
Kejahatan yang terungkap
" Maaf Tuan...Tuan Michael ada di Lobby ingin menemui anda ! " Ucap Sekertaris nya pada Devian.
" Suruh dia masuk ke ruangan ku ! " Sahut Devian tegas.
Dewi memberitahukan hal ini pada sang resepsionis di bawah agar menyuruh Michael untuk segera naik ke atas.
" Kita lihat apa reaksi anda saat melihat kejahatan anda terungkap ! Apa kau tau tahu siapa aku ? " Gumam Devian yang kini sedang menyeringai licik.
Pintu ruangan Devian di ketuk, dan di kini Michael sudah berdiri di hadapannya.
Dua pria yang berada di masa lalu dan masa depan Laura kini sedang bersama.
" Selamat datang Tuan Michael, silahkan duduk ! " Ucap Devian mencoba menutupi kekesalan pada Michael.
Kini dua insan yang bersaing tengah duduk saling berhadapan. Michael duduk di sebuah sofa sedangkan Devian lebih memilih duduk di kursi kebesarannya.
Melihat tatapan tajam dari Devian, membuat Michael menjadi salah tingkah. Ada perasaan takut dan gugup menyelimuti dirinya. Bukan memang seperti itu ??? Jika kita melakukan kebohongan atau kesalahan pasti kita akan merasa gugup menghadapi orang tersebut.
Devian terkekeh dalam hati saat melihat ekspresi ketakutan Michael. Ruangan dingin tak bisa mencairkan suasana yang terasa panas.
" Baiklah...kita mulai perbincangan kita ! " Suara Barito Devian membuat tubuh Michael bergetar hebat dan wajahnya terlihat pucat.
Padahal Devian belum berucap apapun, tapi Michael sudah merasa sangat mengeri bahkan ingin segera pergi meninggalkan ruangan itu.
Padahal tujuan awal nya dirinya datang, dia ingin mengancam Devian untuk mengikuti kemauan nya. Tapi ternyata sekarang dirinya lah yang terancam.
" Apa yang ingin kamu bicarakan padaku ? " Tanya Devian ketus hingga membuat Michael tercekam.
Michael mencoba menetralkan suasana jantungnya yang bergemuruh, berdegup sangat kencang seperti ingin melompat dari dalam tubuhnya.
" Jadi... sebenarnya kedatangan saya kali ini, ingin meminta anda untuk segera mengucurkan dana ke perusahaan kami secepatnya. Karna anda sudah mengingkari perjanjian kita tentang isi yang ada di dalam kontrak kerjasama. Jika anda berkhianat, saya bisa saja melaporkan anda kepada pihak yang berwajib yang sangat bisa menghancurkannya reputasi Anda sebagai seorang pengusaha yang dapat di percaya. " Ucap Michael tak tahu malu membuat Devian naik pitam.
" Jadi giman Tuan Devian ? Apa pilihan anda ? " Ujar Michael mengancam.
" Mungkin saatnya kejahatan terungkap ! " Ujar Devian dalam hati.
Devian meraih sebuah amplop coklat di laci dan langsung menghampiri Michael dan melemparkan amplop itu ke hadapan nya.
" Amplop ? Apa ini ? " Gumam Michael dalam hati penuh tanda tanya.
Dengan ragu - ragu Michael membuka amplop itu perlahan. Mata nya terbelalak kala melihat isi dalam amplop itu. Michael tak menyangka jika Devian bisa mendapatkan bukti yang begitu kongkrit yang bisa menghancurkan dirinya.
Niat nya mengancam justru dirinya lah yang terancam. Situasi tak berpihak padanya. Padahal Michael berusaha bermain dengan aman mencari pakar IT yang handal, namun nyatanya Axelle tetap dapat merentasnya.
" Sial... bagaimana bisa Devian bisa mengetahui hal ini ! Mati aku. Bukan hanya tak mendapatkan kucuran dana tapi aku bisa masuk penjara. " Ujar Michael geram dalam hati.
