My Kids My Hero

My Kids My Hero
Kompetisi bergengsi



" Ya Bu....ada yang bisa saya bantu ? " Ucap Laura di panggilan telepon.


" Begini Mom El dan Rey...saya mau menyampaikan hari ini di mohon kehadiran di sekolah kembar, karna ada sesuatu hal yang ingin saya dan kepala sekolah bicarakan pada Mom..." Ungkap Mis. Naura.


" Memangnya ada masalah apa dengan El dan Rey di sekolah, Mis ? " Tanya Laura penasaran.


" Tidak Mom. Justru berita baik. Justru kehadiran Mom ke sekolah karna El di jadikan perwakilan dari sekolah untung mengikuti kompetisi di Jepang. Sedangkan Rey akan mengikuti olimpiade Matematika di Korea Selatan. Untuk lebih jelasnya, nanti akan di jelaskan di sekolah Mom. Kami tunggu kehadirannya ya Mom jam 11 siang. Maaf infonya dadakan. " Ujar Mis. Naura.


" Baiklah...saya akan datang, Mis. Terima kasih informasinya. "Menutup percakapan dengan Mis. Naura.


" Ya Tuhan...kalian benar - benar anak Mommy yang sangat membanggakan. " Gumam Laura dalam hati.


Laura bergegas menuruni tangga untuk menghampiri ibu mertuanya yang sedang bermain dengan Aurel.


" Anak Mommy yang pintar...." Ucap Laura dan langsung dapat sambutan hangat dari Aurel.


Aurel bukan hanya sudah bisa di ajak mengobrol, Aurel juga sangat murah senyum. Pipi chubby dan lesung Pipit yang di miliki Aurel menambah orang yang melihatnya merasa gemas.


" Oh ya mi...Aku izin keluar sebentar dulu ya, mau ke sekolah kembar. Titip Aurel ! " Laura izin kepada ibu mertuanya.


" Iya...memang nya ada masalah apa kembar ? Apa Axelle membuat masalah lagi bertengkar dengan temannya ? " Tanya Mami Leli penasaran.


" Bukan Mi...Mami tenang saja kali ini mereka membawa kabar bahagia. Mereka akan di ikuti di ajang kompetisi bergensi perwakilan dari sekolah. El rencananya akan mengikuti kompetisi di Jepang sedangkan Rey kompetisi di Korea Selatan. " Jelas Laura.


" Luar biasa mereka berdua. Anak - anak yang hebat. Kamu memang Mommy yang hebat Laura, tak salah Devian memilih mu. Mami bangga padamu sayang..." Ucap Mami Leli membuat Laura tersipu malu.


Laura merangkul Mami Leli dan mengucapkan kata terima kasih karna Mami Leli sangat menyayanginya.


" Ya sudah sana siap - siap. Aurel sama mami dan suster saja. Jangan lupa kasih tau Devian, pasti dia bangga sekali memiliki anak - anak yang luar biasa. " Ucap mami Leli dan Laura mengikuti sarannya.


" Anak Mommy ga boleh rewel ya sayang... Secepatnya Mommy akan kembali jika sudah selesai. " Laura mengambil Aurel dan menciumnya, lalu menyerahkan kembali pada Suster Meri.


Laura kembali menaiki anak tangga untuk kembali ke kamarnya. Laura langsung menghubungi suaminya untuk memberikan tahu berita bahagia ini.


" Yang...Tadi aku dapat telpon dari sekolah kembar. Katanya El dan Rey akan mengikuti ajang kompetisi bergensi. Untuk El pelaksanaan nya di Jepang sedangkan Rey di Korea Selatan. Makanya jam 11 aku di suruh ke sekolah. " Jelas Laura.


" Benar kah ? Mereka benar - benar anak hebat dan membanggakan. Ingin sekali rasanya aku memenuhi janji ku untuk mengajak mereka liburan ke Disneyland dan ke Inggris, tapi saat ini seperti nya belum bisa. Karna pekerjaan benar - benar masih sangat padat. Kalian sabar dulu ya sayang....! Kamu benar - benar Mommy yang hebat. Jika bukan kamu ibu nya, tak akan ada kembar atau ada kembar namun tak sehebat seperti ini. Untung saja kamu mempertahankan mereka, jika tidak tau nya begini aku pasti akan menyesal seumur hidupku karna telah membubung penerus bangsa yang sang sangat membanggakan bukan hanya untuk kita namun juga untuk negara kita. " Ungkap Devian membuat wajah Laura memerah.


