirinya menyimpan luka yang begitu dalam. Sungguh Tuhan begitu sayang padanya, hingga dirinya di berikan kesempatan untuk menginjakkan kaki nya di Negara yang menyimpan kenangan.


 


Jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya !🙏🙏🙏


Beri dukungan selalu untuk karyaku 😍😄😘🤗🙏🙏