My Kids My Hero

My Kids My Hero
HADIAH UNTUK ISTRI TERCINTA



HADIAH UNTUK ISTRI TERCINTA


" Jo, kita mampir dulu ke toko perhiasan yang ada di Mall xxxx, Aku mau membelikan hadiah berlian untuk Laura. " Titah Devian pada asisten Jo.


Dengan waktu 30 menit mobil mereka telah sampai di sebuah Mall. Devian berjalan sangat gagah. Meskipun usia nya bertambah tua, namun tak mengurangi ketampanan nya. Devian bahkan di nobatkan Hot Daddy dari publik setelah publik melihat Devian sering kali bersama kedua anaknya. Hampir semua wanita yang ada di sana menatap kagum akan ketampanan Devian. Namun rasa sayangnya hanya untuk Laura seorang.


Setelah memilih beberapa menit, Devian menjatuhkan sebuah pilihan pada sebuah kalung bermata berlian berbentuk love. Devian berpikir pasti kalung ini akan membuat Laura tambah cantik, hingga membayangkan nya saja membuat Devian tersenyum bahagia.


" Sayang hari ini aku akan memberikan kejutan untuk mu. Bukan hanya kalung berlian, tapi juga akta kelahiran kembar. Aku juga akan mengadakan jumpa pers untuk mengumumkan kamu adalah istriku dan kembar adalah anakku. " Gumam Devian selama dalam perjalanan pulang.


Kini mobil mereka telah sampai di kediaman milik nya. Devian berjalan memasuki rumah dan langsung di sambut hangat oleh gadis kecilnya. Audrey langsung berlari ke arah sang Daddy dan meminta menggendongnya.


" Rey...Mommy mana ? " Tanya Devian saat tak melihat keberadaan sang istri tercinta.


" Mommy sedang mandi Dad... Setelah Mommy memandikan kami berdua, sekarang giliran Mommy yang mandi. " Ucap Audrey.


" Baiklah...kamu di sini dulu ya ! Daddy mau membersihkan diri dulu ! " Sahut Devian dan langsung mendapatkan anggukan dari Audrey.


Devian berjalan menuju kamarnya dengan perasaan bahagia. Devian menempelkan jari nya kepada sensor masuk ke kamar, dan masuk ke dalam kamar. Hati nya merasa bahagia karna Laura sosok yang sangat bertanggung jawab baik kepadanya maupun kedua anaknya. Semua urusan kembar, Laura selalu berusaha menghandle nya meskipun Devian memberikan dua baby sister untuk menjaga kedua anak kembarnya.


Ceklek


Pintu kamar mandi terbuka dan Laura melihat Devian yang sedang duduk di tepi ranjang kamarnya.


" Sayang ..kamu sudah pulang ? Mandi dulu sana ! " Ucap Laura.


Devian bangkit dari ranjang, namun bukan namanya Devian jika tak berbuat usil pada sang istri. Devian tak langsung ke kamar mandi, dia menghampiri dulu sang istri.


" Mandi dulu sana...aku tau suka bau tubuh mu. Rasa nya aku mual menciumnya. " Ucap Laura yang kini menutup mulut dan hidung nya dengan tangan.


" Bau apa nya orang tubuh ku masih wangi gini. " Sahut Devian yang tak mau mengalah.


Greeepp


Devian langsung merangkul tubuh istrinya dan perlahan mendekati wajah nya dengan wajah Laura membuat mata keduanya saling menatap.


" I LoVe You..." Kata sederhana yang di ucap Devian namun membuat Laura diam terpanah, hati nya meleleh, dan jantung nya berdegup kencang.


Bahkan saat Devian meraih wajah Laura dengan tangannya dan meraup bibir mungil miliknya, Laura seperti terhipnotis menikmati ******* bibir sang suami. Mereka saling berpadu membelit bibir mereka satu sama lain. Dan terjadilah ciuman panas saat itu.


Ciuman itu terhenti saat keduanya hampir saja kehabisan oksigen. Devian meraih sebuah kotak merah di dalam saku jas nya dan memberikan pada Laura.


" Bukalah kotak itu ! Itu hadiah untuk istri tercinta. " Ucap Devian membuat Laura terharu mendengar ucapan dari Devian.


Laura perlahan membuka kotak yang di berikan Devian, tanpa sadar air mata terharu nya menetes di wajah cantiknya. Laura terpanah dengan kalung cantik yang sangat indah pemberian dari suami tercinta nya.


" Sayang ... mengapa kamu menangis ? Apa kau tak menyukainya ? Maaf jika kau tak suka dengan hadiah yang aku berikan untukmu...!" Ujar Devian.


" Terima kasih untuk hadiahnya. Aku sangat menyukainya. " Ucap Laura terisak.


Devian menghapus air mata yang terus mengalir membasahi wajah Laura.