" Sebagai hadiah karna kehebatan mu menjadi Mommy yang luar biasa, Malam ini Daddy akan memberikan servis yang luar biasa untuk Mommy..." Ucap Devian menggoda Laura.


" Huh..dasar mesum. Ya udah aku mau siap - siap dulu, biar tidak terlambat. Dah Daddy..." Sahut Laura genit membuat Devian terkekeh.


Mobil yang Laura bawa telah sampai di sekolah kembar. Laura berjalan langsung menuju kelas Kembar untuk menemui wali kelas Kembar terlebih dahulu.


" El, Rey ikut Mommy kamu dan Mis yuk....! " Mis Naura mengajak kembar ke ruangan kepala sekolah.


" Mom...ko Mommy ke sini ? Memang nya ada apa sih Mom ? " Tanya El menyelidik. Namun bukan nya menjawab pertanyaan El, Laura justru menjawab dengan senyuman membuat El semakin penasaran. Sedangkan Rey justru langsung bergelayut manja kepada sang Mommy.


Mereka telah berkumpul semua di ruang kepala sekolah untuk masalah lomba.


" Karna kita sudah berkumpul. Kita mulai saja ya. Jadi begini El, Rey. Rencananya sekolah kita akan mengikuti kompetisi bergengsi tingkat Internasional. Untuk El lomba nya tetap sesuai kemampuan berlian mu yang berhubungan dengan Teknologi komputerisasi. Kamu di tuntut untuk membuat sebuah robot yang terkoneksi dengan jaringan komputer. Rencananya sekolah akan membuat Mikrotika Robotik yaitu Teknologi robot yang di kendalikan dari sistem komputerisasi. Bapak yakin kamu mampu untuk bersaing. Dan untuk kamu Rey, karna kamu sangat pintar Matematika. Kamu akan bapak ikuti di kompetisi olimpiade matematika lagi seperti sebelumnya, namun sekarang tingkat Internasional yang rencananya akan di adakan di Korea Selatan. Dan untuk pelaksanaannya. Untuk El rencana nya dua bulan lagi. Mulai sekarang kamu bisa mulai merakitnya dan nanti di sana akan menyempurnakan nya dan mensetting nya. Kalau untuk Rey pelaksanaan lebih dulu. Awal bulan pelaksanaan, mulai sekarang rajin berlatih ya Rey ! " Jelas bapak kepala sekolah.


Semua yang hadir terus memperhatikan bapak kepala sekolah bicara.


" Bagaimana El dan Rey apa kalian tak keberatan pihak sekolah menunjuk mu menjadi perwakilan dari sekolah ? " Tanya Bapak kepala sekolah, matanya terarah pada kembar yang duduk berdampingan dengan sang Mommy.


" Mom, menurut Mommy gimana ? Apa Mommy mengizinkan kami ? " Tanya El pada sang Mommy.


" Tentu saja sayang...Mommy dan Daddy pasti akan selalu mendukung kalian. Justru Mommy dan Daddy sangat bangga pada kalian. Kalian berdua adalah anugrah untuk kami berdua. Anak yang genius yang sangat kami banggakan. " Ucap Laura sambil memeluk kedua anak kembarnya.


Suasana ini membuat semua orang yang berada di sana merasa salut dan kagum dengan kedekatan orang tua dengan anak - anaknya. Wajar jika anak - anak mereka menjadi anak - anak yang hebat, karna selalu mendapatkan kasih sayang dan perhatian yang luar biasa kedua orang tua nya.


" Makasih Mom..." Ucap El dan Rey bersamaan dan langsung mengecup kedua pipi Mommy nya secara bergantian.


" Baiklah jika kalian dan Mommy kembar sudah jelas, bapak ucapkan terima kasih untuk kehadiran di sini. Bapak berharap kalian tetap semangat berlatih agar kalian bisa keluar menjadi pemenang. Bapak yakin kalian akan sanggup meraihnya. " Ungkap bapak kepala sekolah.