" Pastinya anda terkejut kan ? Awalnya aku ingin melakukan kontrak kerjasama pada anda sebagai balas Budi karna anda telah menolong istri ku dan juga menyelamatkan anak dalam kandungan istri ku. Namun seiring jalan entah mengapa ada rasa yang aku ingin lakukan untuk menyelidiki semuanya. Dan ternyata benar, bahwa anda membuat kecurangan yang akan bertujuan menghancurkan diriku ! " Sahut Devian sambil menatap tajam Michael membuat bulu kuduknya merinding ketakutan.
" Hahahahaha... akhirnya anda mengetahui juga ! " Ujar Michael sambil tertawa seperti orang gila menutupi rasa malunya.
" Apa anda tak tahu yang sebenarnya Tuan Devian yang terhormat ? " Kini gantian Michael yang menatap tajam ke arah Devian.
Mendengar ada sesuatu yang tak di ketahui Devian membuat wajah Devian yang awal nya senang karna merasa menang kini berubah pias.
" Apa istri anda tak cerita jika saya lah penyebab istri anda seperti itu ! Saat kejadian sebenarnya bukan saya menemui istri anda di jalan, namun istri anda saat itu menemui saya karna merasa kangen dengan diriku. " Ucap Michael memanasi Devian membuat geram.
" Bagaimana bisa istrinya merahasiakan hal ini dan berkhianat di belakangnya dan juga tetap menutup rapat perselingkuhan ini. " Gerutu Devian dalam hati.
" Lantas apa sebenarnya yang terjadi ? Mengapa sang istri hampir saja mengalami keguguran, apa mereka melakukan hubungan intim dengan keras hingga membuat sang istri jatuh pingsan. " Devian mencoba mereka - reka tentang apa yang terjadi.
" Breng***....! " Ucap Devian dan hampir saja ingin melayangkan pukulan ke arah wajah Michael, namun dengan sigap Michael menangkisnya.
" Mengapa anda marah padaku ? Salahkan istri anda yang tak pernah bisa melupakan diri saya. Mungkin saja sampai saat ini hanya saya yang dia cintai. Kehamilannya hanya sebuah kedok untuk menutupi pernikahan anda ! " Celoteh Michael membuat hati Devian bertambah marah.
Harga dirinya terasa terinjak-injak. Apa memang benar yang di katakan Michael, kalau sang istri masih memendam rasa pada sang mantan kekasih. Hingga harus rela mengkhianati dirinya. Membuat Devian menggeleng kan kepala nya merasa tak percaya jika sang istri selama ini bersandiwara mencintainya. Sakit rasanya jika hal itu benar terjadi. Bagaimana bisa selama ini mereka melakukan nya bahkan menikah jika sang istri sebenarnya tak pernah mencintai dirinya.
" Cukup ! Tak perlu anda lanjutkan lagi ucapan anda ! Masalah rumah tangga dalam pernikahan saya, biar saya yang akan mengurus nya ! " Ucap Devian yang hatinya kini sudah memanas.
" Bukankah ini ada kaitannya dengan saya, bagaimana bisa anda bilang ini tak ada kaitannya dengan saya ? Saran saya jika saya seperti anda. Lebih baik saya akan menyerahkan istri saya kepada anda. Toh bukan kah sangat menyakitkan jika orang yang kita cintai bertahun - tahun namun hatinya tak pernah kita gapai. " Michael terus saja memanasi Devian.
Rahang Devian sudah terlihat mengeras, tangan pun sudah mengepal, dan hatinya sudah sangat panas. Rasanya dirinya sudah tak tahan jika harus terus mendengar ucapan yang memojokkan dirinya untuk marah pada sang istri. Devian tak menyangka jika rasa cinta nya pada Laura di balas seperti ini pada sang istri. Tega sungguh tega jika benar ini keadaannya. Padahal Devian selalu berusaha setia dengan sang istri, menumpahkan kasih sayang nya hanya untuk sang istri tercintanya. Tapi nyatanya apa ? Pengkhianatan lah yang dia dapati.
Michael tertawa terbahak-bahak melihat kemarahan Devian karna memendam rasa cemburu.
" Yes...masuk kau perangkap ku ! Ku yakin kalian akan bertengkar setelah ini ...." Ucap Michael dalam hati senang.
Rencana Michael berhasil. Meskipun dirinya tak bisa menghancurkan perusahaan Devian, namun dirinya berhasil untuk menghancurkan pernikahan Devian dengan Laura.