" Aku akan selalu membuat kamu bahagia. Menebus semua kesalahanku selama ini kepada mu. Aku melakukan ini karna aku tulus mencintaimu. Aku sangat beruntung karna akhirnya aku bisa mendapatkan dirimu yang begitu berharga bagiku. Semoga cinta kita selalu abadi untuk selamanya ! " Kata - kata Devian yang terdengar sangat merdu di telinga Laura.


Devian meraih kalung itu dari tangan Laura dan memakainya kepada Laura. Senyuman terbit saat melihat kalung itu terlihat sangat cantik di pakai sang istri.


" Apa kamu mau mandi lagi bersama ku ? " Ucap Devian sambil mengerlingkan mata genitnya kepada Laura.


Laura langsung menggelengkan kepala nya membuat Devian tertawa lucu Melihat ekspresi sang istri yang saat takut untuk di terkam olehnya. Namun jika sudah mendapatkan sentuhan lembut dan sensasi dari soulmate membuat sang istri tak berkutik dan justru malah menikmatinya.


" Sayang....ada lagi hadiah untukmu. " Devian meraih sebuah amplop berisi akta kelahiran kedua anak kembarnya dan memberikan kepada Laura.


Laura tak menyangka jika Devian menepati janjinya secepat itu. Kini Laura bernafas lega karna kedua anaknya telah memiliki akte kelahiran dan kartu keluarga yang sama dengan Devian dan Laura. Devian sudah mengurus kembali semua dokumen milik Laura. Secara resmi Laura menjadi warga kebangsaan Indonesia kembali.


" Besok aku juga akan mengadakan jumpa pers kepada pihak wartawan untuk mengumumkan bahwa engkau adalah istri ku dan kembar adalah anak ku. Jo besok akan menjemput kalian jam 10 pagi, jadi kalian bersiap ya ! " Ucap Devian.


Sesuatu yang sangat indah di dengar. Sesuatu yang selalu Laura inginkan. Devian mengakui kedua anak nya di depan publik. Meskipun dulu Devian tak mengharapkan kehadiran si kembar bahkan tak akan mau bertanggung jawab jika Laura hamil anak nya. Namun kenyataannya kini berbeda, Devian justru menjadi Daddy yang sangat bertanggung jawab terhadap kedua anak kembarnya. Terlihat juga Devian sangat menyayangi dan melindungi kedua anak nya dan juga Laura yang telah resmi menjadi istrinya.


Devian berpamitan untuk mandi, sedangkan Laura memilih turun ke bawah untuk menemui kedua anak kembarnya dan mempersiapkan makanan untuk makan malam bersama keluarga tercintanya.


Setelah mandi Devian ikut turun menemui kedua anaknya dan juga istri nya. Devian memilih untuk bersunda gurau dengan kedua anak kembarnya, menikmati kebersamaan bersama kedua anak kembarnya. Di sela - sela kesibukan nya dalam menyiapkan makan malam, Laura menoleh ke arah Devian dan kedua anak kembarnya yang terlihat sangat akrab. Hatinya terasa menghangat.


Waktu semakin larut. Setelah kembar tidur, Devian naik ke kamar nya bersama Laura. Inilah rutinitas Devian sekarang, menidurkan Audrey. Setiap malam Audrey selalu meminta sang Daddy untuk menemani nya dan mendongengkan dirinya sebelum tidur. Dan baru setelah itu dirinya meniduri sang Mommy.


Devian masuk ke dalam kamar dan melihat Laura yang sedang asyik bermain ponsel di atas ranjang.


Devian menaiki ranjang dan tidur di sebelah sang istri.


" Bagaimana urusan kamu hari ini ? " Laura membuka perbincangan.


" Hampir saja aku lupa memberitahukan hal bahagia untuk mu. Hari ini aku sangat bahagia. Bahkan kebahagiaan ku bertambah menjadi dua. " Ucap Devian bahagia membuat Laura mengerutkan keningnya.


" Aku memenangkan tender dan satu lagi aku memenangkan dirimu dari bocah ingusan itu. Tau ga sayang ? Tapi mantan pacar ingusan mu mencoba bertanding dengan ku untuk mendapatkan dirimu ? " Kekeh Devian.


" Mic...." Ucap Laura namun terhenti karna Devian yang mengungkapkan bahwa yang dia maksud itu Michael.


" Tadi dia menemui diriku, dan meminta diriku untuk melepaskan dirimu. Dia bilang hanya dia yang kamu cinta. Apa itu benar ? " Ujar Devian yang kini matanya mengarah ke istrinya.


" Te...tentu saja tidak. Ka...karna Ha..hati ku cuma milik mu. " Ucap Laura terbata - bata dan wajah nya terlihat merah merona menahan malu karena mengungkapkan perasaan sebenarnya pada suaminya.


Mendengar ucapan sang istri membuat hati nya terbang tinggi membuat hati nya kini di penuhi bunga - bunga indah yang bermekaran.